Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Gerindra Bongkar Misi Prabowo di Balik Kopdes Merah Putih, Tengkulak Bakal Tersingkir!

Gerindra mengklaim pembentukan KDMP merupakan strategi Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas rantai distribusi barang kebutuhan pokok.

Petugas mengendarai truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Petugas mengendarai truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) saat pendistribusian di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/tom)

Partai Gerindra menyebut pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan strategi Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas rantai distribusi barang kebutuhan pokok yang selama ini terlalu panjang.

Harapan Pak Presiden adalah bagaimana mempercepat distribusi barang sampai di tingkat desa agar mata rantainya bisa dipotong,”

kata Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Bahtra mengatakan selama ini harga kebutuhan pokok dimainkan tengkulak. Dengan demikian, hadirnya KDMP atau Kopdes Merah Putih itu agar harga bisa lebih murah.

Menurut dia, hal itu termasuk harga barang di desa diharapkan bisa lebih murah karena tak lagi dimainkan tengkulak.

Iklan

Pangkas Rantai Distribusi

Bahtra Banong mengatakan selama ini harga barang kerap melonjak. Sebab, terlalu banyak mata rantai distribusi sebelum sampai ke tangan masyarakat.

Ia menilai program itu akan memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain koperasi desa, Bahtra mengatakan Presiden Prabowo juga mendorong pembentukan Koperasi Nelayan Merah Putih untuk mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi para nelayan.

Ia mencontohkan kondisi di Sulawesi Tenggara, daerah pemilihannya yang masih kekurangan fasilitas penyimpanan ikan.

Pak Presiden ingin hasil tangkapan nelayan diberikan cold storage supaya ikannya bisa lebih tahan lama dan ketika dijual harganya tetap stabil,”

ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Bahtra, pemerintah juga ingin memastikan nelayan lebih mudah mendapatkan bahan bakar dengan harga yang wajar.

Di daerah nelayan harus ada layanan BBM sehingga harga tidak dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Pak Presiden ingin memangkas semua itu,”

katanya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.