Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 23 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / “Benteng Moral” Roboh: OTT Rektor Unsoed Bikin Kampus Kehilangan Muka
Hukum

“Benteng Moral” Roboh: OTT Rektor Unsoed Bikin Kampus Kehilangan Muka

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 23, 2026 12:41 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (kedua kiri) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (kedua kiri) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.)
SHARE

Operasi tangkap tangan KPK terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan 13 orang lain terkait dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru dinilai mencoreng muruah dunia pendidikan. 

Daftar isi Konten
  • Citra Buruk
  • Evaluasi
  • Benteng Moral

Akademisi Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berujat kasus tersebut menunjukkan praktik koruptif telah merambah lingkungan kampus yang selama ini diharapkan menjadi benteng moral dan teladan antikorupsi. 

OTT KPK terhadap Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor III Universitas Jenderal Soedirman telah mencoreng dunia kampus,”

kata Jamiluddin kepada Owrite.id, Minggu, 23 Agustus 2026.

Dikatakan Jamiluddin perkara tersebut semakin memprihatinkan karena berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru. 

Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi

Praktik semacam itu dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan yang semestinya menjunjung tinggi integritas, keadilan, dan kesempatan yang setara bagi calon mahasiswa.

Celakanya, petinggi Unsoed terkena OTT karena dugaan suap penerimaan mahasiswa baru. Hal ini mengindikasikan bahwa budaya korupsi sudah merasuk hingga sektor pendidikan, bukan lagi monopoli birokrat,”

ucap dia.

Citra Buruk

KPK menyatakan OTT di lingkungan Unsoed berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru. 

Dalam rangkaian operasi tersebut, KPK mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah. KPK kemudian menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk Rektor Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo. 

Jamiluddin menjelaskan kasus tersebut berpotensi mengguncang citra kampus sebagai ruang yang seharusnya menjadi tempat pembentukan karakter dan penanaman nilai antikorupsi. 

Kepercayaan publik terhadap dunia akademik dapat ikut terkikis ketika pejabat kampus justru terseret perkara korupsi.

Padahal selama ini kampus dikenal sebagai benteng terakhir moralitas dan teladan antikorupsi bagi masyarakat. Semua itu seolah runtuh akibat perilaku tiga petinggi Unsoed tersebut,”

jelas dia.
Baca juga:
"Racun Udara" Karhutla Bikin Tetangga Merana: DPR Minta Pemerintah Segera… Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Saadiah Uluputty mengatakan kebakaran hutan…
3 Juta Paru-Paru Terancam "Partikel Gaib" PM2,5: Menkes Minta Warga… Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan…
Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah… Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch Nisa Rizkiah Zonzoa mengatakan penangkapan…
  • "Racun Udara" Karhutla Bikin Tetangga Merana: DPR Minta Pemerintah Segera Bertindak
  • 3 Juta Paru-Paru Terancam "Partikel Gaib" PM2,5: Menkes Minta Warga Terdampak Karhutla…
  • Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah di Jalur…

Problem tersebut juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi. Kampus, kata Jamiluddin, seharusnya menjadi tempat yang menjaga nilai kebenaran, keadilan, serta etika publik.

Dua petinggi Unsoed itu telah mencederai kepercayaan publik dan mengkhianati muruah dunia akademik. Kampus yang seharusnya menjaga nilai kebenaran, keadilan, dan etika publik menjadi pupus seketika,”

tutur dia.

Jamiluddin juga menyoroti pentingnya memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi. 

Evaluasi

Perkara ini menjadi momentum untuk mengevaluasi transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme kontrol terhadap proses penerimaan mahasiswa baru dan pengelolaan kampus.

Kampus yang semestinya mendidik kejujuran justru mempertontonkan praktik koruptif. Hal ini juga menunjukkan rapuhnya sistem kontrol internal kampus, termasuk minimnya transparansi anggaran dan akuntabilitas,”

terang dia.

Kasus tersebut melemahkan kontrol sosial dan pengawasan kebijakan yang kerap dilakukan insan kampus. Kampus tak punya kekuatan moral lagi untuk mengawasi kinerja pemerintah, apalagi mengungkap perilaku koruptif,”

tambah Jamiluddin.

Sivitas akademika juga dapat menghadapi persoalan kepercayaan ketika menyuarakan pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. 

OTT KPK di Unsoed: Kemdiktisaintek Sorot Tata Kelola Perguruan Tinggi

Bahkan publik dapat mempertanyakan konsistensi kampus apabila institusi pendidikan menyerukan antikorupsi sementara pejabat di dalamnya terseret perkara korupsi.

Insan kampus juga akan malu untuk mengawal penegakan hukum. Publik bisa jadi akan mencibir bila kampus teriak tegakkan hukum dan berantas korupsi,”

jelas dia.

Benteng Moral

Jamiluddin mendorong perguruan tinggi melakukan pembenahan serius agar kampus kembali menjadi ruang pendidikan sekaligus pusat pencerahan bagi masyarakat. 

Kampus harus kembali menjadi benteng moralitas dan menjadi pusat pencerahan bagi bangsa dan negara. Untuk itu, kampus harus berani membersihkan orang-orang pragmatis, termasuk yang profit oriented,”

harap dia.

Kampus harus dipimpin orang-orang idealis yang realistis. Mereka ini diharapkan tidak akan tergelincir manusia pragmatis, termasuk koruptif,”

sambung Jamiluddin.
Baca juga:
60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Rizkiah Zonzoa berujar…
Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan dugaan korupsi dalam proses seleksi jalur…
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendata kerusakan rumah akibat gempa bumi…
  • 60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan
  • Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi
  • Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data

Tag:Akhmad SodiqHeadlineJamiluddin RitongaKPKNorman Arie PrayogaOTTPenerimaan Mahasiswa BaruUniversitas Jenderal Soedirman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data
By Adi Briantika
Seorang warga berada di reruntuhan rumah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
1
Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap Aktivitasmu
By Ossid Duha Jussas Salma
Koleksi sneakers.
2
60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
3
Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
4
Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah di Jalur Mandiri PTN
By Adi Briantika
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (kanan) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
5

BERITA LAINNYA

Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Hukum

Kapolri Tegaskan Identitas Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan Sudah Diketahui

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri telah mengantongi identitas sejumlah terduga…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteRahmat Tunny OWRITE
By
Rahmat Baihaqi
Rahmat Tunny
2 hari lalu
Kolase misteri hukum dan keadilan.
Hukum

Praperadilan Febrie, Ahli Polri: Penetapan Tersangka Tak Wajib Lewat Pemeriksaan

Ahli hukum pidana Universitas Gadjah Mada Marcus Priyo Gunarto, saksi ahli dari…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 hari lalu
Vector kasus KPK
Hukum

KPK Amankan Rp1,5 Miliar dari Kasus Bogor, tapi Kok Tersangka Belum Ada?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteRahmat Tunny OWRITE
By
Rahmat Baihaqi
Rahmat Tunny
2 hari lalu
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
Hukum

KPK Bongkar Babak Baru Kasus Bogor, Sprindik Sudah Terbit tapi Tersangka Belum Ada

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum terkait dugaan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteRahmat Tunny OWRITE
By
Rahmat Baihaqi
Rahmat Tunny
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up