Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 22 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun
Nasional

Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Agustus 22, 2026 1:35 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi lahan pertanian
Ilustrasi lahan pertanian (Gambar ilustrasi dibuat oleh AI)
SHARE

Konflik agraria di Indonesia belum juga tuntas. Dalam lima tahun terakhir, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat 2.780 kasus pengaduan konflik agraria yang berdampak langsung terhadap pemenuhan hak masyarakat.

Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Uli Parulian Sihombing mengatakan konflik agraria terus berulang, salah satunya akibat tumpang tindih lahan antara kawasan kehutanan dan perkebunan.

Persoalan tersebut tidak bisa dilihat sekadar sebagai sengketa kepemilikan lahan. Konflik yang berlangsung kronis dan berkepanjangan telah berujung pada persoalan hak asasi manusia,”

kata Uli dalam Dialog Kebijakan “Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia” yang digelar Komnas HAM bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut), dikutip Owrite pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Komnas HAM mencatat wilayah dengan sebaran konflik agraria tertinggi berada di Jawa Barat, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan.

Dari ribuan pengaduan tersebut, hak atas kesejahteraan menjadi hak yang paling banyak dilanggar. Berikutnya, hak atas keadilan, hak atas rasa aman, hingga hak hidup.

Uli mengatakan pola konflik tersebut tidak berdiri sendiri.

Kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM mengidentifikasi sedikitnya delapan pola konflik yang berulang, mulai dari sektor kehutanan, pertambangan, perkebunan, pesisir dan pulau kecil, hingga konflik aset pemerintah dan TNI/Polri,”

ujarnya.

Konflik juga ditemukan dalam proyek strategis nasional serta wilayah yang memiliki status daerah istimewa.

Baca juga:
Kabareskrim Absen di DPR, KPA Desak Kapolri Hadir: Konflik Agraria… Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kecewa dengan Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono yang absen…
Pidato Prabowo Disorot, Pantau Gambut Ungkap Lonjakan Titik Panas hingga… Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pertumbuhan ekonomi dan investasi yang disebut harus…
Pemulihan Korban Pelanggaran HAM Berat Mandek, Komnas HAM Dorong Bentuk… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengusulkan pemerintah membentuk badan khusus…
  • Kabareskrim Absen di DPR, KPA Desak Kapolri Hadir: Konflik Agraria Tak Bisa…
  • Pidato Prabowo Disorot, Pantau Gambut Ungkap Lonjakan Titik Panas hingga 4.220 di…
  • Pemulihan Korban Pelanggaran HAM Berat Mandek, Komnas HAM Dorong Bentuk Badan Khusus

Persoalan tak berhenti pada lokasi konflik. Komnas HAM juga mencatat pihak yang paling banyak diadukan adalah korporasi, yakni 40 persen atau 854 kasus.

Pemerintah daerah berada di urutan berikutnya dengan 24 persen, pemerintah pusat 21,5 persen, Polri 8,5 persen, dan TNI 6 persen.

Pengaduan Konflik Agraria

Besarnya porsi korporasi dalam pengaduan konflik agraria menunjukkan sengketa lahan kerap mempertemukan masyarakat dengan kepentingan usaha. Pada saat yang sama, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat juga masuk dalam daftar pihak yang paling banyak diadukan.

Menurut Uli, pola yang terus berulang menunjukkan penyelesaian konflik agraria tidak cukup dilakukan secara parsial.

Pola yang berulang ini menunjukkan persoalan agraria tidak cukup diselesaikan melalui penanganan kasus per kasus,”

kata dia.
Reforma Agraria Mandek, Aksi ‘1000 Caping’ Tuntut Pemerintah Stop Manjakan Korporasi

Komnas HAM kemudian mendorong reformasi kelembagaan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang untuk periode 2024-2029.

Urgensi penyelesaian konflik struktural ini sangat mendesak,”

tegas Uli.

Salah satu rekomendasi yang diajukan adalah pembentukan kelembagaan terpadu yang berada langsung di bawah Presiden. Lembaga tersebut diharapkan dapat mengakhiri fragmentasi kewenangan antarinstansi yang selama ini menjadi salah satu hambatan penyelesaian konflik.

Komnas HAM juga merekomendasikan pembentukan Pengadilan Agraria di bawah Mahkamah Agung.

Pengadilan tersebut diharapkan diisi hakim yang memiliki kapasitas khusus di bidang agraria sehingga korban mendapatkan keadilan yang lebih substantif,”

ujar Uli.

Di sisi regulasi, Komnas HAM meminta DPR dan pemerintah merevisi 12 peraturan perundang-undangan di sektor agraria. Regulasi tersebut terdiri atas tujuh undang-undang dan lima peraturan di bawahnya.

Revisi diperlukan agar aturan di sektor agraria selaras dengan TAP MPR Nomor IX/2001 dan Undang-Undang Pokok Agraria,”

kata dia.

Komnas HAM juga mendorong adanya aturan khusus yang menjamin pemulihan hak korban, perlindungan bagi Pembela HAM di sektor lingkungan dan agraria, serta penguatan mekanisme anti-SLAPP.

Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya Komnas HAM mendorong penyelesaian konflik agraria tidak berhenti pada penyelesaian administratif.

Kemenhut selanjutnya akan mengkaji dokumen Peta Jalan Agraria dan mengoordinasikan rekomendasi Komnas HAM kepada unit kerja terkait.

Kedua pihak juga menyepakati pengawalan terhadap optimalisasi One Map Policy sebagai acuan tunggal untuk mengurai tumpang tindih tata batas kawasan hutan dan wilayah adat.

Tag:KemenhutKomnas HAMkonflik agrariasengketa lahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual Narasi Hijau
By Syifa Fauziah
Peserta menanam bibit pohon dalam kegiatan aksi menanan bersama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Paser Penajam Utara, Kalimantan Timur
1
Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Otomatis Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
By Rika Pangesti
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
2
Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun
By Rika Pangesti
Ilustrasi lahan pertanian
3
750 Hotspot Kepung Kalimantan, DPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga
By Rika Pangesti
Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah
4
Dugaan Penembakan Anjing di Pabuaran Bikin Geger, Forum Masyarakat Anti Kekerasan Desak Polisi Bertindak
By Hadi Febriansyah
Forum Masyarakat Anti Kekerasan
5

BERITA LAINNYA

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 4 Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

Asap Karhutla Kepung Kalimantan, Mendikdasmen Izinkan Pembelajaran dari Rumah

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi ancaman bagi…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Otomatis Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu kini mendapat…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Anggota Komunitas Badut Cimahi bermain gelembung sabun bersama murid baru saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di kompleks SDN Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat
Nasional

Sebelum Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, JPPI Beri Peringatan Keras

Koordinator Advokasi Sekretariat Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ari Hardi meminta…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
17 jam lalu
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat
Nasional

Jangan Coba Bakar Lahan! KLH Siapkan Sanksi Denda hingga Pidana Terhadap Pelaku

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat menegaskan Kementerian…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up