Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
Politik

BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juni 18, 2026 10:07 am
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
Share
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu saat beri keterangan pers. (Foto: Istimewa).
SHARE

Kemunculan kelompok yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu dengan bermanuver mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan. BEM Bersatu muncul saat gelombang kritik mahasiswa terhadap program andalan pemerintahan Prabowo Subianto itu.

Pengamat politik Efriza menilai fenomena itu sebagai upaya sistematis untuk memecah belah suara kritis mahasiswa. Dia menganalisa penguasa diduga sengaja menggunakan taktik membenturkan sesama warga sipil, demi meredam gelombang penolakan dan suara kritis.

Menurut Efriza, perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia melihat ada pola yang berulang yakni munculnya kelompok yang membela pemerintah setiap kali kritik menguat di ruang publik.

Kalau diperhatikan, ada upaya saat ini untuk selalu menghadirkan pro dan kontra. Jadi, tidak bulat suaranya mengkritik pemerintah, selalu ada kelompok yang memperjuangkan aspirasi untuk kepentingan pemerintah,”

kata Efriza kepada Owrite, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Sony Sonjaya Mengaku Difitnah, Kecewa Tak Bisa Bertemu Presiden Kasus yang menjerat Sony Sonjaya kembali memunculkan babak baru. Di tengah proses…
Tak Terima Prabowo-Gibran Disentil, Oiwobo Seret Tiyo Ardianto ke Polisi:… Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardianto harus berurusan dengan kepolisian.…
Islah Bahrawi Mengaku Dikuntit OTK, Intimidasi Mulai Nyasar Para Pengkritik… Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi mengaku dirinya jadi sasaran pengawasan serta…
  • Sony Sonjaya Mengaku Difitnah, Kecewa Tak Bisa Bertemu Presiden
  • Tak Terima Prabowo-Gibran Disentil, Oiwobo Seret Tiyo Ardianto ke Polisi: Jaga Adab…
  • Islah Bahrawi Mengaku Dikuntit OTK, Intimidasi Mulai Nyasar Para Pengkritik Pemerintah

Dia bilang dukungan terhadap pemerintah tak jadi masalah selama disampaikan secara jujur dan terbuka. Tapi, persoalannya berbeda jika dukungan tersebut dibangun di atas informasi yang tidak benar.

Kalau akhirnya menghadirkan sebuah kebohongan publik, tentu disinyalir bahwa ada agenda yang dimainkan di luar dari mahasiswa,”

ujarnya.

Efriza menambahkan ada indikasi upaya membenturkan sesama kelompok mahasiswa melalui isu MBG.

Di satu sisi, ada kelompok yang menolak program MBG karena dianggap berpotensi memboroskan anggaran. Sementara, di sisi lain muncul kelompok yang mendukung dengan alasan program hanya perlu dievaluasi.

Jadi, memang ada upaya membenturkan antar-kelompok mahasiswa. Sekalipun dengan agenda-agenda yang berseberangan,”

lanjut Efriza.

Ia mencontohkan polemik yang muncul setelah nama BEM Universitas Pamulang (UNPAM) dikaitkan dengan kelompok pendukung MBG.

Megawati Bela Demo BEM UI: Mahasiswa Warga Negara, Mestinya Jangan Takut!

Padahal, menurut Efriza yang juga dosen UNPAM itu bahwa organisasi BEM di kampus tersebut sudah tak lagi ada sejak 2017.

BEM UNPAM itu sudah tidak ada sejak 2017. Bahkan kalau di Serang tidak ada sama sekali BEM. Yang ada hanya HIMA dan HIMA itu langsung diawasi rektorat,”

ujar Efriza.

Meski terlihat menguntungkan pemerintah dalam jangka pendek, Efriza menilai strategi menghadirkan suara tandingan justru berisiko memicu konsolidasi kritik yang lebih besar.

Penguasa berusaha mengulur waktu. Pemerintah bisa mengeluarkan argumentasi bahwa suara masyarakat itu tidak bulat, mahasiswa tidak membawa aspirasi dengan utuh,”

katanya.

Namun, menurut dia, jika kritik yang berkembang terus diabaikan, kelompok-kelompok mahasiswa yang saat ini berbeda sikap justru bisa menyatu dalam satu gerakan yang lebih besar.

Yang pada akhirnya nanti malah terjadi kebulatan suara, terjadi konsolidasi mahasiswa yang lebih besar, yang lebih kuat di seluruh daerah,”

ujarnya.
Baca juga:
BEM Psikologi UNJ Murka, Nama Organisasi Dicatut untuk Serang Aksi… Polemik aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI dan Patung Kuda, Jakarta…
Diskusi Berakhir Ricuh, Upaya Pejabat Prabowo Tundukan Mahasiswa UGM Gagal… Forum diskusi publik yang menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Percepatan…
Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap Pengakuan mengejutkan datang dari mantan kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief. Di…
  • BEM Psikologi UNJ Murka, Nama Organisasi Dicatut untuk Serang Aksi Demo Mahasiswa
  • Diskusi Berakhir Ricuh, Upaya Pejabat Prabowo Tundukan Mahasiswa UGM Gagal Total
  • Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap

Dia mengatakan jika kondisi itu terjadi maka yang rugi adalah Pemerintahan Prabowo Subianto.

Itu malah merugikan bagi Pak Prabowo sebagai presiden nantinya,” kata Efriza.

katanya.

Efriza menekankan pemerintah seharusnya tak berfokus pada dukungan yang sudah ada. Tapi, juga merespons penolakan yang muncul dari masyarakat dan kalangan kampus.

Dia mengingatkan dalam demokrasi bukan sekadar dukungan, tapi ada juga penolakan.

Yang utama dari itu, kalau dukungan untuk apa lagi direspons? Kan dukungan sudah selesai. Tapi penolakan itu yang perlu direspons,”

jelas Eriza.

Terakhir, ia meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG, mulai dari efektivitas pelaksanaan, ketepatan sasaran, hingga penggunaan anggaran pendidikan.

Suara berbeda itu adalah bagian dari demokrasi, dan suara kritik itu yang harus direspons,”

imbuh Efriza.

Tag:BEMBEM BersatuGerakanHeadlinekritikMahasiswaPecah Belah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Harga Minyak Anjlok ke US$78,65 per Barel, AS-Iran Dikabarkan Sepakat Setop Perang
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/NOAA)
3
Bos Maktour Fuad Hasan Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa Soal Alur ‘Pembagian’ Kuota Haji
By Rahmat Baihaqi
Pemilik biro perjalanan Haji Maktour, Fuad Hasan Masyhur (kiri), menjawab pertanyaan wartawan saat pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
4
Disenggol Sinyal Suku Bunga The Fed, Rupiah Lemas Rp17.860 per Dolar AS
By Anisa Aulia
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
5

BERITA LAINNYA

Menteri HAM RI, Natalius Pigai usai Rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Rabu, 17 Juni 2026
Politik

Pigai soal Pembatasan Lokasi Demonstrasi, Pemerintah Berhak Atur Lokasi

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai angkat bicara perihal pembatasan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko.
Politik

Keras! Anak Presiden Ini Sindir Nusron dan Budiman Sebagai Sales, Kenapa?

Gelombang kritik terhadap forum diskusi yang menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
17 jam lalu
Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi.
Politik

Islah Bahrawi Mengaku Dikuntit OTK, Intimidasi Mulai Nyasar Para Pengkritik Pemerintah

Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi mengaku dirinya jadi sasaran pengawasan serta…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
17 jam lalu
Mahasiswa pengunjuk rasa memadati Jalan MH Thamrin, Jakarta
Politik

BEM Psikologi UNJ Murka, Nama Organisasi Dicatut untuk Serang Aksi Demo Mahasiswa

Polemik aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI dan Patung Kuda, Jakarta…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up