Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 1 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Nilai TKA Hancur Lebur karena Kepentingan Politik dan Kebijakan Sering Berubah
Nasional

Nilai TKA Hancur Lebur karena Kepentingan Politik dan Kebijakan Sering Berubah

Ani RatnasariAmin Suciady
Last updated: Juni 1, 2026 12:04 pm
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026). (ANTARA FOTO/Andry Denisah/agr)
SHARE

Rendahnya capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dinilai tidak bisa dibebankan hanya kepada guru maupun siswa. Pengamat pendidikan menegaskan hasil tersebut merupakan cerminan persoalan yang lebih besar, yakni tata kelola pendidikan nasional yang dinilai masih bermasalah dari tingkat sekolah hingga pembuat kebijakan.

Daftar isi Konten
  • Perubahan Kebijakan dan Kepentingan Politik
  • Evaluasi Implementasi Kurikulum

Konsultan pendidikan, Ina Liem menilai rendahnya nilai TKA seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh ekosistem pendidikan, bukan sekadar mencari pihak yang harus disalahkan.

Kalau hasil rata-ratanya rendah, kesalahannya bukan di siswa. Yang harus ditekan adalah sistemnya, bukan anak didiknya,”

kata Ina.

Selama ini, perhatian publik kerap tertuju pada kemampuan siswa atau kualitas guru ketika hasil assessment menunjukkan capaian yang rendah. Padahal, persoalan pendidikan jauh lebih kompleks, dan melibatkan tata kelola yang berada di atas.

Alarm Pendidikan RI! Nilai Rata-rata Matematika Siswa SMP di TKA 2026 Cuma 40

Ina juga menyoroti mekanisme pemilihan kepala sekolah yang menurutnya masih belum sepenuhnya didasarkan pada kapasitas dan kompetensi kepemimpinan pendidikan.

Kondisi tersebut lah yang kemudian akan berdampak pada kualitas pengelolaan sekolah dan proses pembelajaran yang diterima siswa.

Yang harus ditekan ya sistemnya. Sistem itu ya mulai dari tata kelola, tata kelola itu mulai dari memilih kepala sekolah. Bukan berdasarkan kedekatan dengan dinas pendidikan, tapi berdasarkan itu memang orang-orang yang mampu punya kapasitas memimpin sekolah. Nah disitu yang nanti kedepannya bisa menghasilkan sistem pendidikan yang lebih baik,”

ujarnya.
Baca juga:
Nilai TKA Anjlok, Pengamat Minta Jangan Salahkan Anak Rendahnya nilai rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diumumkan Kementerian Pendidikan Dasar…
Lelucon Akademik: Sekolah 9 Tahun Cuma Diringkas dalam Hitungan Jam,… Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sebagai instrumen baru untuk mengukur capaian…
Prabowo Jadi Presiden Paling Rajin Keluar Negeri, Sahabat Lama Beri… Perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan. Kali ini kritik…
  • Nilai TKA Anjlok, Pengamat Minta Jangan Salahkan Anak
  • Lelucon Akademik: Sekolah 9 Tahun Cuma Diringkas dalam Hitungan Jam, Hasil TKA…
  • Prabowo Jadi Presiden Paling Rajin Keluar Negeri, Sahabat Lama Beri Peringatan

Perubahan Kebijakan dan Kepentingan Politik

Ia juga menilai perubahan kebijakan pendidikan yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir, membuat sekolah dan guru kesulitan beradaptasi.

Menurutnya, banyak kebijakan lahir bukan berdasarkan kebutuhan siswa, melainkan karena adanya kepentingan kelompok tertentu.

Selama ini kebijakan pendidikan terlalu sering berubah. Yang jadi pertanyaan, apakah perubahan itu benar-benar untuk kepentingan siswa atau karena kepentingan lain,”

katanya.

Persoalan pendidikan juga tidak bisa dilepaskan dari pengaruh politik yang masih kuat di tingkat daerah. Ina menyebut banyak aktor dalam sistem pendidikan yang tidak berada dalam kendali langsung kementerian, termasuk dinas pendidikan yang memiliki peran besar dalam menentukan arah kebijakan di daerah.

Lelucon Akademik: Sekolah 9 Tahun Cuma Diringkas dalam Hitungan Jam, Hasil TKA 2026 Dikritik

Kondisi tersebut yang kemudian membuat upaya perbaikan pendidikan sering kali tidak berjalan optimal, karena harus berhadapan dengan berbagai kepentingan di luar dunia pendidikan.

Pendidikan seharusnya dibebaskan dari kepentingan politik. Selama masih banyak intervensi politik dalam pengelolaan pendidikan, akan sulit menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada peserta didik,”

ujarnya.

Evaluasi Implementasi Kurikulum

Sementara itu, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Itje Chodidjah menilai rendahnya nilai TKA juga menunjukkan perlunya evaluasi terhadap implementasi kurikulum di ruang kelas.

Menurut Itje, sejak Kurikulum 2006, Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka arah kebijakan pendidikan sebenarnya tidak banyak berubah karena sama-sama menekankan penguatan literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis.

Namun, tujuan tersebut kerap tidak diterjemahkan secara optimal dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Yang perlu dievaluasi adalah proses pembelajaran yang terjadi di kelas dan bagaimana sekolah menerjemahkan kurikulum ke dalam praktik pembelajaran,”

kata Itje.
Baca juga:
Inovasi Hukum Pengadilan Militer Medan: Tentara Hilangkan Nyawa Anak Cuma… Putusan Majelis Hakim Pengadilan Militer I-02 Medan yang menjatuhkan vonis 10 bulan…
Militer Berduka: Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD Kabar duka menyelimuti dunia militer Tanah Air. Mantan Menteri Pertahanan periode 2014-2019,…
Here We Go! Identitas SIM Palsu Kena Jegal, Komdigi Wajibkan… Kejahatan di ruang digital kerap terjadi, seperti penipuan digital, spam call, hingga…
  • Inovasi Hukum Pengadilan Militer Medan: Tentara Hilangkan Nyawa Anak Cuma 10 Bulan…
  • Militer Berduka: Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD
  • Here We Go! Identitas SIM Palsu Kena Jegal, Komdigi Wajibkan Scan Muka…

Ia menegaskan, rendahnya nilai TKA bukan semata-mata menunjukkan kegagalan siswa, melainkan hasil dari proses pendidikan yang berlangsung selama ini.

Karena itu, kedua pengamat sepakat bahwa hasil TKA seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, kepemimpinan pendidikan, hingga konsistensi kebijakan nasional yang bebas dari kepentingan politik.

Tag:HeadlinePelajarPendidikanPolitikSekolahSiswaTes Kemampuan Akademiktks
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Jay Idzes Absen, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
By Hadi Febriansyah
TC Timnas Indonesia di Jakarta
1
Gondol Rp84 Juta, Pasutri Pemilik WO Marwah Resmi ‘Pindah Rumah’ ke Sel
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi wedding organizer.
2
Inovasi Hukum Pengadilan Militer Medan: Tentara Hilangkan Nyawa Anak Cuma 10 Bulan Penjara
By Rahmat Tunny
ilustrasi dibuat oleh AI.
3
Pemilu 3 Tahun Lagi, Jokowi Mulai Safari Politik: Demi Muluskan Jalan Gibran?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo ketika menjabat sebagai presiden.
4
Mulai Berlaku Besok! Eksportir Batu Bara, Sawit, dan Ferro Alloy Wajib Lapor ke PT DSI
By Rahmat Tunny
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) bersama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kanan), Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kanan), dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari (kiri) menyampaikan Konferensi Pers Persiapan Operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Nasional

Bawa Pesan Bung Karno Soal Berdikari, Prabowo Tegaskan Indonesia Bukan Bangsa ‘Mental Pengemis’

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak ingin berpangku tangan dari negara-negara lain.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
13 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto melakukan penghormatan saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Nasional

Rakyat Bukan Alat Proyek! Prabowo Tantang Kelompok ‘Tak Cinta Tanah Air’ Penyumbat Ekonomi RI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya tidak ingin menumbalkan rakyat menjadi alat pembangunan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
28 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Nasional

Prabowo Tegaskan Ekspor SDA Satu Pintu untuk Setop Manjakan Asing

Presiden Prabowo Subianto menegaskan penerapan kebijakan ekspor satu pintu untuk seluruh komoditas…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
59 menit lalu
WNI menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias, pada Selasa, 26 Mei 2026.
Nasional

Biar Hemat Anggaran, Eks Menlu RI Ngajarin Prabowo Cara Diplomasi yang Benar, Begini Caranya! 

Kritik terhadap frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto terus bermunculan. Kali…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up