Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, mengaku menjadi korban eksploitasi dari pemutara film dokumenter ‘Pesta Babi’.
Sebagaimana diketahui, Mama Sinta merupakan salah satu pemeran film dokumenter tersebut yang vokal menentang keras Pembangunan Strategis Nasional (PSN) di tanah Papua.
“Mereka putar film pesta babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali! Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan,” kata Mama Sinta di Pold Metro Jaya, Jumat 29 Mei 2026.







