Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 14 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Kasus Eks Jampidsus Jadi Sorotan, Analis: KPK, Polri dan Kejaksaan Diduga Saling Lindungi
Hukum

Kasus Eks Jampidsus Jadi Sorotan, Analis: KPK, Polri dan Kejaksaan Diduga Saling Lindungi

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 14, 2026 6:31 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto.
Analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto. Doc: Rahmat Tunny/Owrite
SHARE

Analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto menilai penanganan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah memunculkan kembali pertanyaan publik mengenai independensi dan efektivitas lembaga penegak hukum dalam memberantas korupsi.

Menurutnya, sorotan publik tidak hanya tertuju pada Kejaksaan tetapi juga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan institusi penegak hukum lainnya. Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada masa awal reformasi.

Jabatan Copot Tameng Pun Hilang: TNI Stop ‘Jaga’ Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

KPK juga tersangkut dengan sengkarut ini. Karena semakin lama kita makin melihat bahwa KPK main recehan,”

kata Arif dalam diskuis publik di kantor Formappi, Selasa, 14 Juli 2026.

Dijelaskannya, KPK awalnya dibentuk untuk mempercepat pemberantasan korupsi dan menjadi pendorong perbaikan kinerja lembaga penegak hukum lainnya. KPK disegani karena kinerjanya dinilai bagus pada saat itu, dan juga bisa mengakselerasi kinerja di Kejaksaan, Mahkamah Agung, dan juga kepolisian.

Dulu kita membangun KPK tujuannya adalah untuk melakukan akselerasi terhadap pemberantasan korupsi. Yang bukan hanya mentok di tempat, tapi bahkan sapunya sendiri adalah sapu yang kotor,”  

jelasnya.

KPK Lemah di Era Jokowi

Namun perubahan regulasi pada 2019 menjadi salah satu titik balik yang, menurut pandangan Arif memengaruhi kekuatan kelembagaan KPK.

Kita lihat kemudian bahwa, lagi-lagi persekongkolan antara DPR dan pemerintah pada tahun 2019, Jokowi memberi pukulan yang sangat kuat kepada KPK untuk kemudian dilemahkan dan tidak pernah menjadi lebih kuat sampai hari ini,”

ucapnya.

Ia kemudian membandingkan kondisi saat ini dengan dinamika hubungan KPK dan Polri pada masa lalu.

Jadi kalau dulu, sekitar tahun 2015, ada ‘cicak versus buaya’. Dulu KPK sama Polri berantem. Susno Duadji, kalau masih ingat ya, waktu itu mengatakan bahwa cicak kok mau lawan buaya,”

ujarnya.

Dalam pandangannya, situasi sekarang berbeda dengan konflik antarlembaga yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga:
Formappi: Komisi III DPR Sok Jadi Pendamai, Padahal Tak Paham… Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mengkritik langkah sejumlah anggota Komisi III DPR…
Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan… Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, belum membuka peluang lembaganya mengambil…
Barter Buronan Internasional: Polri Tukar Tiga Warga Negara Tiongkok dengan… Polri dan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) resmi melakukan pertukaran buronan lintas…
  • Formappi: Komisi III DPR Sok Jadi Pendamai, Padahal Tak Paham Akar Konflik…
  • Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan Kejagung Berproses…
  • Barter Buronan Internasional: Polri Tukar Tiga Warga Negara Tiongkok dengan Satu Buron…

Sekarang sapu-sapu yang kotor itu sedang bekerja sama untuk membersihkan diri masing-masing,”

ungkapnya.

Jadi saya tidak percaya bahwa yang sedang terjadi adalah konflik. Kalau dulu KPK dan kepolisian, ya itu konflik. Tapi kalau sekarang yang terjadi adalah sebuah pola dari apa yang selama ini terjadi, yaitu persekongkolan,”

tegasnya.

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi penegakan hukum apabila dugaan tersebut benar terjadi.

Padahal, misalnya, bajingan-bajingan ini, saya khawatir bahwa yang sedang kita saksikan itu adalah persekongkolan di antara bajingan-bajingan. Dan kalau itu yang sungguh-sungguh terjadi, celaka betul. Kita sedang hidup di negeri para bajingan,”

tutupnya.
Tag:Analis politik Exposit StrategicArif SusantoEks JampidsusFebrie AdriansyahHeadlineKejaksaan AgungKorupsiKPKPolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gibran Dinilai Kalahkan AHY Soal Prestasi Politik, Relawan Beberkan Tolok Ukurnya
By Rahmat Tunny
Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
1
Viral Peta SPPG Terbanyak: Dominasi TNI-Polri, Muhammadiyah Mengekor
By Ani Ratnasari
Komandan Lanud Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto (kedua kiri) bersama Ketua Umum Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) Marsekal Pertama TNI Ady Rachmanaya Panca Putra (ketiga kiri) melepas secara simbolis kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ambaipua Lanud Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2026).
2
Pengacara Don Ritto: Klien Sebagai ‘Korban’ Senggolan Dua Lembaga, Uang Bukan Hasil Korup
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Don Ritto, Handika Hanggowongso, di Polda Metro Jaya, 14 Juli 2026.
3
S&P Pertahankan Rating Utang RI, Purbaya Janji Perbaiki Hal Ini Agar Naik Kelas
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
4
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo, Tembus Rp133 Juta!
By Hadi Febriansyah
Estadio Azteca, tempat berlangsungnya pertandingan perdana Piala Dunia 2026
5

BERITA LAINNYA

Proses pertukaran buron berlangsung melalui National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia kepada Kepolisian RRT.
Hukum

Barter Buronan Internasional: Polri Tukar Tiga Warga Negara Tiongkok dengan Satu Buron WNI Kasus Penipuan

Polri dan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) resmi melakukan pertukaran buronan lintas…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 jam lalu
Manajer Riset Formappi, Lucius Karus.
Hukum

Formappi: Komisi III DPR Sok Jadi Pendamai, Padahal Tak Paham Akar Konflik Polri-Kejaksaan

Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mengkritik langkah sejumlah anggota Komisi III DPR…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Jampidsus Kejagung, Febrie Ardiansyah
Hukum

Ketua KPK Respons Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Biarkan Kejagung Berproses Dulu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, belum membuka peluang lembaganya mengambil…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
2 jam lalu
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Hukum

Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK, Barang Bukti Disita dalam Kasus Bupati Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman Anggota 5 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up