Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli – September 2026 tidak akan mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi, sementara 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tetap memperoleh tarif yang sama seperti sebelumnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan keputusan mempertahankan tarif listrik diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung daya saing industri, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, Pemerintah memutuskan tarif listrik Kuartal III Tahun 2026 tetap atau tidak naik,”
ujar Bahlil dalam siaran pers Kementerian ESDM, dikutip Senin, 13 Juli 2026.
Evaluasi Setiap 3 Bulan

Menurut Bahlil, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, tarif listrik pelanggan nonsubsidi akan dievaluasi setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi makro.






