Nilai tukar rupiah tak berkutik melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis pagi, 9 Juli 2026. Rupiah melemah 0,36 persen atau 65 poin ke level Rp18.079 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah ini didorong oleh sentimen eksternal dan domestik. Dari sisi eksternal pelemahan didorong oleh memanasnya konflik di Timur Tengah.
Rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off oleh eskalasi geopolitik di Timur Tengah,”
ujar Lukman saat dihubungi Owrite Kamis, 9 Juli 2026.
Sentimen Domestik
Sedangkan dari dalam negeri, pelemahan didorong oleh investor yang masih menantikan data penjualan ritel yang akan dirilis oleh Bank Indonesia (BI).







