Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Islah Bahrawi Sindir Raffi Ahmad: Tak Perlu Sekolah Tinggi, ‘Ngesot Sana-Sini’ Hidup Bisa Tentram
Politik

Islah Bahrawi Sindir Raffi Ahmad: Tak Perlu Sekolah Tinggi, ‘Ngesot Sana-Sini’ Hidup Bisa Tentram

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 2, 2026 11:16 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Raffi Ahmad
Raffi Ahmad (sumber: Instagram/@raffinagita1717)
SHARE

 Direktur Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi melontarkan kritik tajam terhadap apa yang ia nilai sebagai praktik meritokrasi yang lemah dalam pengisian jabatan publik. 

Sindiran tersebut disampaikan menyusul sorotan publik atas penunjukan asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, yakni Mufli Budi Ananda, sebagai komisaris di Krakatau Posco Steel.

Menurut Islah Bahrawi, polemik tersebut memunculkan kesan bahwa kompetensi akademik dan rekam jejak profesional tidak selalu menjadi faktor utama dalam memperoleh posisi strategis. 

Profil Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad yang Kini Jadi Komisaris PT Krakatau Posco

Kalau mau nyaman jadilah Raffi Ahmad. Nggak perlu pinter-pinter amat. Cukup ngesot sana-sini, hidupnya tentrem dan aman,”

tulis Islah Bahrawi yang dikutip dari media sosial threads pribadinya, Kamis, 2 Juli 2026.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama itu juga menyindir anggapan bahwa pendidikan tinggi di kampus-kampus ternama dunia menjadi jaminan memperoleh ruang untuk berkarya atau berkontribusi di pemerintahan.

Buat Islah, banyak orang memiliki cita-cita membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan setelah menempuh pendidikan tinggi, namun realitas yang ia lihat tidak selalu sejalan dengan harapan tersebut.

Baca juga:
Sudah Kuliah Bertahun-tahun, Kenapa Sarjana di Indonesia Masih Sulit Cari… Fenomena pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi masih menjadi persoalan serius di…
Pemerintah Abaikan Putusan MK Soal Larangan Rangkap Jabatan, Waspada Potensi… Direktur Eksekutif The Indonesian Institute Center for Public Policy Research Adinda Tenriangke…
Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengkritik kontras respons publik…
  • Sudah Kuliah Bertahun-tahun, Kenapa Sarjana di Indonesia Masih Sulit Cari Kerja?
  • Pemerintah Abaikan Putusan MK Soal Larangan Rangkap Jabatan, Waspada Potensi Konflik Kepentingan…
  • Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas

Di negara ini juga nggak perlu sekolah tinggi ke Harvard, Princeton atau Oxford,”

lanjutnya.

Islah kemudian melanjutkan kritiknya dengan menyebut bahwa mengejar pendidikan tinggi dan membangun bisnis belum tentu menjadi jalan yang dianggap paling menentukan dalam memperoleh posisi maupun kenyamanan hidup.

Setelah lulus terus mimpi ngebangun bisnis, making money dengan nyetak jutaan lapangan kerja. Halah, ngapain?! Mau lu jadi Nadiem?”

Tutup Islah dalam tulisannya.
Tag:Asisten PribadiIslah BahrawiKomisarispendidikan tinggiraffi ahmad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
BAP Tan Kian Bongkar Aliran Rp40 Miliar, Kubu Febrie Ungkap Fakta Mengejutkan
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) berjalan menuju mobil tahanan di Rutan Cabang KPK, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
1
43 Pulau Kecil Indonesia Dibebani 248 Izin Tambang, Walhi Bongkar Ancaman Besarnya
By Natania Longdong
Foto udara lokasi bekas tambang yang sebelumnya di kuasai oleh PT Singlurus Pratama di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Samboja, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran Saatnya Penyegaran, Kapolri dan Jaksa Agung Didesak Diganti
By Rahmat Tunny
Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung.
5

BERITA LAINNYA

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berfoto dengan warga terdampak penutupan operasional tambang saat pemberian bantuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan dana kompensasi sebesar Rp3 juta kepada 9.300 warga di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekonomi setelah penutupan tambang diberlakukan.
Politik

Elektabilitas Dedi Mulyadi Lewati Prabowo, SMRC: Bukan Cuma Pemilih Kecewa, yang Puas Pun Pilih KDM

Peta elektabilitas menuju Pilpres 2029 kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Ilustrasi, Gedung Gedung DPR/MPR RI
Politik

PPHN Diusulkan Kembali, Pengamat Sentil MPR: Negara Demokrasi Tak Butuh Haluan Negara yang Kaku!

Rencana MPR RI menghidupkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) menuai kritik dan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Ketua MPR Ahmad Muzani konferensi pers bersama pimpinan MPR terkait agenda sidang tahunan.
Politik

MPR Mau Hidupkan Lagi PPHN, Pengamat: Jangan Sampai Demokrasi Indonesia Mundur

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menghadirkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) di…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Ekonomi Meningkat
Politik

Ekonomi Era Prabowo-Gibran Dianggap Stabil, Tapi Belum Mampu Tancap Gas

Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, kondisi ekonomi Indonesia dinilai relatif stabil meski…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up