Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kepuasan Publik Terjun Bebas jadi Jalan Terjal Prabowo Menuju Pilpres 2029
Politik

Kepuasan Publik Terjun Bebas jadi Jalan Terjal Prabowo Menuju Pilpres 2029

Rahmat Tunny OWRITE
Last updated: Juli 30, 2026 11:21 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
- Asisten Redaktur
2 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.)
SHARE

Pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, penurunan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto dari 81,2 persen menjadi 51,1 persen berpotensi memengaruhi elektabilitasnya. 

Menurutnya, tren tersebut menjadi peringatan serius apabila tidak segera direspons melalui perbaikan kinerja pemerintahan.

Pada November 2025 kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo 81,2 persen dan pada Juli 2026 turun menjadi 51,1 persen. Jadi, menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo berkorelasi dengan menurunnya elektabilitasnya. Ini artinya, semakin tidak puas publik terhadap kinerja Prabowo semakin turun elektabilitas,”

kata Jamiluddin kepada Owrite, Kamis, 30 Juli 2026.

Jamiluddin mengatakan, hubungan antara tingkat kepuasan publik dan elektabilitas merupakan hal yang lazim dalam politik elektoral. 

Selain Faktor Ekonomi, Anjloknya Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Dipicu Hal Ini

Apabila masyarakat terus memberikan penilaian negatif terhadap kinerja pemerintah, maka peluang seorang petahana untuk kembali memperoleh dukungan juga akan terpengaruh.

Hal itu tentu menjadi lampu kuning bagi Prabowo bila ingin mencalonkan kembali pada Pilpres mendatang. Sebab, bila penurunan elektabilitas Prabowo konsisten, maka peluang Prabowo terpilih kembali pada Pilpres 2029 akan relatif kecil,”

ujarnya.

Ia menilai, terdapat sejumlah sektor yang harus segera menjadi perhatian pemerintah, terutama ekonomi, politik, dan penegakan hukum. 

Jamiluddin menilai, ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.

Sebaliknya Prabowo bila tidak dapat membenahi ekonomi, politik, dan penegakan hukum, maka elektabilitasnya bisa semakin anjlok,”

ucapnya.

Peluang Prabowo pada Pemilu Presiden 2029, menurut Jamiluddin sangat bergantung pada kemampuan pemerintah memperbaiki persoalan-persoalan mendasar yang saat ini menjadi perhatian publik.

Tanpa perubahan kebijakan yang dirasakan masyarakat, Jamiluddin menilai tren penurunan dukungan dapat terus berlanjut.

Baca juga:
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri… Pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, Presiden Prabowo Subianto perlu…
Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling… Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli mengatakan, hasil survei SMRC menjadi…
URI Bentukan Prabowo Dikritik, Dinilai Bertentangan dengan Efisiensi APBN Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Rizkiah Zonzoa menilai,…
  • Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
  • Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling Buruk
  • URI Bentukan Prabowo Dikritik, Dinilai Bertentangan dengan Efisiensi APBN

Bila hal itu terus berlanjut hingga mendekati 2029, maka peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2029 relatif tertutup,”

jelasnya.

Karena itu, Jamiluddin mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi ekonomi, memperkuat kepastian hukum, serta membangun iklim politik yang lebih kondusif. 

Menurutnya, perbaikan di sektor-sektor tersebut akan menjadi faktor penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

Jadi, Prabowo mau tidak mau harus segera mencari solusi untuk memulihkan masalah ekonomi, politik, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Bila hal itu dapat diatasi, elektabilitas Prabowo dipastikan akan naik kembali,”

ucapnya.
Tag:HeadlineJamiluddin RitongaKepuasan Publik MenurunmenangPeluang Pilpres 2029Prabowo Subiantouniversitas indonusa esa unggul
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
1
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
2
Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
3
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Jangan Paksa Smelter Bangun Rantai Nilai LTJ Sendiri, Ini Usulan Industri Nikel
By Natania Longdong
Pemurnian dan peleburan nikel (Sumber: Dok Ifishdeco)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Politik

Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini

Pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, Presiden Prabowo Subianto perlu…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
Politik

Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN

Pengamat politik Ray Rangkuti menyoroti dugaan masih adanya sejumlah wakil Menteri Kabinet…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
Politik

Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling Buruk

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli mengatakan, hasil survei SMRC menjadi…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
18 jam lalu
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
Politik

Tutup Celah Manipulasi Suara: Pengamat Usul e-KTP Jadi ‘Senjata’ Baru di Revisi UU Pemilu

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengusulkan pemungutan suara berbasis…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up