Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Gempa NTT Bikin Layanan Kesehatan Kewalahan, Pasien Kritis Sempat Tak Tersentuh Nakes
Daerah

Gempa NTT Bikin Layanan Kesehatan Kewalahan, Pasien Kritis Sempat Tak Tersentuh Nakes

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 27, 2026 4:43 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT. (ANTARA FOTO/Johanes Viandinando).
SHARE

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengakui pasien kategori merah atau dalam kondisi kritis akibat gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat tak terjangkau tenaga Kesehatan.

Menurutnya, keterbatasan tenaga Kesehatan di daerah terdampak menjadi salah satu kendala pada fase awal penanganan korban.

Kendalanya, beberapa fasilitas kesehatan benar-benar tidak bisa beroperasi karena kekurangan SDM untuk masuk ke desa-desa, sehingga banyak pasien kategori merah yang merawat diri secara mandiri di rumah,”

kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di komplek parlemen, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca juga:
Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mulai memicu persoalan lintas negara.Malaysia…
Budi Arie 'Senggol' Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar… Juru Bicara PKS Pipin Sopian menilai wacana percepatan sebelum Pemilu 2029 yang…
2.610 Titik Panas Kepung Kalbar, BNPB Waspadai Ancaman Karhutla hingga… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
  • Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun Tangan
  • Budi Arie 'Senggol' Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi…
  • 2.610 Titik Panas Kepung Kalbar, BNPB Waspadai Ancaman Karhutla hingga Awal September

Budi menjelaskan, pasien kategori merah merupakan kelompok yang membutuhkan penanganan segera. Dalam sistem triase bencana, pasien dengan kondisi paling berat harus diprioritaskan agar tak terlambat dapat pertolongan.

Dia mengatakan, pada dua pekan pertama, pemerintah memusatkan perhatian pada penanganan pasien terdampak. Pasien yang masih bisa ditangani di puskesmas akan dirawat di sana. Sementara, pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dirujuk ke rumah sakit.

Namun, persoalan muncul saat layanan kesehatan tak mampu menjangkau lokasi korban. Kondisi geografis dan keterbatasan tenaga kesehatan membuat sebagian pasien kritis harus bertahan dan merawat diri di rumah sebelum berhasil dievakuasi.

Saat ini data sudah bergerak dan hampir 95 persen lebih sudah teridentifikasi keberadaan pasien kategori merah dan kuning,”

ujar Budi.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memaparkan evaluasi penanganan bencana NTT dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memaparkan evaluasi penanganan bencana NTT dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipaparkan Budi menunjukkan gempa tersebut berdampak terhadap sekitar 1,9 juta orang. Sebanyak 105 orang meninggal dunia dan sekitar 179 ribu orang mengungsi di 444 titik pengungsian.

Di sisi fasilitas, tekanan terhadap layanan kesehatan juga cukup besar. Dari tujuh kabupaten terdampak, dua rumah sakit berhenti beroperasi total, yakni rumah sakit di Nagekeo dan Manggarai.

Kemenkes kemudian mengirim rumah sakit lapangan. Budi mengatakan, keputusan itu diambil setelah dua rumah sakit tersebut teridentifikasi tidak dapat beroperasi.

Baca juga:
Peringatan Dini Tak Cukup! TII Desak Pemerintah Bergerak Sebelum Bencana… Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII),…
Prabowo Dengar Keluhan Korban Gempa NTT Ditagih Utang, Responsnya Bikin… Presiden Prabowo Subianto menerima berbagai keluhan saat memimpin rapat koordinasi penanganan gempa…
Gempa NTT, TII Ingatkan Ancaman Krisis Kesehatan Ibu Hamil hingga… Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII),…
  • Peringatan Dini Tak Cukup! TII Desak Pemerintah Bergerak Sebelum Bencana Menghantam
  • Prabowo Dengar Keluhan Korban Gempa NTT Ditagih Utang, Responsnya Bikin Kaget
  • Gempa NTT, TII Ingatkan Ancaman Krisis Kesehatan Ibu Hamil hingga Bayi di…

Rumah sakit lapangan di Ruteng dan Nagekeo mulai beroperasi penuh pada 18 malam untuk melayani pasien triase merah dan kuning.

Evakuasi juga dilakukan dengan dukungan Basarnas dan helikopter. Menurut Budi, penerbangan menuju lokasi digunakan untuk membawa tenaga kesehatan masuk ke desa-desa guna menemukan pasien kategori merah dan kuning.

Saat kembali, sarana tersebut digunakan untuk membawa pasien menuju rumah sakit rujukan.

Perjalanan menuju lokasi difungsikan untuk membawa tenaga kesehatan masuk ke desa-desa di setiap kecamatan guna mengidentifikasi pasien triase merah dan kuning. Sedangkan perjalanan kembali digunakan untuk mengangkut pasien ke rumah sakit rujukan,”

katanya.

Tag:Berita PentingGempa NTTKorban GempaLayanan KesehatanPasien KritisTenaga Kesehatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Tiga Bocah Bobol Toko di Padang, Ngaku Belajar dari Roblox hingga Aksinya Viral di Medsos
By Ani Ratnasari
Tiga bocah yang diduga melakukan aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Padang, Sumatra Barat.
1
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
2
Di Depan Warga Pati, Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan di 2026
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
3
Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN
By Anisa Aulia
Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
4
Warga Pati Ketuk Pintu DPR soal RUU Perampasan Aset, Tenggat 15 Desember
By Rika Pangesti
Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyantap hidangan di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Massa aksi demonstrasi mulai memadati kawasan depan gedung DPR/MPR
Daerah

Tolak Militer dan MBG, Masyarakat Papua Butuh Pendidikan Gratis

Penolakan terhadap penambahan kekuatan militer di Papua dan pelaksanaan program Makan Bergizi…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Daerah

2.610 Titik Panas Kepung Kalbar, BNPB Waspadai Ancaman Karhutla hingga Awal September

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026).
Daerah

Walhi Soroti 10 Korporasi Saat Karhutla Kalteng, Ada yang Capai 3.110 Hotspot

Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai menyampaikan sejumlah korporasi yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Warga mengangkut selang air di tengah upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Daerah

259 Ribu Warga Sumsel Kena ISPA Imbas Karhutla, Walhi Ungkap Fakta yang Bikin Miris

Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan Ersyah menyebut…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up