Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / CCTV Dirusak Biar Polisi ‘Buta’, 3 Pelaku Kericuhan 27 Agustus Ditangkap
Megapolitan

CCTV Dirusak Biar Polisi ‘Buta’, 3 Pelaku Kericuhan 27 Agustus Ditangkap

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 2, 2026 4:52 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin
SHARE

Polda Metro Jaya kembali menetapkan tiga orang tersangka dari rangkaian kericuhan pasca demonstrasi pada Kamis 27 Agustus 2026. 

Daftar isi Konten
  • Sengaja Digerakkan
  • Enam Kluster

Ketiganya berinisial FR, MH, dan FM pelaku perusakan CCTV milik Pemprov DKI Jakarta. Mereka diamankan pada Rabu 2 September 2026.

Baca juga:
Inisiatif Bhayangkara: Polda Metro Usut Kematian Pedagang Kaca Pejompongan Polda Metro Jaya menyelidiki kematian Bambang Setiyawan, pedagang kaca yang tewas karena…
Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok… Polda Metro Jaya menjelaskan aturan keterlibatan organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban…
Pedagang Kaca Tewas Saat Kericuhan Pejompongan, Polisi Buru 2 Terduga… Polda Metro Jaya telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penganiayaan seorang pedagang kaca,…
  • Inisiatif Bhayangkara: Polda Metro Usut Kematian Pedagang Kaca Pejompongan
  • Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok Jago'
  • Pedagang Kaca Tewas Saat Kericuhan Pejompongan, Polisi Buru 2 Terduga Pelaku

Terkait dengan pengrusakan CCTV, kami sudah melakukan penangkapan terhadap para pelakunya dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan,”

ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Rabu 2 September 2026.

Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka mengaku mengetahui CCTV tersebut berfungsi sebagai kamera pengawas pergerakan warga tersebar sejumlah jalanan Jakarta.

Perusakan kamera cctv milik Pemprov DKI Jakarta sengaja dilakukan dengan tujuan menghambat proses penyidikan kepolisian untuk mengusut kericuhan pasca demonstrasi.

Mereka mencoba merusak atau menghilangkan, petunjuk-petunjuk ataupun, barang bukti yang bisa kami peroleh,”

ucap Iman.

Kericuhan tersebut terjadi pasca kegiatan aksi unjuk rasa oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) rampung di depan Gedung DPR/MPR. Kelompok perusuh berkedok massa demonstran kemudian masuk ke kawasan DPR/MPR.

Kemudian secara tiba-tiba hadir kelompok orang yang tidak dikenal, bukan membawa aspirasi, tapi langsung melakukan perusakan,”

ungkap Iman.
Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut Kasus dengan Bukti

Sengaja Digerakkan

Dia menduga, ada pihak yang sengaja menggerakkan rombongan kelompok perusuh tersebut untuk membuat onar hingga menganggu keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Iman memastikan penyidikan insiden tersebut bakal diusut tuntas mulai dari aktor intelektual, penyedia dana, penggerak massa, dan massa perusuh. Diduga mereka bergerak secara teroganisir.

Baca juga:
Kepala BIN Ogah Buka Pola Kerusuhan Demo 27 Agustus: Urusan… Badan Intelijen Negara (BIN) mengaku telah menginformasikan potensi kerusuhan dalam demonstrasi 27…
Polisi Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan Usai Demo 27 Agustus, Ada… Polda Metro Jaya menetapkan 49 orang sebagai tersangka dalam kasus kericuhan yang…
Jejak Rp5 Juta di Rekening Sutrimo: Diduga Kiriman Ajudan Febrie Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengungkapkan ada transferan uang masuk Rp5…
  • Kepala BIN Ogah Buka Pola Kerusuhan Demo 27 Agustus: Urusan Polisi
  • Polisi Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan Usai Demo 27 Agustus, Ada Anak di…
  • Jejak Rp5 Juta di Rekening Sutrimo: Diduga Kiriman Ajudan Febrie

Ini model-model yang terorganisir, memiliki kemiripan dengan kejadian-kejadian atau kerusuhan-kerusuhan yang seperti kerap terjadi,”

ujarnya.

Dalam kasus tersebut, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan total 47 tersangka, kemudian lima orang berstatus sebagai anak berhadapan dengan hukum yang ditangani DitresPPA dan PPO.

Puluhan orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, beberapa diantaranya berperan membawa senjata tajam yang diduga ingin memperkeruh suasana saat aksi unjuk rasa di kawasan DPR/MPR pada 27 Agustus 2026.

Penetapan tersangka dikelompokkan dalam enam kluster berdasarkan peran masing-masing.

Enam Kluster

Kluster pertama terdiri atas anak di bawah umur dengan rentang usia yang beragam. Mereka kemudian diserahkan kepada Ditres PPA PPO untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Dari kluster tersebut terdiri dari anak yang putus sekolah, rentang usia 12 hingga 18 tahun, bahkan anak perempuan turut terlibat dalam kerusuhan.

Kluster ketiga terdiri atas massa yang diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum maupun penganiayaan. 

Kluster keempat berkaitan dengan orang-orang yang membawa senjata tajam saat kericuhan. Polisi menyita salah satu senjata tajam berupa golok sebagai barang bukti.

Selain kelompok yang terlibat langsung dalam kericuhan, polisi juga menemukan kluster kelima yang berkaitan dengan pihak yang diduga menggerakkan dan membiayai kerusuhan.

Iman mengungkapkan penyidik menemukan indikasi adanya pihak yang mendanai aksi kerusuhan tersebut. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak yang berada di baliknya.

Kluster keenam berkaitan dengan pihak yang diduga bertugas merekrut massa. Penyidik menemukan adanya pihak yang mencari dan mengumpulkan massa untuk kemudian digunakan dalam kericuhan.

Secara umum, polisi menduga modus yang dilakukan para tersangka meliputi pengrusakan fasilitas umum, penganiayaan, penggunaan senjata tajam, serta tindakan kekerasan yang menimbulkan kekacauan di muka umum.

Tag:CCTVDemo RicuhdemonstrasiPolda Metro Jayaunjuk rasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 431 Dilarikan ke RS
By Syifa Fauziah
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
1
Wajah Baru dan Mesin Monster: Pajero Generasi Anyar Siap ‘Pamer Taring’
By Hadi Febriansyah
Mitsubishi Motors Corporation memperkenalkan SUV lintas alam Pajero terbaru.
2
Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal
By Syifa Fauziah
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
3
Pertamax Green 95 Naik Rp2.550, Kini Tembus Rp19.150 per Liter! Ini Harga Terbarunya
By Natania Longdong
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
4
Garuda Muda dalam Tekanan, Timnas Indonesia U-20 Wajib Hajar Laos demi Tiket Piala Asia
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20
5

BERITA LAINNYA

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin menunjukkan sketsa wajah dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga Pejompongan, Bambang Setiyawan, dalam konferensi pers perkembangan penanganan pascakerusuhan 27 Agustus di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026).
Megapolitan

Inisiatif Bhayangkara: Polda Metro Usut Kematian Pedagang Kaca Pejompongan

Polda Metro Jaya menyelidiki kematian Bambang Setiyawan, pedagang kaca yang tewas karena…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
44 menit lalu
Kolase kasus kematian Sutrimo dan rencana pemeriksaan Febrio.
Megapolitan

Kejar ‘Benang Merah’ Kematian Sutrimo: Polda Metro Bakal Periksa Staf Kejagung Febrio

Polda Metro Jaya merencanakan memeriksa staf administrasi Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrio Adiono…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Massa menembakkan kembang api saat aksi di depan gedung DPR di kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Megapolitan

Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang ‘Sok Jago’

Polda Metro Jaya menjelaskan aturan keterlibatan organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Polda Metro Jaya pamerkan sketsa dua terduga pelaku penganiayaan seorang pedagang kaca, Bambang Setiyawan, yang tewas dalam kericuhan pasca demonstrasi di Pejompongan 27 Agustus 2026. (Foto: owrite/Rahmat Baihaqi)
Megapolitan

Pedagang Kaca Tewas Saat Kericuhan Pejompongan, Polisi Buru 2 Terduga Pelaku

Polda Metro Jaya telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penganiayaan seorang pedagang kaca,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up