Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 7 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kabareskrim Bongkar 5 Hambatan Penyidikan Mafia Tanah, 1 dan 2 Paling Sering Dijumpai
Nasional

Kabareskrim Bongkar 5 Hambatan Penyidikan Mafia Tanah, 1 dan 2 Paling Sering Dijumpai

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: September 7, 2026 8:13 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Kabareskrim Komjen Pol Syahardiantono (tengah). (Sumber: Antara Foto/eguh Prihatna/wsj)
Kabareskrim Komjen Pol Syahardiantono (tengah). (Sumber: Antara Foto/eguh Prihatna/wsj)
SHARE

Pemberantasan mafia tanah ternyata tidak semudah mengejar pelaku dan menyita aset. Polri mengungkap sedikitnya lima hambatan yang kerap membuat penyidikan kasus pertanahan tersendat, mulai dari regulasi yang tumpang tindih hingga persoalan data.

Daftar isi Konten
  • Aspek-aspek Hambatan
  • Perlunya Intergrasi Data

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono memaparkan hambatan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat Umum bersama Badan Legislasi DPR RI yang membahas terkait Pengaturan Reforma Agraria. Dia mengatakan pemetaan itu disusun berdasarkan pengalaman penyidik menangani kasus mafia tanah di lapangan.

Hambatan dalam penekanan kasus mafia tanah terbagi kami klasifikasikan menjadi lima aspek. Ini berdasarkan pengalaman dari penyidik,”

kata Syahardiantono dalam RDPU, Senin, 7 September 2026. 
Baca juga:
Kabareskrim: Jangan Semua Konflik Agraria Langsung Jadi Laporan Polisi Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono meminta persoalan konflik agraria tidak otomatis berujung…
Polri Ungkap 78 Titik Rawan Konflik Agraria di Indonesia, Ini… Konflik agraria masih menjadi pekerjaan rumah (PR) serius di berbagai daerah. Polri…
Polri Bongkar Fakta Mengejutkan Konflik Agraria, Sertifikat HGU hingga SHGB… Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono mengakui sertifikat tanah tidak selalu menyelesaikan persoalan…
  • Kabareskrim: Jangan Semua Konflik Agraria Langsung Jadi Laporan Polisi
  • Polri Ungkap 78 Titik Rawan Konflik Agraria di Indonesia, Ini Biang Keroknya
  • Polri Bongkar Fakta Mengejutkan Konflik Agraria, Sertifikat HGU hingga SHGB Tak Sesuai 

Aspek-aspek Hambatan

Hambatan pertama adalah persoalan yuridis. Menurut dia, banyak regulasi dari berbagai sektor yang bersinggungan dengan persoalan tanah, seperti kehutanan, pertanahan, pertambangan mineral dan batu bara, serta aturan lainnya.

Tumpang tindih regulasi yang mengatur dalam undang-undang kehutanan, pertanahan, minerba, maupun regulasi lainnya,”

ujarnya.

Masalah kedua adalah data dan pendaftaran tanah yang belum lengkap. Syahardiantono mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mendaftarkan hak atas tanahnya kepada BPN.

Selain itu, pengakuan terhadap hak masyarakat hukum adat juga menjadi persoalan. Tidak semua daerah memiliki penetapan masyarakat hukum adat karena proses tersebut bergantung pada keputusan kepala daerah.

Lalu, hambatan ketiga berkaitan dengan proses penyidikan yang harus beririsan dengan perkara keperdataan. Ketika penyidik harus menunggu proses tersebut, penanganan perkara pidana bisa ikut berjalan lambat.

Proses penyidikan menunggu hasil dari proses keperdataan, ini yang kadang-kadang menghambat karena sangat lama sekali,”

kata Syahardiantono.

Selain persoalan hukum, keempat Polri menemukan hambatan struktural berupa persoalan administrasi dan birokrasi. Ada pula hambatan sosial kultural serta faktor ekonomi yang ikut memengaruhi penyelesaian konflik.

Persoalan lain yang dianggap serius dan yang kelima adalah basis data. Polri menilai sampai saat ini belum tersedia basis data penanganan konflik agraria yang terintegrasi antar-kementerian dan lembaga.

Basis data ini masih belum dapat basis data penanganan konflik agraria yang terintegrasi antar-kementerian dan lembaga,”

ujarnya.

Perlunya Intergrasi Data

Karena itu, Polri mendorong adanya integrasi data antarinstansi. Data tersebut bahkan diharapkan dapat diakses publik secara transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui status dan penanganan konflik agraria.

Syahardiantono juga menyarankan pembenahan regulasi agar tidak terjadi lagi tumpang tindih aturan antara sektor pertanahan, kehutanan, dan pertambangan.

Selain itu, data pendaftaran tanah dan peta bidang dinilai perlu segera dilengkapi. Pengakuan hak masyarakat hukum adat juga harus memiliki landasan yuridis yang jelas.

Menurut Syahardiantono, pembenahan tersebut penting agar penanganan mafia tanah tidak berhenti pada penindakan kasus per kasus. Negara juga perlu membenahi sistem yang selama ini membuka celah terjadinya konflik dan kejahatan pertanahan.

Baca juga:
78 Titik Rawan Konflik Agraria Terdeteksi, Polri Soroti Carut-marut Data Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengungkap data yang menjadi dasar penanganan konflik agraria…
Bareskrim Evaluasi 147 Kasus, KPA Ungkap Ada 865 Lokasi Konflik… Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengingatkan Bareskrim Polri agar tak melihat konflik agraria…
Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan… Polri menjawab tudingan keberpihakan kepada korporasi dalam konflik agraria yang berujung kriminalisasi…
  • 78 Titik Rawan Konflik Agraria Terdeteksi, Polri Soroti Carut-marut Data
  • Bareskrim Evaluasi 147 Kasus, KPA Ungkap Ada 865 Lokasi Konflik Agraria yang…
  • Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan untuk Membungkam!

Tag:integrasi dataKabareskrimKejahatan pertanahankonflik agrariamafia tanah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
BYD Siapkan Denza N8L EV, SUV 6 Penumpang dengan Jarak Tempuh hingga 960 Km
By Hadi Febriansyah
Penampakan Denza N8L EV. (Sumber: Denza)
1
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
By Natania Longdong
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
2
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
By Hadi Febriansyah
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
3
Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan Geologi Buka Suara Soal Ancaman Tsunami
By Syifa Fauziah
Penampakan air laut yang surut
4
RUU Perampasan Aset Dipastikan Diketok 15 Desember, Sahroni: Besok Ribut Lagi
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
5

BERITA LAINNYA

Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri meneken nota kerjasama dengan kepolisian Malaysia.
Nasional

Tak Cuma Kurir, Polri dan Malaysia Kini Bidik Mastermind Sindikat Narkoba Internasional

Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri meneken nota kerjasama dengan kepolisian…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Petugas pemadam kebakaran Mitra Bhakti menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu
Nasional

Karhutla Makin Mengkhawatirkan! 138 Orang Jadi Tersangka, 8 Korporasi Ikut Diselidiki

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ada 138 orang yang sudah ditetapkan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam, DPR Tegaskan Sekolah Terdampak Wajib PJJ

Komisi X DPR RI minta sekolah di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi Anggota Kepolisian
Nasional

Polri Akui Ada Anggota Jadi Backing Korporasi dalam Konflik Lahan, 1 Orang Kena Sanksi

Polri mengakui masih menemukan personelnya yang berpihak kepada korporasi dalam konflik agraria.Bahkan,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up