Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling Buruk
Politik

Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling Buruk

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 29, 2026 7:28 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 minggu lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
SHARE

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli mengatakan, hasil survei SMRC menjadi peringatan keras bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama masalah ekonomi. 

Merosotnya kepuasan publik, kata Guntur Romli, terutama dipicu oleh memburuknya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan penegakan hukum sehingga pemerintah harus segera melakukan evaluasi kebijakan.

Data SMRC menyebut sentimen negatif terhadap kondisi ekonomi saat ini merupakan yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir survei mereka,”

kata Guntur Romli dikutip dari video pendeknya, Rabu, 29 Juli 2026.
Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal Ini

Dia menilai, temuan tersebut menunjukkan persoalan ekonomi menjadi perhatian utama masyarakat. Hasil survei itu harus dibaca sebagai masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki arah kebijakan, bukan sekadar dipandang sebagai dinamika politik.

Ia juga menyinggung data survei lain yang disebut berasal dari Indikator Politik Indonesia. Meski hasil tersebut belum dipublikasikan secara resmi, angka yang beredar menunjukkan kecenderungan serupa dengan temuan SMRC. 

Kita harus terus mengawal agar suara 46,9 persen responden dalam data SMRC dan 48,8 persen responden dalam data Indikator yang menyatakan tidak puas itu benar-benar didengar,”

ucapnya.

Diungkapkan Guntur Romli, pemerintah perlu merespons penurunan kepuasan publik melalui langkah konkret yang menyentuh persoalan sehari-hari masyarakat. 

Ditegaskannya, perbaikan kondisi ekonomi, pengendalian harga kebutuhan pokok, perluasan lapangan kerja, serta kepastian hukum bagi masyarakat harus menjadi prioritas.

Bukan hanya lewat retorika, tetapi melalui kebijakan yang menyentuh langsung persoalan harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, dan kepastian hukum bagi rakyat kecil,”

ujarnya.

Dijelaskan Guntur Romli, pemerintah sebaiknya tidak terjebak pada perdebatan mengenai angka survei, melainkan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan yang telah dijalankan. 

Baca juga:
Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China… Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Indonesia pada 19-22 Agustus…
PDIP Bingung dengan Sikap Polisi soal Penanganan Demo: Kalau Pendukung… Aksi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada…
Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah sehingga mendapat…
  • Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China ke Indonesia
  • PDIP Bingung dengan Sikap Polisi soal Penanganan Demo: Kalau Pendukung Pemerintah Boleh…
  • Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk Badan Khusus

Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dipulihkan apabila masyarakat merasakan langsung dampak kebijakan pemerintah.

Kita tidak mau berpolemik dengan angka survei. Kita harus terus mendorong evaluasi kebijakan pemerintah yang benar-benar berpihak kepada wong cilik,”

tandasnya.

Guntur Romli menambahkan, bahwa hasil survei yang menunjukkan meningkatnya sentimen negatif terhadap kondisi ekonomi merupakan sinyal yang perlu mendapat perhatian serius. 

Pemerintah perlu memperkuat kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat kepastian hukum agar kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat kembali meningkat.

Tag:Ekonomi bangsaMohammad Guntur Romlipaling burukPDIPPrabowo Subiantosentimen ekonomisentimen negatiftrend negatif
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4 Pekan Lalu
By Hadi Febriansyah
Mantan bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos.
1
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
2
DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gedung DPR
3
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
4
Praperadilan Febrie Memanas! Polri Singgung Dalil Eks Jampidsus yang Dinilai ‘Salah Kamar’
By Rahmat Baihaqi
Sidang praperadilan yang diajukan Febrie Adriansyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
5

BERITA LAINNYA

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mengikuti pelantikan dan penyerahan SK di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah
Politik

DPR Dorong Sanksi hingga Pidana Bagi Pejabat yang Masih Angkat Honorer

Praktik pengangkatan tenaga honorer di kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah ingin dihentikan…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
2 jam lalu
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026).
Politik

Tragedi Nurul Salsa 01 Jadi Alarm Keras, Kemenhub Tak Akan Terbitkan Surat Berlayar Jika Data Tak Valid

Kementerian Perhubungan RI akhirnya buka suara terkait tenggelamnya Kapal Layar Motor Nurul…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
3 jam lalu
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan gedung UOB saat ingin unjuk rasa menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Politik

PDIP Bingung dengan Sikap Polisi soal Penanganan Demo: Kalau Pendukung Pemerintah Boleh ke Istana?

Aksi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Personel Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di belakang Komplek Arwana Indah, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Politik

Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk Badan Khusus

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah sehingga mendapat…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up