Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 3 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Gerindra Tak Panik Kepuasan Publik Prabowo Anjlok: Pemilu 2029 Masih Jauh!
Politik

Gerindra Tak Panik Kepuasan Publik Prabowo Anjlok: Pemilu 2029 Masih Jauh!

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 3, 2026 12:51 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Kartun Prabowo
Kartun Prabowo/Doc. Owrite/Acel
SHARE

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menegaskan, partainya tidak panik menyikapi hasil survei SMRC yang menunjukkan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto turun dari 81,2 persen menjadi 51,1 persen. 

Menurutnya, kontestasi politik maupun Pemilu 2029 masih jauh sehingga partai tidak panik dan pemerintah harus tetap fokus bekerja.

Kontestasi politik dan pemilu berikutnya masih sangat jauh. Pemerintahan juga belum genap berjalan dua tahun. Pada 20 Oktober 2026 nanti baru dua tahun,”

kata Sugiat lewat pesan tertulis yang diterima Owrite, Senin, 3 Agustus 2026.
SMRC Catat Kepuasan Prabowo Merosot, Istana: Pemerintah Bukan Bekerja Mencari Survei

Sugiat menilai, terlalu dini apabila perhatian publik dan energi pemerintah dihabiskan untuk memperdebatkan dinamika survei pada awal masa pemerintahan. Menurutnya, yang lebih penting saat ini adalah memastikan program-program pemerintah berjalan optimal.

Sangat tidak bijak jika energi pemerintah dan perhatian publik habis disedot oleh polemik naik-turunnya angka survei di awal perjalanan. Sekarang adalah waktunya bekerja keras, bukan bertanding wacana,”

ucapnya.

Sugiat mengibaratkan pemerintahan sebagai proses membangun rumah yang membutuhkan fondasi kuat sebelum hasilnya dapat dirasakan masyarakat secara luas. Karena itu, ia meminta publik memberikan waktu kepada pemerintah untuk menyelesaikan proses tersebut.

Ibarat membangun rumah yang kokoh, fondasinya harus kuat dulu. Pemerintah saat ini sedang menata fondasi tersebut. Kan butuh waktu,”

ujarnya.

Dikatakan Sugiat, ketika pelayanan publik berjalan semakin baik dan manfaat program pemerintah semakin dirasakan masyarakat, tingkat kepercayaan publik juga akan meningkat dengan sendirinya.

Begitu pelayanan publik bergerak dijalankan maksimal dan dampak positifnya makin masif, kepercayaan publik tentu akan berlipat ganda,”

ungkapnya.

Meski hasil survei menunjukkan penurunan kepuasan publik, Sugiat menegaskan Gerindra tidak melihatnya sebagai ancaman politik. Sebaliknya, partainya memandang survei tersebut sebagai masukan yang harus dijadikan bahan evaluasi.

Partai Gerindra sama sekali tidak panik dengan penurunan atau dinamika angka survei,”

tegasnya.
Baca juga:
RI Bukan Lagi Negara Demokrasi tapi Elektoral Autokrasi, Fungsi Kontrol… Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad, menyebut sejumlah lembaga…
Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus… Sepanjang bulan Juli 2026, marak terjadi kasus lintas hukum maupun kriminal menjadi…
Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi 'Buah Simalakama' Penegakan… Kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang yang menjerat eks Jampidsus…
  • RI Bukan Lagi Negara Demokrasi tapi Elektoral Autokrasi, Fungsi Kontrol DPR Mandul
  • Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli…
  • Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi 'Buah Simalakama' Penegakan Hukum

Ia menambahkan, hasil survei justru menjadi pengingat bagi pemerintah agar mempercepat kinerja dan merespons aspirasi masyarakat melalui kebijakan yang lebih efektif.

Justru angka-angka ini kami baca secara jernih sebagai alarm pengingat dan aspirasi jujur dari masyarakat yang harus direspons dengan percepatan kinerja, bukan dengan kegelisahan politik,”

jelasnya.

Sugiat pun mengimbau seluruh pihak agar menyikapi hasil survei secara proporsional. Menurutnya, survei seharusnya menjadi bahan evaluasi, bukan dimanfaatkan untuk mengganggu fokus pemerintahan atau membangun opini politik jangka pendek.

Kami imbau semua pihak agar bijak melihat survei. Jangan sampai survei dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai alat untuk mendegradasi fokus kerja pemerintah atau sekadar membingkai opini publik demi kepentingan politik jangka pendek,”

tutup Sugiat.
Tag:Elektabilitas turunGerindra Tak PanikHeadlineJubir GerindraKepuasan Publik MenurunPrabowo SubiantoSugiat Santoso
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
1
Jalur Gandul-Cirendeu ‘Lumpuh’, PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel
By Natania Longdong
Ilustrasi pemadaman listrik.
2
10 Orang Terkaya di Indonesia per Agustus 2026, Nomor Satu Dipegang Raja Batu Bara
By Anisa Aulia
Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. (Sumber: IG @lowtuckkwong01)
3
MK Coret MBG dari Anggaran Pendidikan, DPR: Marwah 20% Fokus ke Mutu dan Guru
By Rahmat Baihaqi
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan 20 permohonan uji materiil di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
4
Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli 2026
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi kasus hukum terheboh sepanjang Juli 2026. (Gambar dibuat AI)
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah anggota DPR mengikuti Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Politik

RI Bukan Lagi Negara Demokrasi tapi Elektoral Autokrasi, Fungsi Kontrol DPR Mandul

Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad, menyebut sejumlah lembaga…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
11 menit lalu
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
Politik

Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meluruskan kabar Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
Politik

PSI Sebut Gelar Sahabat Raja-Raja Timor Bikin Jokowi Effect Makin ‘Nendang’ di NTT

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai penyematan Presiden Ke-7 Joko Widodo sebagai 'Sahabat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
2 jam lalu
Gambar lambang sejumlah partai politik
Politik

DPR Tak Serius Benahi UU Pemilu, Politik Uang dan Penegakan Hukum Kerap Jadi Masalah

Pakar kepemiluan Hadar Nafis Gumay menilai, Undang-Undang Pemilu yang berlaku saat ini…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up