Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Upacara Ngaben di Bali, Tradisi Sakral Mengantarkan Roh Menuju Kehidupan Berikutnya
Hype

Mengenal Upacara Ngaben di Bali, Tradisi Sakral Mengantarkan Roh Menuju Kehidupan Berikutnya

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juli 24, 2026 7:06 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Upacara Ngaben di Bali
Upacara Ngaben di Bali (Foto: website resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng)
SHARE

Bali dikenal sebagai pulau kaya akan tradisi dan budaya, yang masih terjaga hingga kini. Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah upacara Ngaben, yaitu prosesi kremasi yang dilakukan oleh umat Hindu Bali sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Upacara Ngaben?
  • Rangkaian Prosesi Ngaben

Bagi masyarakat Hindu Bali, kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan awal dari perjalanan baru bagi roh (atma).

Oleh karena itu, prosesi Ngaben tidak dipandang sebagai peristiwa yang penuh duka semata, tetapi juga sebagai bentuk pelepasan yang dilakukan dengan tulus agar roh dapat kembali ke asalnya dan menjalani proses reinkarnasi atau mencapai moksha, yaitu kebebasan dari siklus kelahiran dan kematian.

Baca juga:
Mengenal Abdurrahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Paling Kaya dan… Dalam sejarah Islam, terdapat banyak sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena…
Heboh WNI Dilarang Join Running Club di Bali, Begini Kronologi… Jagat media sosial diramaikan dengan isu dugaan diskriminasi yang melibatkan sebuah klub…
Kanye West Bakal Konser di Jakarta 24 Oktober 2026, Ini… Kabar bahagia bagi para pecinta lagu-lagu Kanye West. Pasalnya, rapper asal Amerika…
  • Mengenal Abdurrahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Paling Kaya dan Dermawan
  • Heboh WNI Dilarang Join Running Club di Bali, Begini Kronologi Lengkapnya
  • Kanye West Bakal Konser di Jakarta 24 Oktober 2026, Ini Jadwal dan…

Apa Itu Upacara Ngaben?

Melansir dari situs web resmi pemerintah Kabupaten Buleleng, Jumat 24 Juli 2026, Ngaben merupakan upacara pembakaran jenazah umat Hindu di Bali.

Upacara Ngaben merupakan suatu ritual yang dilaksanakan untuk mengembalikan roh leluhur ke tempat asalnya.

Ngaben berasal dari bahasa Bali yang berarti “menuju api”. Dalam ajaran agama Hindu, api adalah lambang kekuatan Dewa Brahma, jadi “ngaben” berarti “menuju Brahma”.

Bali Disiapkan Jadi ‘Dubai Baru’ Indonesia, Purbaya Godok Insentif Pajak Khusus

Melalui proses kremasi, jasad dikembalikan kepada lima unsur pembentuk alam semesta atau Panca Maha Bhuta, sementara roh diyakini terbebas dari ikatan duniawi dan dapat melanjutkan perjalanan spiritualnya.

Rangkaian Prosesi Ngaben

Melansir dari Kebudayaan Bali, pelaksanaan Ngaben berlangsung melalui beberapa tahapan, di antaranya:

1. Orang yang meninggal merupakan umat beragama Hindu

Hal ini karena Ngaben merupakan ritual keagamaan dalam ajaran Hindu yang didasarkan pada keyakinan tentang atman (roh), karma, samsara, dan moksha. Oleh karena itu, pelaksanaan Ngaben diperuntukkan bagi orang yang semasa hidupnya memeluk agama Hindu.

2. Ngeringkes

Tahap pertama dalam upacara Ngaben adalah Ngeringkes, yaitu proses memandikan dan mempersiapkan jenazah sebelum prosesi kremasi. Tahapan ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Pabersihan Hidup, yaitu memandikan jenazah. Dalam tradisi Hindu Bali, pada tahap ini jenazah diperlakukan seolah-olah masih hidup atau hanya sedang tertidur.
  • Pebhaktian, yaitu kesempatan terakhir bagi keluarga untuk menghaturkan sembah bakti dan penghormatan kepada orang yang telah meninggal.
  • Pabersihan Mati (Ngelelet), yaitu proses penyucian tubuh jenazah sebagai simbol agar roh memperoleh kelahiran kembali yang lebih baik.
  • Pangeringkesan, yaitu membungkus dan mempersiapkan jenazah dengan memercikkan air suci (tirta pengringkes) sebagai tanda penyucian.

3. Singaskara

Setelah jenazah dipersiapkan, dilanjutkan dengan upacara Singaskara atau Pengaskaran. Tujuan upacara ini adalah menyucikan roh orang yang meninggal agar terbebas dari segala kotoran lahir dan batin serta dapat melanjutkan perjalanan menuju alam selanjutnya.

4. Mapegat

Tahap berikutnya adalah Mapegat, yaitu ritual yang melambangkan putusnya ikatan duniawi antara orang yang meninggal dengan keluarga yang ditinggalkan.

Dalam prosesi ini, anggota keluarga melakukan ritual menggunakan sarana upacara tertentu sebagai simbol keikhlasan melepas kepergian almarhum.

5. Puncak Upacara Ngaben

Puncak dari rangkaian Ngaben adalah proses pembakaran jenazah atau kremasi. Jenazah yang telah ditempatkan di dalam peti kemudian diusung menggunakan bade, yaitu menara khusus yang digunakan untuk membawa jenazah menuju tempat kremasi. Prosesi ini melambangkan pelepasan unsur-unsur tubuh agar roh dapat kembali kepada Sang Pencipta.

6. Nganyut

Tahap terakhir adalah Nganyut, yaitu menghanyutkan abu jenazah ke sungai, laut, atau perairan lainnya. Prosesi ini menjadi simbol kembalinya unsur-unsur tubuh ke alam semesta sekaligus menandai berakhirnya rangkaian upacara Ngaben. Di beberapa daerah di Bali, pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan tradisi setempat, misalnya menggunakan media tanah sebagai pengganti air.

Dengan melalui seluruh tahapan tersebut, umat Hindu Bali meyakini bahwa roh orang yang meninggal akan memperoleh penyucian dan dapat melanjutkan perjalanan menuju kehidupan berikutnya sesuai ajaran Hindu.

Bagi masyarakat Hindu Bali, Ngaben mengandung makna yang sangat mendalam. Upacara ini menjadi simbol bakti seorang anak kepada orang tua sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur.

Melalui prosesi ini, keluarga percaya bahwa roh dapat terbebas dari keterikatan duniawi sehingga perjalanan menuju alam spiritual berlangsung dengan damai.

Ngaben mengajarkan nilai keikhlasan, penghormatan kepada leluhur, dan keyakinan bahwa kehidupan merupakan siklus yang terus berlanjut.

Tradisi ini menjadi salah satu warisan budaya Bali yang tidak hanya memperlihatkan kekayaan adat, tetapi juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat Hindu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tag:Budaya BaliNgabenTradisi BaliUpacara Adat BaliUpacara Ngaben
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
1
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
2
Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi
By Rahmat Baihaqi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
3
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
4
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Join Running Club di Bali
Hype

Heboh WNI Dilarang Join Running Club di Bali, Begini Kronologi Lengkapnya

Jagat media sosial diramaikan dengan isu dugaan diskriminasi yang melibatkan sebuah klub…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kiri) dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf (kiri) berjalan berjalan keluar usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta
Hype

Menteri Koperasi Sebut Prabowo Dapat “Wangsit” untuk Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan istilah "wangsit" yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Ilustrasi Sahabat Nabi
Hype

Mengenal Abdurrahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Paling Kaya dan Dermawan

Dalam sejarah Islam, terdapat banyak sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Eks Direktur Utama PDTS KBS
Hype

Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak Hewan Pun Disikat

Dugaan korupsi yang menjerat Eks Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up