Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY angkat bicara perihal manuver PDI Perjuangan (PDIP) yang mengklaim sebagai penyeimbang bukan oposisi.
AHY merespons isu itu dengan sebaiknya fokus terhadap persoalan ekonomi dengan adanya pertumbuhan ekonomi bisa dijaga.
Kemudian daya beli masyarakat juga bisa terjaga, lapangan pekerjaan bisa terbuka dengan baik, kemiskinan bisa diturunkan, ketimpangan bisa ditekan. Fokus Demokrat di sana,”
kata AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
AHY menilai dinamika politik jelang 2029 merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tak terjebak dalam kepentingan politik jangka pendek.
Dia bilang Demokrat menghormati semua partai politik yang memiliki sikap dan pandangan tertentu.
Semua punya agenda. Semua punya kepentingan. Tetapi, marilah kita meletakkan kepentingan bersama dan nasional kita di atas kepentingan partisan,”
ujarnya.
AHY juga menyinggung pentingnya peran oposisi dalam sistem demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap pemerintah diperlukan. Namun, harus disertai solusi dan tak bertujuan memecah belah bangsa.
Ketika jadi oposisi tentu punya kepentingan memberikan pandangan-pandangan. Bahkan kritik, tapi ya tentunya harus konstruktif. Harus juga dengan solusi. Tidak boleh kemudian memecah belah bangsa,”
jelas Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Lebih lanjut, dia menambahkan, pemerintah juga harus membuka ruang evaluasi apabila kritik yang disampaikan memang merupakan aspirasi masyarakat.
Ketika ada sesuatu yang memang ada benarnya dan itu merupakan aspirasi masyarakat, pemerintah juga mendengar, pemerintah juga harus mau melakukan evaluasi,”
ujar AHY.
Menurut dia, demokrasi akan tumbuh sehat apabila prinsip checks and balances tetap dijaga, apa pun pilihan politik masing-masing partai.
AHY juga menyampaikan posisi Partai Demokrat saat ini berada di dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang Demokrat berkomitmen mengawal seluruh program pemerintah agar benar-benar berpihak kepada rakyat.
Demokrat hari ini bersama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tentu kami ingin terus mengawal, memastikan agar program-program dan kebijakan-kebijakan itu benar-benar untuk rakyat. Ekonomi tumbuh tapi berkeadilan,”
tutur AHY.
Adapun belakangan ini PDIP tengah jadi sorotan karena dicap abu-abu atau main politik dua kaki. Sindiran itu karena partai berlambang banteng itu kerap melontarkan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Namun, di sisi lain belum secara tegas menyatakan diri sebagai oposisi di luar pemerintahan.
Elite PDIP melalui Ketua DPP Said Abdullah menyatakan dengan sikap sebagai penyeimbang maka tak ada masalah. Dia bilang sikap penyeimbang bukan abu-abu.

























