Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 5 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Pigai ‘Lisensi’ Aktivis HAM, Cara Halus Monopoli Suara Publik Sekaligus Bungkam Kritik
Nasional

Wacana Pigai ‘Lisensi’ Aktivis HAM, Cara Halus Monopoli Suara Publik Sekaligus Bungkam Kritik

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: Mei 5, 2026 11:48 am
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan sambutan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025).
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan sambutan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Putra M. Akbar/nym)
SHARE

Rencana Menteri HAM Natalius Pigai membentuk tim asesor dalam menentukan siapa yang layak disebut sebagai aktivis HAM mendapat kritik. 

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Felia Primaresti menilai, wacana tersebut merupakan bentuk eksklusivitas yang berisiko menjadi alat pemerintah untuk memonopoli narasi publik. 

Hal yang disampaikan oleh Menteri HAM bahwa aktivis itu harus bersertifikasi, menunjukkan adanya eksklusivitas. Seakan orang-orang tertentu saja yang boleh mengkritik pemerintah. Pasti akan bias penentuan kriterianya,” 

kata Felia kepada owrite.id.

Lalu, misalnya pihak yang dianggap boleh mengkritik dan membela HAM di Indonesia adalah orang-orang “pilihan pemerintah”, maka independensi gerakan sosial bakal terkikis. 

Dampak turunannya ialah pengontrolan informasi secara masif. Ruang untuk menghadirkan antitesis, menyajikan data atau bukti tandingan, maupun memunculkan sumber alternatif di luar versi pemerintah, akan tertutup. 

Masyarakat jadi minim (dapatkan) informasi. Apabila merujuk kepada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, itu jelas bertentangan. Karena masyarakat berhak untuk tahu informasi sedetail dan setransparan mungkin. Sehingga perlu ‘perang narasi’, ‘perang data’, ‘perang argumen’,” 

terang Felia.

Perihal komposisi tim asesor yang melibatkan unsur pemerintah dan aparat penegak hukum, ia pesimis lembaga itu mampu bersikap objektif dan tidak menjadi alat pembungkam lawan politik, serta meyakini pemerintah cenderung mengkurasi pihak yang dianggap selaras dengan kepentingan mereka saja. 

Pemerintah pun akan memilih orang-orang yang mereka anggap ‘valid’ sebagai aktivis yang representasi atau inklusivitasnya tidak terjamin. Kembali kepada konsep dasar sertifikasi aktivis saja sudah aneh. Menurut saya, tidak usah ada tim asesor,” 

tegas Felia.

Mula Polemik 

Menteri Pigai mengatakan, pembentukan tim asesor itu akan berada di bawah Komnas HAM maupun Komnas Perempuan, tergantung kepada kasus HAM yang sedang dibela oleh si aktivis. Tim asesor akan menyeleksi aktivis HAM tersebut. 

Aktivis, pembela HAM, pekerja HAM itu ada yang dibayar dan tidak dibayar. Dibayar artinya dibayar oleh rekanan, perusahaan, atau oknum tertentu. (Bahkan) juga kerja murni tanpa dibayar. Supaya tidak salah kaprah menentukan dia sedang bekerja sebagai pembela HAM atau tidak, maka perlu ada tim seleksi berdasar kriteria yang ditentukan,”

ucap dia.

Dasar aturan tim asesor, yakni Undang-Undang HAM yang direncanakan akan diubah. 

Tag:aktivisMenteri HAMnatalius pigaisertifikasi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kereta api (KA) jarak jauh melintas di samping taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/nz)
Nasional

Kakorlantas Bertemu Manajemen Taksi Green SM: Kesalahan Kecelakaan Tak Mutlak pada Sopir

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menerima audiensi dari manajemen taksi listrik Green SM ditengah proses penyidikan kecelakaan kereta api. Pertemuan membahas peningkatan keselamatan dan tata kelola transportasi. Pendekatan secara…

By
Rahmat
Adi Briantika
3 Min Read
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak berhadap lawan Persija Jakarta main di SUGBK
Olahraga

Persib Tak Gentar, Bojan Hodak Justru Ingin Duel Lawan Persija Digelar di GBK

Pertandingan sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti dalam lanjutan Super League 2025/2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, dan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Kapal Perang Iran IRIS Dena saat berlatih di India. (Sumber: wikipedia)
Internasional

Selat Hormuz Bergejolak Lagi, 7 Kapal Cepet Iran Kena Serangan Militer AS

Presiden Donald Trump mengatakan, AS telah menyerang tujuh "kapal cepat" Iran di Selat Hormuz, saat Washington berupaya memandu kapal-kapal yang terdampar keluar dari Teluk melalui selat tersebut. Serangan AS terjadi…

By
Iren Natania
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi aktivis HAM
Nasional

Wacana Tim Asesor Pembela HAM: Bahaya “Kasta Aktivis” dan Defensif Pemerintah Terhadap Kritik

Wacana sertifikasi aktivis yang digulirkan oleh Menteri HAM Natalius Pigai dikhawatirkan melahirkan…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 jam lalu
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Nasional

Naik ke Penyidikan, Polisi Dalami Peran PT Vinfast dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Polda Metro Jaya masih melakukan rangkaian pemeriksaan saksi kasus kecelakaan antara taksi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
4 jam lalu
Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, saat berpidato di acara Milad ke-5 Partai Ummat melalui kanal resmi akun YouTube Partai Ummat Official.
Nasional

Terungkap! Ini Pemicu Gatot Nurmantyo Dipecat Jokowi dari Panglima TNI

Jenderal (Purn) TNI, Gatot Nurmantyo menceritakan bagaimana dirinya dipecat dari jabatannya sebagai…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
4 jam lalu
Tersangka kasus dugaan suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Orlando Hamonangan menutupi wajahnya usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/4/2026). KPK melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap mantan Kepala Seksi Intelijen Ditjen Bea Cukai tersebut sebagai tersangka dalam perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Nasional

KPK Deteksi Pihak yang Mengaku Bisa ‘Atur’ Kasus Korupsi Impor Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat info ihwal pihak yang mengaku bisa 'mengurus'…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up