Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Guru Belum Sejahtera, Sekolah Malah Mau Disuruh Belajar Bahasa Prancis
Nasional

Guru Belum Sejahtera, Sekolah Malah Mau Disuruh Belajar Bahasa Prancis

rahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Juni 2, 2026 7:10 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026. (BPMI Setpres/Laily Rachev)
SHARE

Wacana memasukkan bahasa Prancis ke dalam kurikulum pendidikan nasional mulai menuai tanda tanya. Di tengah berbagai persoalan mendasar dunia pendidikan yang belum tuntas, DPR meminta pemerintah tidak tergesa-gesa menerjemahkan gagasan diplomasi menjadi kebijakan pendidikan nasional.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menegaskan, rencana perluasan pembelajaran bahasa Prancis sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron, harus diawali dengan kajian yang matang, bukan sekadar keputusan politik yang langsung diterapkan di ruang kelas.

P2G Sentil Prabowo soal Bahasa Prancis: Guru Kurang Ratusan Ribu, Pemerintah Malah Tambah Beban Baru

Persoalannya adalah tentu tidak serta-merta kebijakan tersebut langsung instan untuk dilaksanakan. Kami meminta kepada pemerintah untuk melakukan kajian, melakukan pemetaan,”  

kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah terlebih dahulu harus menjelaskan arah kebijakan tersebut. Apakah bahasa Prancis nantinya menjadi mata pelajaran wajib bagi seluruh siswa atau hanya pilihan di sekolah tertentu.

Apakah ini nanti masuk ke mata pelajaran wajib atau mata pelajaran pilihan,”

ucapnya.

Politikus PKB itu menilai, penerapan bahasa asing baru dalam sistem pendidikan nasional tidak bisa dilakukan secara mendadak. Pemerintah harus memastikan ketersediaan tenaga pengajar, perangkat pembelajaran, regulasi, hingga skema implementasi yang realistis.

Silakan lakukan kajian, lakukan pemetaan, berapa hari ini lulusan sarjana bahasa Prancis yang kita miliki. Apakah jumlah lulusan tersebut mencukupi untuk sekolah, baik negeri maupun swasta. Apa kebijakan tersebut langsung sekaligus atau melalui tahapan-tahapan? Misalnya diperuntukkan untuk sekolah-sekolah tertentu dulu atau memang harus wajib untuk sekolah se-Indonesia?”

jelasnya.

Di satu sisi, Lalu mengakui penguasaan bahasa asing memiliki nilai strategis dalam memperkuat diplomasi dan meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global.

Baca juga:
Panas! Habiburokhman Sebut Kritik Dino ke Prabowo Tak Berdasar, Sarat… Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman,…
Seskab Teddy Klaim Rombongan Prabowo Ke Luar Negeri Lebih Kecil,… Pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya yang mengklaim jumlah rombongan kunjungan luar…
Tak Mau Sekadar Terima Laporan, Prabowo Turun Langsung Pantau Dapur… Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di…
  • Panas! Habiburokhman Sebut Kritik Dino ke Prabowo Tak Berdasar, Sarat Muatan Politik
  • Seskab Teddy Klaim Rombongan Prabowo Ke Luar Negeri Lebih Kecil, Publik Minta…
  • Tak Mau Sekadar Terima Laporan, Prabowo Turun Langsung Pantau Dapur MBG

Namun di sisi lain, ia mengingatkan pemerintah agar tidak melupakan pekerjaan rumah yang hingga kini masih membelit sektor pendidikan nasional.

Contoh, kesejahteraan guru hari ini terus bergulir. Klaster guru yang PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) paruh waktu, PPPK penuh waktu, dan sebagainya,”

tuturnya.

Jangan jadi Tren Sesaat

Karena itu, ia meminta Presiden Prabowo turun tangan langsung untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan para tenaga pendidik.

Kami meminta kepada Bapak Presiden untuk segera menuntaskan ini, bila perlu beliau memanggil menteri-menteri terkait agar ini cepat tuntas, agar ini cepat selesai dan tidak menjadi persoalan yang tidak kunjung selesai,”

imbuhnya.

Lalu juga mengingatkan agar kebijakan pengajaran bahasa asing tidak berubah menjadi tren sesaat, yang bergantung pada arah diplomasi setiap pergantian pemerintahan.

Ia juga menyinggung, bahwa sebelumnya Presiden juga pernah menyampaikan gagasan terkait pengajaran bahasa Portugis saat menerima kunjungan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan kepastian arah, bukan perubahan kurikulum yang terus berganti mengikuti pergantian pemimpin.

Wacana Prabowo Tertibkan Pengamat, Saiful Mujani: Bahasa Khas Orde Baru

Jangan sampai nanti ini hanya sebatas wacana, hanya sebatas angan-angan, atau hanya sebatas diplomasi tanpa memikirkan kebijakan jangka panjang. Kurikulum ini kami akan pertegas lagi di Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 hasil revisi bahwa jangan sampai berganti presiden berganti kurikulum, berganti menteri berganti kurikulum,”

tegasnya.

Untuk memperjelas polemik yang berkembang, Komisi X DPR RI berencana memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti guna meminta penjelasan resmi mengenai arah kebijakan tersebut.

Agar masyarakat tidak resah, agar para guru, kemudian seluruh insan pendidikan juga tidak resah,”

tutup Lalu.
Tag:Bahasa PrancisBerita PentingguruKesejahteraan GuruLalu Hadrian IrfaniPrabowo SubiantoWakil Ketua Komisi X
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
4
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
By Anisa Aulia
Ilustrasi pajak
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Nasional

Ini Sejumlah Catatan Penting dan Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan, terkait alasan pencopotan Kepala Badan Gizi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
43 menit lalu
Potret Nanik S. Deyang.
Nasional

Kena Reset! Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan

Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
46 menit lalu
Kepala BGN, Dadan Hindayana
Nasional

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Sekaligus!

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN).…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 jam lalu
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026.
Nasional

Dana Pribadi Prabowo untuk Tugas Negara, Celios: Mana Transparansi dan Akuntabilitas?

Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang menyebut Presiden Prabowo Subianto…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up