Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Senior PDIP Minta Pemerintah Tak Bikin Kasus Makin Rumit
Politik

8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Senior PDIP Minta Pemerintah Tak Bikin Kasus Makin Rumit

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: September 2, 2026 2:52 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 hari lalu
Share
Anggota Komisi I DPR RI, Tb Hasanuddin. (Sumber: IG @tbhasanuddinofficial)
Anggota Komisi I DPR RI, Tb Hasanuddin. (Sumber: IG @tbhasanuddinofficial)
SHARE

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah tak memperbesar persoalan terkait delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia.

Menurutnya, kasus tersebut justru perlu dijadikan bahan evaluasi agar pemerintah memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Yang paling penting adalah tidak mempermasalahkan delapan orang itu. Wong sudah terlanjur kok. Yang paling penting, ini menjadi pengalaman bagi pemerintah Indonesia,”

kata TB Hasanuddin, Rabu, 2 September 2026.

TB Hasanuddin menilai masyarakat perlu mendapat informasi yang jelas mengenai konsekuensi jika memilih bergabung dengan angkatan bersenjata negara lain.

Baca juga:
Purbaya Pastikan Penarikan SAL Pemerintah Kini Melalui Restu DPR, Ini… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah saat ini akan meminta restu…
RUU Perampasan Aset Didorong Sasar Narkotika hingga Kejahatan Lingkungan Komisi III DPR RI mendorong agar RUU Perampasan Aset tidak berhenti pada…
Bangkit dari Abu: DPR Dorong Arahan Khusus Presiden untuk Revitalisasi… Komisi X DPR RI mendorong pemerintah segera merevitalisasi Desa Adat Sade, Lombok…
  • Purbaya Pastikan Penarikan SAL Pemerintah Kini Melalui Restu DPR, Ini Alasannya
  • RUU Perampasan Aset Didorong Sasar Narkotika hingga Kejahatan Lingkungan
  • Bangkit dari Abu: DPR Dorong Arahan Khusus Presiden untuk Revitalisasi Desa Sade

Ia kemudian mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemlu) beri sosialisasi yang lebih rinci mengenai aturan bagi WNI yang bergabung dengan militer negara asing.

Menurut dia, masyarakat harus mengetahui konsekuensi kewarganegaraan sebelum mengambil keputusan tersebut.

Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri perlu memberikan informasi yang akurat bahwa jika saudara ikut jadi prajurit negara asing, secara otomatis kewarganegaraan saudara akan hilang,”

ujar politikus PDIP itu.

Pun, ia menduga faktor ekonomi jadi salah satu alasan yang mendorong seseorang bergabung dengan militer negara asing. Dia menyinggung rekrutmen yang dilakukan negara maju itu dilakukan secara terbuka.

Mau masuk atau tidak menjadi prajurit negara mereka, begitu ya. Saya yakin ini dengan kesadaran sendiri. Pada umumnya tujuannya ekonomi, komersial lah,”

kata purnawirawan jenderal bintang dua TNI itu.

Selain faktor ekonomi, menurut dia, ada pula WNI yang memilih jadi prajurit negara asing karena ingin dapat kewarganegaraan di negara tersebut.

Ya, pada umumnya komersial. Atau ada tujuan lain, misalnya dia bekerja di sana sudah cukup lama kemudian ingin menjadi warga negara. Salah satu jalan yang cepat itu adalah masuk menjadi prajurit setempat, begitu,”

jelasnya.
DPR soal 8 WNI Jadi Tentara Rusia: Diiming-imingi Gaji Besar Lewat Lowongan Kerja

Namun, ia mengingatkan bahwa keputusan jadi prajurit negara asing memiliki konsekuensi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.

Konsekuensinya itu yang saya tahu. Ada yang memang mereka tahu kalau masuk menjadi prajurit. Maka secara otomatis hilang kewarganegaraan Indonesianya. Tetapi ada juga yang sudah tahu dan sengaja,”

ujarnya.

Sebelumnya, Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (SZRU) mengungkap dugaan perekrutan delapan WNI untuk bergabung dengan militer Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Dalam laporannya, SZRU menyebut Rusia merekrut warga asing dengan menawarkan sejumlah keuntungan. Di antaranya gaji tinggi, tunjangan sosial, percepatan proses kewarganegaraan Rusia hingga pekerjaan yang disebut tidak berkaitan dengan aktivitas tempur.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya juga mengatakan otoritas intelijen Indonesia memperoleh informasi mengenai dugaan perekrutan tersebut.

Baca juga:
DPR Desak BPS Tuntaskan Sanggah Desil Maksimal Dua Minggu Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Badan Pusat…
DPR Sebut Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Masih 'Kurus': Banyak Program… Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani berkata anggaran Badan…
PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, 170… Komisi X DPR RI menyebut pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh…
  • DPR Desak BPS Tuntaskan Sanggah Desil Maksimal Dua Minggu
  • DPR Sebut Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Masih 'Kurus': Banyak Program Belum Masuk…
  • PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, 170 Ribu Non-ASN…

Menurut Dasco, proses perekrutan dilakukan melalui negara ketiga. Para WNI disebut mendapat tawaran pekerjaan sebagai petugas keamanan atau tenaga administrasi dengan iming-iming penghasilan besar.

Jadi, kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kita bahwa perekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga,”

ujar Dasco.

Di sisi lain, Kemlu masih melakukan verifikasi terhadap informasi mengenai delapan WNI tersebut.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah masih perlu memastikan identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, hingga bentuk keterlibatan para individu yang disebut dalam laporan tersebut.

Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut,”

kata Yvonne, Senin, 31 Agustus 2026.

Tag:DPRPDIPRusiatentaraWNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
3
Benarkah Vaksin HPV Sebabkan Kerusakan Saraf hingga Kemandulan? Ini Penjelasan Epidemiolog
By Syifa Fauziah
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) di SLB/E Prayuwana, Kraton, Yogyakarta
4
Usai Praperadilan Ditolak, Eks Jampidsus Bakal Diperiksa Sebagai Saksi Dugaan Korupsi dan TPPU 
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah.
5

BERITA LAINNYA

Masyarakat adat menunjukkan hasil tembakau dari Papua Pegunungan pada kegiatan PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Politik

Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM hingga Proyek PSN

Pantia Khusus (Pansus) Papua DPD RI mulai bergerak menginventarisasi berbagai persoalan di…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Politik

Kakek dan Ayah Prabowo Dikabarkan Bakal Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon: Saya Belum Tahu

Beredar kabar begawan Sumitro Djojohadikusumo yang merupakan ayah kandung Presiden Prabowo Subianto…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi reshuffle kabinet
Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!

Memasuki hampir dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, isu reshuffle kabinet dinilai tidak seharusnya…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
4 jam lalu
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
Politik

Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen

Munculnya julukan satire terhadap pejabat publik di media sosial Threads dinilai bukan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up