Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 2 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli 2026
Hukum

Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli 2026

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
Last updated: Agustus 2, 2026 3:17 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi kasus hukum terheboh sepanjang Juli 2026. (Gambar dibuat AI)
Ilustrasi kasus hukum terheboh sepanjang Juli 2026. (Gambar dibuat AI)
SHARE

Sepanjang bulan Juli 2026, marak terjadi kasus lintas hukum maupun kriminal menjadi sorotan publik. Beberapa diantarnya menggemparkan masyarakat karena melibatkan aparat penegak hukum.

Sekiranya, ada lima kasus mendapat perhatian besar oleh masyarakat seperti skandal perkara eks Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, pegawai KPK terlibat OTT Bupati Pemalang.

Kemudian misteri kematian Karumga eks Jampidsus Febrie, kerusuhan antar kelompok di Matraman, serta kematian satpam di Waduk Jatiluhur.

Baca juga:
Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi 'Buah Simalakama' Penegakan… Kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang yang menjerat eks Jampidsus…
Kejagung Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI, Dokumen Dugaan… Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Kramat Pela,…
Alutsista TNI di Monas Bikin Geger, Ternyata Bukan untuk Hadapi… Markas Besar TNI membantah narasi yang beredar di media sosial terkait keberadaan…
  • Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi 'Buah Simalakama' Penegakan Hukum
  • Kejagung Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI, Dokumen Dugaan TPPU Disita
  • Alutsista TNI di Monas Bikin Geger, Ternyata Bukan untuk Hadapi Aksi Massa…

Masih Tahap Penyidikan

Dinamika kasus yang berkembang berbeda-beda, mulai dari dugaan korupsi, kematian tidak wajar, hingga kekerasan massal. Meski berbagai kasus itu telah ditangani aparat penegak hukum, hingga kini masih dalam tahap penyidikan.

1. Skandal Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah 

Ilustrasi pengusutan pencucian uang yang menjerat Febrie Adriansyah.
Ilustrasi pengusutan pencucian uang yang menjerat Febrie Adriansyah. (Dibuat oleh AI)

Dugaan kasus rasuah melibatkan eks Jampidsus Febrie dibuka dengan penggeledahan Cafe de’Clan Signature oleh Kortastipikor Polri dan Polda Metro Jaya kawasan, Cipete, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2026.

Di sana, penyidik menemukan berbagai mata uang asing tersembunyi dalam brankas besi dibalik kompartemen tersembunyi lantai dua cafe.

Penggeledahan yang paling mengejutkan, saat penyidik gabungan menggeledah rumah eks Jampidsus di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Bukan hanya mata uang asing, ada 74 kilogram emas batangan ditemukan dalam brankas tersembunyi.

Barang bukti yang disita penyidik diantaranya uang total Rp476 miliar terdiri dari dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dan rupiah, dokumen, bukti elektronik, termasuk emas batangan.

Seluruh rangkaian penggeledahan itu atas dasar penyidikan dugaan korupsi PT Asabri, perkara anak usaha Krakatau Steel, pengadaan batu bara yang menyebabkan blackout.

Puncaknya, Febrie mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus dan ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Polri.

Belum tuntas penyidikan perkaranya, Korps Bhayangkara justru mengalihkan pengusutan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung) membuat banyak spekulasi ‘pengamanan kasus’ hingga dugaan kepentingan pejabat tinggi di belakangnya.

Kejagung lantas membuat tameng dengan membentuk ‘Tim 9’ yang merupakan jaksa khusus untuk menangani perkara skandal korupsi Febrie sebagai bukti profesionalnya sekaligus memastikan tidak ada konflik kepentingan.

Seiring berjalannya waktu, perkara kemudian dikembangkan dengan mengusut tindak pidana pencucian uang dari temuan puluhan kilogram emas batangan dan valuta asing.

Tim 9 secara maraton telah memeriksa puluhan saksi berasal dari kalangan pengusaha, advokat, penyidik Polri, hingga pihak yang mengetahui aliran uang panas yang masuk ke dalam kantong Febrie.

Penyidik mengungkapkan, Febrie diduga menyalahgunakan kewenangannya saat masih menjadi Jampidsus dalam tindak pidana pencucian uang. Kejagung juga mengungkap dugaan kuat tujuh perusahaan terindikasi pernah menggunakan jasa hukum untuk menangani atau mengkondisikan saat sedang berperkara.

Diduga kuat, perusahaan-perusahaan tersebut berkaitan erat dengan penanganan kasus mega skandal korupsi PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya.

Tujuh perusahaan tersebut diantaranya:

  • PT Waskita Beton Mandiri, 
  • PT Argo Jaya, 
  • PT Inti Sumber Baja Sakti, 
  • PT Perwira Aditama Sejati, 
  • PT Jasa Marga, LPEI, dan 
  • PT Bandung Indah Gemilang.

Penyedia jasa hukum itu diduga merupakan sosok yang sama atau terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengondisian perkara Asabri dan Jiwasraya.

Hingga kini, penyidikan skandal mega korupsi tersebut masih berlanjut di tangan tim 9 Kejagung dengan menjebloskan Febrie ke rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Febrie, dua orang lain yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi yakni seorang advokat Don Ritto dan seorang pengusaha Nurman Herin. Mereka ditahan di lokasi terpisah dengan mantan Jampidsus.

2. Kematian Tidak Wajar Karumga Eks Jampidsus 

Ilustrasi polisi memasang garis polisi di suatu lokasi penemuan mayat.
Ilustrasi polisi memasang garis polisi di suatu lokasi penemuan mayat. (Foto: AI).

Di tengah penyidikan dugaan korupsi Febrie, publik kembali digemparkan dengan temuan sosok mayat laki-laki di tergeletak di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis 23 Juli 2026.

Namanya adalah Sutrimo, dia disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) majikannya eks Jampidsus Febrie yang ditemukan meninggal secara tidak wajar.

Kabar kematian Sutrimo beredar di media sosial, dia ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan ditutupi kain sarung. Berbagai narasi mengaitkan kematian Sutrimo masih ada sangkut pautnya dengan kasus Febrie, meski hingga kini belum ada bukti yang menguatkan.

Kepolisian yang menangani kasus itu mengakui awal kematian Sutrimo berasal dari media sosial dan pemberitaan yang sudah meluas. Meski begitu, upaya penyelidikan seperti olah TKP, mengecek CCTV, hingga pemeriksaan sejumlah saksi terkait.

Pada awal penyelidikan, kepolisian mengakui terdapat kendala saat menyelidiki kematian Sutrimo yakni kondisi korban sudah berubah sejak pertama kali ditemukan di lokasi kejadian hingga dievakuasi ke rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring.

Sekiranya ada lima orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh kepolisian setelah kasus itu ditangani Polda Metro Jaya. Mereka diantaranya sopir ambulans, pemilik sopir ambulans, hingga orang yang terakhir bertemu dengan Sutrimo, inisial MA. 

Rencananya, polisi akan meminta keterangan pihak dokter yang sempat menangani jenazah Sutrimo.

Meski sudah menutupi bulan Juli 2026, penyebab pasti kematian Sutrimo masih belum diungkapkan kepolisian. Polda Metro Jaya juga belum menyatakan apakah kematian korban ada dugaan tindak pidana atau kematian yang murni.

3. Kerusuhan Antar Kelompok di Matraman

Ilustrasi keributan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Juli 2026.
Ilustrasi keributan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Juli 2026. (Dibuat oleh AI)

Kasus kerusuhan antar kelompok di kawasan Matraman Jakarta Pusat, sempat menjadi menyita perhatian publik. Insiden pada Minggu, 26 Juli 2026 terekam dan tersebar di media sosial memperlihatkan kondisinya antar kelompok sedang memanas.

Penyebabnya pun sepele, karena salah seorang merasa tidak terima ditegur melintas dengan knalpot kendaraan bising di Jalan Tambak.

Cekcok antara warga dengan pengendara itu malah berubah jadi aksi saling serang beramai-ramai antar kelompok. Situasi kian memanas ketika salah satu kelompok pelaku yang melakukan pengerusakan gerobak UMKM warga sekitar.

Puncaknya, akibat aksi saling serang menyebabkan satu orang meninggal dunia yang merupakan warga luar, sementara warga lain mengalami luka-luka.

Setelah Polda Metro Jaya turun tangan, ada tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terbagi menjadi dua kluster. Untuk pihak yang terlibat pengerusakan, polisi menetapkan inisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Kemudian tiga tersangka pelaku pengeroyokan yang diamankan inisial SA, AS, dan OR.

Meski kedua belah pihak yang bertikai telah menyatakan damai, polisi masih tetap mengusut dua rangkaian kasus itu. Salah satunya dengan memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam dugaan penganiayaan maupun pengerusakan.

Adapun, akibat dari kasus knalpot yang bising itu, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) akan menindak para pengendara kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak berstandar SNI.

4. Pegawai KPK Ikut Terlibat Dalam OTT Bupati Pemalang

KPK tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
KPK tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah).

Keterlibatan staf administrasi menjadi momok buruk di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam menjelang akhir bulan Juli 2026.

Perkara yang semula hanya berfokus pada dugaan pemerasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta oleh Anom berkembang menjadi pemerasan oleh pegawai KPK sendiri.

Pegawai tersebut merupakan anggota Brimob Polri yang ditugaskan di KPK bernama Setya Budi Dias Oktavianto (DIS). Dia bersekongkol dengan ayahnya Lilik Budi Suprianto (LBS) untuk memeras Anom yang sedang menjadi target operasi KPK.

Dias diduga membocorkan informasi penyelidikan dan penyidikan kepada ayahnya yang kemudian dimanfaatkan untuk memeras Anom dengan dalih dapat mengurus perkara di KPK. Total uang hasil pemerasan yang dikantongi Dias dan ayahnya mencapai Rp1,2 miliar.

Dalam tahap penyidikan, KPK menduga Dias menggunakan fitur pesan otomatis terhapus dalam pesan WhatsApp dengan ayahnya untuk menghilangkan barang bukti. Padahal dari percakapan dengan orang lain, Dias tidak menggunakan fitur tersebut.

Atas persekongkolan ayah dan anak itu menjadi dasar KPK menyeret Dias dan Lilik sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap Anom.

Anom juga telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi bersama orang kepercayaannya Mohamad Haris alias Gus Haris karena memeras anak buahnya untuk menutupi perkara korupsinya.

5. Kasus Kematian Satpam Di Waduk Jatiluhur 

Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. (jasatirta2.co.id)

Seorang petugas keamanan (satpam) bernama Sumarna (43) ditemukan meninggal dunia mengapung di Waduk Jatiluhur pada 23 Juli 2026. Korban yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan objek vital kawasan waduk Jatiluhur itu ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.

Sumarna awalnya dilaporkan hilang oleh rekan kerjanya sebab pos jaga korban ditemukan dalam keadaan kosong, sementara sepeda motornya masih terparkir di lokasi. Ponsel korban tidak bisa dihubungi, dan HT miliknya ditemukan berada di atas perahu.

Setelah dilakukan pencarian, ditemukan tewas kondisi mengapung dengan kedua tangan terborgol di belakang dan masih berpakaian dinas lengkap. Lebih dari itu, di tubuh menyisakan luka memar lecet yang mengarah pada tindak kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia.

Polda Jawa Barat sampai-sampai turun tangan untuk memburu pelaku yang terlibat dalam penganiayaan yang dialami Sumarna. Pengumpulan barang bukti, pemeriksaan 15 orang saksi, dan mengecek rekaman CCTV sudah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Meski sudah menutupi bulan Juli 2026, pelaku pembunuhan Sumarna masih tetap berkeliaran. Polisi masih memburu pelaku bermodalkan informasi sekecil apapun dan hasil penyelidikan yang sudah dikantonginya.

Baca juga:
Alarm untuk Timnas Indonesia! Singapura Puncaki Grup A, Garuda Wajib… Singapura berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Grup A ASEAN Championship setelah menahan…
Respons Presiden di Kasus Febrie Terlalu Lunak, Harusnya Bertindak Lebih… Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai, respons Presiden Prabowo…
Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan pada ponsel milik staf administrasinya, Setya…
  • Alarm untuk Timnas Indonesia! Singapura Puncaki Grup A, Garuda Wajib Libas Vietnam…
  • Respons Presiden di Kasus Febrie Terlalu Lunak, Harusnya Bertindak Lebih Tegas
  • Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan

Tag:Bupati PemalangFebrie AdriansyahHeadlinekarumgakerusuhanKPKOTTWaduk Jatiluhur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
10 Orang Terkaya di Indonesia per Agustus 2026, Nomor Satu Dipegang Raja Batu Bara
By Anisa Aulia
Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. (Sumber: IG @lowtuckkwong01)
1
Terungkap! Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Butir Ekstasi Simpan Urine ‘Bersih’ di Tas
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penyelundupan narkoba via Bandara Soetta.
2
Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi ‘Buah Simalakama’ Penegakan Hukum
By Hardani Triyoga
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Harga BBM Pertamax Cs Kompak Turun Hari Ini, Berikut Rinciannya
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).
4
Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini Senyap Berlaku Mulai 1 Agustus
By Natania Longdong
Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
5

BERITA LAINNYA

gambar ilustrasi rokok elektrik (vape)
Hukum

Diduga Eksploitasi, Bigmo Dilaporkan Gegara Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo diduga melibatkan anak di bawah umur untuk…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
9 jam lalu
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Hukum

Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi ‘Buah Simalakama’ Penegakan Hukum

Kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang yang menjerat eks Jampidsus…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
23 jam lalu
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Hukum

Kejagung Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI, Dokumen Dugaan TPPU Disita

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Kramat Pela,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Ilustrasi staf KPK menghapus otomatis percakapan dalam aplikasi.
Hukum

Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan pada ponsel milik staf administrasinya, Setya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up