Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Megawati Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Sikap PDIP Dipertanyakan
Politik

Megawati Menangis Usai Nonton Film Pesta Babi, Sikap PDIP Dipertanyakan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 27, 2026 6:23 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 bulan lalu
Share
Poster Film Pesta Babi. (Sumber: Istimewa)
Poster Film Pesta Babi. (Sumber: Istimewa)
SHARE

Polemik film dokumenter Pesta Babi karya Dhandy Laksono terus memantik perdebatan publik. 

Film yang menyoroti dampak Proyek Strategi Nasional (PSN) terhadap alam dan masyarakat Papua itu semakin menjadi sorotan setelah Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dikabarkan menangis usai menontonnya.

Reaksi emosional Megawati dinilai sebagai respons manusiawi terhadap potret penderitaan masyarakat, khususnya kaum perempuan di Papua yang terdampak langsung dari proyek pembangunan.

Nobar Film Pesta Babi Banyak Dibubarkan, Dandhy: Penonton Malah Makin Membludak

Pengamat politik Fernando Emas menyebut, tangisan tersebut tidak bisa dilepaskan dari sisi kemanusiaan seorang ibu.

Jadi bukan sekedar nangis-menangis lah kan, Kalau ibu megawati menangis, wajar-wajar aja,”

kata Fernando kepada Owrite Media, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurutnya, gambaran kondisi sosial dalam film itu memang berpotensi menggugah empati, terutama bagi perempuan.

Sebagai seorang ibu melihat situasi di Papua, yang banyak ibu-ibu berdampak dari kebijakan PSN. Banyak ibu-ibu yang merasakan situasinya, wajar-wajar aja ketika kebijakan itu buat menangis,”

ucapnya.

Namun, Fernando menegaskan bahwa persoalan tidak berhenti pada ekspresi emosional semata.

Baca juga:
Karhutla Mengganas di 7 Provinsi: 281 Titik Api Bakar 1.945… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui informasi perihal sejumlah titik kasus kebakaran…
PDIP Kritik MBG di 2027 Dapat Rp232,5 Triliun: Dari Awal… Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengkritik keras desain manajemen program…
Ekonomi Ambruk, Pengamat Desak Prabowo Reshuffle Besar-besaran Ganti Menteri Gagal Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Prabowo Subianto didesak melakukan evaluasi menyeluruh…
  • Karhutla Mengganas di 7 Provinsi: 281 Titik Api Bakar 1.945 Hektare
  • PDIP Kritik MBG di 2027 Dapat Rp232,5 Triliun: Dari Awal Rumit, Hanya…
  • Ekonomi Ambruk, Pengamat Desak Prabowo Reshuffle Besar-besaran Ganti Menteri Gagal

Menunggu Langkah Konkret PDIP

Ia mempertanyakan sikap politik PDIP terhadap proyek yang disorot dalam film tersebut.

Sekarang begini, tinggal bagaimana sikap dari PDIP terkait PSN itu, benar apa tidak itu bijakan pemerintah,”

tanya Fernando.

Direktur Rumah Politik Indonesia itu menilai, publik menunggu langkah konkret, bukan sekadar respons emosional dari pejabat atau pimpinan partai politik.

Ada nggak sikap yang jelas kan gitu, ada nggak? Apakah sikap tegas PDIP terkait dengan PSN tersebut?,”

tegasnya.

Fernando juga mengingatkan bahwa tangisan tidak akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat yang terdampak.

‘Pesta Babi’ Dibubarkan, Komnas HAM Ingatkan Aparat dan Pemerintah Wajib Jamin Kebebasan Ekspresi

Jadi kalau hanya sekedar menangis, ini kan sesuatu yang alami aja. Gak ada sesuatu yang akan bisa berdampak terkait dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat di Papua,”

jelasnya.

Bahkan, menurutnya, reaksi serupa bisa muncul dari siapa saja yang menyaksikan film tersebut.

Jadi kalau hanya menangis, ya semua ibu-ibu juga akan menangis kalau nonton film tersebut,”

tutup Fernando.

Kontroversi Pesta Babi kini tak hanya membuka diskusi soal lingkungan dan pembangunan, tetapi juga menguji konsistensi sikap politik partai terhadap kebijakan pemerintah yang menuai kritik.

Tag:Fernando EmasFilm Pesta BabiMegawati SoekarnoputripapuaPapua SelatanPDIPPengamat PolitikPSN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Erick Thohir Turun Langsung Cek Stadion Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, SUGBK Sudah 86 Persen
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek kesiapan sejumlah stadion
4
DPR Gerah Pertanyakan Aturan Sawit RI: Bangun Standar Sendiri atau Ikuti Ekspektasi Eropa?
By Rika Pangesti
Sejumlah truk pengangkut TBS kelapa sawit mengantre sebelum pembongkaran muatan.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Politik

Menteri Sibuk Bangun Citra Politik tapi Program Mandek, Layak Jadi Sasaran Reshuffle

Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, evaluasi kabinet dinilai sudah…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus
Politik

Kesepakatan Dasco dengan Aktivis Pati Soal RUU Perampasan Aset Bukan Otomatis Keputusan DPR

Pertemuan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan perwakilan aktivis Pati…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Politik

Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran

Keberadaan wakil menteri atau wamen yang banyak di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
2 jam lalu
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman memberikan keterangan pers terkait RUU Penyesuaian Pidana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025). Komisi III DPR menyatakan bahwa RUU Penyesuaian Pidana itu harus dibentuk untuk menyesuaikan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang segera diberlakukan pada awal 2026.
Politik

Habiburokhman Balik Jawab Tudingan DPR Lamban, RUU Perampasan Aset Tak Bisa Asal Disahkan

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjawab tudingan terhadap DPR yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up