Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Pemerintah Didesak Fokus pada Pencegahan
Nasional

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Pemerintah Didesak Fokus pada Pencegahan

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Agustus 21, 2026 5:50 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/hma)
SHARE

Pemerintah dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sekadar fire fighting atau pemadaman menjadi fire prevention atau pencegahan.

Daftar isi Konten
  • Memantau Titik Panas
  • Penegakan Hukum

Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan karhutla tidak terus berulang dan membebani ekonomi serta masyarakat.

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan pemerintah selama ini masih terlalu banyak mengerahkan sumber daya ketika kebakaran sudah meluas.

Menurutnya, pendekatan tersebut harus mulai diubah dengan menghilangkan faktor penyebab kebakaran sejak dini.

Indonesia harus mengubah orientasi kebijakan dari fire fighting menjadi fire prevention,”

kata Achmad dalam keterangannya dikutip pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Memantau Titik Panas

Menurut Achmad, pemerintah sebenarnya telah memiliki teknologi untuk memantau titik panas atau hotspot.

Persoalan utamanya bukan lagi sekadar kemampuan mendeteksi titik panas, melainkan memastikan informasi tersebut segera ditindaklanjuti di lapangan.

Setiap hotspot, kata dia, seharusnya langsung dihubungkan dengan informasi mengenai status dan penguasaan lahan.

Baca juga:
Jangan Coba Bakar Lahan! KLH Siapkan Sanksi Denda hingga Pidana… Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat menegaskan Kementerian…
Asap Karhutla Kalimantan Mulai Ancam Negara Tetangga, Mengapa Pemerintah Masih… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dinilai sudah tidak dapat dipandang…
Kapolri Tegaskan Identitas Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan Sudah Diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri telah mengantongi identitas sejumlah terduga…
  • Jangan Coba Bakar Lahan! KLH Siapkan Sanksi Denda hingga Pidana Terhadap Pelaku
  • Asap Karhutla Kalimantan Mulai Ancam Negara Tetangga, Mengapa Pemerintah Masih Diam?
  • Kapolri Tegaskan Identitas Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan Sudah Diketahui

Dengan begitu, pemerintah dapat mengetahui apakah titik panas berada di kawasan hutan, perkebunan, konsesi perusahaan, tanah masyarakat, atau wilayah yang sedang bersengketa.

Dengan demikian, hotspot bukan sekadar titik merah pada layar pemantauan, tetapi menjadi pintu masuk menuju akuntabilitas,”

ujarnya.

Achmad menilai kawasan konsesi yang berada di wilayah rawan kebakaran juga harus memiliki sistem pencegahan yang memadai.

Kewajiban tersebut mencakup kesiapan personel, ketersediaan sumber air, hingga pengawasan lapangan secara berkala.

Penegakan Hukum

Menurutnya, penegakan hukum juga perlu diarahkan kepada pihak yang memiliki kepentingan dan memperoleh manfaat ekonomi dari penggunaan lahan.

Penindakan tidak boleh hanya berhenti pada masyarakat kecil yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran.

Penegakan hukum harus mampu menjangkau aktor ekonomi yang memperoleh manfaat dari penggunaan lahan, bukan hanya masyarakat kecil yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran,”

tegas Achmad.

Meski demikian, Achmad mengingatkan agar pendekatan pencegahan tidak berubah menjadi kriminalisasi terhadap petani kecil.

Negara, kata dia, tetap perlu memberikan dukungan agar masyarakat memiliki pilihan yang terjangkau untuk membuka lahan tanpa menggunakan api.

Karhutla di Kalimantan Makin Mengganas dalam Sehari terdeteksi 518 Hotspot

Dukungan tersebut dapat diberikan melalui penyediaan teknologi, pendampingan, serta insentif bagi praktik pembukaan lahan tanpa bakar.

Dengan cara itu, pencegahan karhutla tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga menciptakan alternatif ekonomi yang realistis bagi masyarakat.

Selain pencegahan di tingkat lapangan, Achmad menilai restorasi gambut dan perlindungan kawasan hidrologis harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang.

Menurutnya, menjaga ekosistem tetap sehat akan lebih rasional dibandingkan terus mengeluarkan biaya besar untuk operasi pemadaman setelah kebakaran membesar.

Biaya menjaga ekosistem tetap sehat jauh lebih rasional daripada terus membayar operasi pemadaman ketika kebakaran telah membesar,”

katanya.

Achmad menekankan, perubahan orientasi tersebut diperlukan agar kebijakan karhutla tidak berhenti pada respons ketika bencana sudah terjadi.

Pemerintah perlu membangun sistem yang mampu mendeteksi risiko, menentukan penanggung jawab, mencegah api muncul, dan memastikan ekosistem tetap terlindungi,”

tandasnya.

Tag:KarhutlaKebakaran hutanPencegahan KarhutlaTitik panas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Bongkar Masalah Besar Penerimaan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
2
Gerbang Mahasiswa Baru: KPK Ungkap Dugaan Modus Rektor Unsoed Sodiq
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
3
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
4
Baru Tiga Bulan Jadi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq Dijaring KPK
By Rahmat Baihaqi
Akhmad Sodiq terpilih kembali menjadi rektor dalam sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026 di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.
5

BERITA LAINNYA

Anggota Komunitas Badut Cimahi bermain gelembung sabun bersama murid baru saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks SDN Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat
Nasional

Sebelum Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, JPPI Beri Peringatan Keras

Koordinator Advokasi Sekretariat Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ari Hardi meminta…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
17 menit lalu
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat
Nasional

Jangan Coba Bakar Lahan! KLH Siapkan Sanksi Denda hingga Pidana Terhadap Pelaku

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat menegaskan Kementerian…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
29 menit lalu
Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan Bencana Nasional!

Pemerintah pusat didesak segera menetapkan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
5 jam lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Negara Kekurangan 464 Ribu Guru PNS, P2G: Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pemerintah mengangkat guru Pegawai Pemerintah dengan…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up