Partai Gerindra pasang badan membela Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka setelah namanya terseret dalam isu pendanaan aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK).
Gerindra meyakini Gibran tidak terlibat dan menilai isu tersebut berpotensi menjadi upaya mengadu domba Presiden RI Prabowo Subianto dengan wakilnya.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryadi mengatakan tudingan yang menyeret nama Gibran hingga saat ini masih sebatas pengakuan sepihak dari Ketua BEM Fakultas Hukum UBK.
Oleh karena itu, menurutnya belum bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan Wakil Presiden.
Ini kan baru pengakuan sepihak dari teman-teman mahasiswa Ketua BEM Fakultas Hukum UBK kan. Jadi biarlah itu berproses,”
kata Bambang kepada wartawan, Kamis, 25 Juni 2026.
Sengaja Memainkan Isu
Bambang mengaku yakin Gibran tidak ada kaitannya dengan dugaan pendanaan aksi mahasiswa tersebut. Ia menduga ada pihak lain yang sengaja memainkan isu tersebut.
Tapi saya yakin tidak adalah sangkut pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ya ada pihak-pihak lain kita tidak tahu,”
ujarnya.
Politikus Gerindra itu juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak dimanfaatkan untuk memecah hubungan Presiden dan Wakil Presiden.
Jangan sampai ini isu-isu ada upaya memecah belah dan membuat keretakan ataupun ingin membuat satu jurang pemisah lah antara Presiden dan Wakil Presiden,”
tegasnya.
Menurut Bambang, hubungan Prabowo dan Gibran hingga saat ini berjalan sangat baik dan saling mendukung satu sama lain.
Prinsipnya Presiden dan Wakil Presiden sampai saat sekarang kami melihatnya sangat-sangat hubungannya sangat-sangat baik dan saling support satu sama lain,”
katanya.
Bambang juga menanggapi desakan dari PDI Perjuangan yang meminta Gibran memberikan klarifikasi atas isu tersebut.
Menurutnya, Wakil Presiden tidak perlu menanggapi tuduhan yang belum jelas kebenarannya.
Saya pikir nggak lah kan bukan tugas Wapres kayak begitu. Saya pikir itu isu yang tidak perlu kita tanggapi,”
ucapnya.
Ia memastikan Fraksi Gerindra akan tetap mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kita support posisi Presiden dan Wakil Presiden. Kami Fraksi Gerindra akan mensupport habis terkait keberlangsungan pemerintahan Presiden Prabowo dan Mas Gibran,”
pungkasnya.
Sebelumnya, nama Wapres Gibran Rakabuming Raka terseret setelah Ketua BEM Fakultas Hukum UBK Muhamad Abdimaludin mengaku menerima uang sebesar Rp 20 juta usai melakukan demonstrasi.
Pasalnya, pengakuan menerima uang itu setelah BEM UBK melakukan pertemuan dengan Wapres Gibran.
Alhasil, PDIP menyinggung nama Wapres Gibran mengenai pengakuan mahasiswa UBK tersebut.
























