Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) telah menguji coba tabung gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) tabung 3 kilogram (kg) atau CNG Merah Putih.
Berdasarkan unggahan resmi Lemigas, dikutip Jumat, 3 Juli 2026, tabung CNG 3 kg yang dipublikasikan terlihat memiliki bentuk silinder dengan bagian bawah datar. Sementara pada bagian atas tabung, terlihat pegangan tangan atau hand guard berwarna merah yang menyatu dengan badan tabung.
Selain itu, badan tabung memiliki warna putih dengan sejumlah lubang ventilasi. Lubang tersebut mengindikasikan adanya casing luar pada bagian tabung tersebut.
Spesifikasi Tabung CNG 3 Kg


Kemudian, katup atau valve dari tabung CNG memiliki perbedaan yang cukup mencolok dibandingkan dengan katup LPG 3 Kg. Namun, belum diketahui spesifikasi dari katup tabung CNG 3 kg.
Jika dibandingkan dengan tabung LPG 3 Kg atau Gas Melon, tabung CNG 3 kg memiliki desain yang berbeda. Pada tabung LPG 3 Kg, struktur terdiri atas pegangan tangan atau hand guard, cincin leher atau neck ring, badan tabung berbahan baja, dan cincin kaki atau foot ring.
Sebagai informasi, implementasi program pemanfaatan CNG diharapkan dapat berkontribusi terhadap diversifikasi energi dan pengurangan konsumsi LPG, khususnya pada sektor rumah tangga dan industri kecil.
Bukan Barang Baru


Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menargetkan produksi tabung CNG sebagai pengganti LPG subsidi 3 kilogram yang akan mulai berjalan pada Juli 2026.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan impor LPG sekaligus mengurangi beban subsidi energi.
Sekarang kita lakukan uji tahap ketiga, mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa produksi (CNG 3 kg),”
ujar Bahlil dalam acara Energy Forum CNBC Indonesia dikutip, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Bahlil, penggunaan CNG bukanlah teknologi baru karena selama ini telah dimanfaatkan di berbagai sektor, mulai dari hotel, restoran, industri, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pemerintah kini tengah mengembangkan pemanfaatan CNG untuk masyarakat penerima subsidi yang selama ini menggunakan tabung LPG 3 kilogram.
Ini bukan barang yang muncul dari tiba-tiba dari Fakfak datang tidak, ini sudah sudah ada ini. Cuman untuk rakyat kita di bawah yang dikenakan subsidi itu adalah pakai tabung yang 3 kilo,”
ujarnya.
























