Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 3 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Skandal Riset Palsu Terkuak, Kemdikti Ancam Seret Pelaku ke Ranah Pidana
Nasional

Skandal Riset Palsu Terkuak, Kemdikti Ancam Seret Pelaku ke Ranah Pidana

Rika PangestiAmin Suciady
Last updated: Juni 2, 2026 8:28 pm
Rika Pangesti
Amin Suciady
Share
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam rapat tersebut Mendiktisaintek memastikan pihaknya tidak menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan, melainkan justru akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di era sekarang. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam rapat tersebut Mendiktisaintek memastikan pihaknya tidak menutup program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan, melainkan justru akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di era sekarang. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
SHARE

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, memastikan pemerintah tidak tinggal diam terhadap kasus dugaan pemalsuan identitas dan riset yang menyeret sejumlah nama dalam konferensi internasional. Kemendikti bahkan mulai mengkaji langkah hukum terhadap para terduga pelaku.

Brian mengatakan, pihaknya langsung membentuk tim investigasi yang dipimpin Inspektur Jenderal (Irjen) Kemdikti Saintek begitu menerima informasi terkait kasus tersebut. Ia menyebut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kampus tempat salah satu terduga pelaku menempuh pendidikan.

Baca juga:
Skandal “Ilmuwan Bodong” Gegerkan Konferensi Dunia, Nama Indonesia Kini Dipertaruhkan Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan skandal pemalsuan identitas dan riset palsu…
Mendiktisaintek Soal Pelecehan Seksual di UI: Kasus Terus Jalan Tak… Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) angkat bicara terkait kekerasan seksual…
Mendikdasmen: Ada Gejala Generasi Muda Belajar STEM Cukup Rendah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abduk Mu'ti mengatakan banyak generasi muda…
  • Skandal “Ilmuwan Bodong” Gegerkan Konferensi Dunia, Nama Indonesia Kini Dipertaruhkan
  • Mendiktisaintek Soal Pelecehan Seksual di UI: Kasus Terus Jalan Tak Berhenti di…
  • Mendikdasmen: Ada Gejala Generasi Muda Belajar STEM Cukup Rendah

Kami begitu mendapatkan informasi ini, langsung membentuk tim yang dipimpin oleh Ibu Irjen. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kampus UNY, kampus tempat lulus S1-nya dari yang terduga melakukan pelanggaran ini,”

kata Brian di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2026.

Terduga Pelaku Tak Ada dari Kalangan Dosen

Namun, hasil penelusuran awal menemukan fakta bahwa sebagian besar terduga pelaku ternyata tidak memiliki afiliasi formal sebagai dosen maupun peneliti di perguruan tinggi Indonesia.

Kondisi ini membuat ruang gerak kementerian menjadi terbatas karena kewenangan sanksi administratif hanya berlaku bagi sivitas akademika yang berada di bawah naungan perguruan tinggi.

Kami mendapati bahwa ternyata hampir semuanya, hanya satu kalau tidak salah, yang memiliki afiliasi sebagai dosen atau peneliti di kampus Indonesia. Artinya ketika itu bukan dosen, kewenangan kami sebagai kementerian tidak masuk ke dalam ranah itu,”

ujarnya.

Meski demikian, Brian menegaskan investigasi tetap berjalan. Bersama UNY, kementerian terus mengumpulkan data dan keterangan untuk mengungkap motif serta bentuk pelanggaran yang diduga dilakukan para pelaku.

Menurut dia, UNY telah memanggil empat orang yang diduga terlibat untuk dimintai klarifikasi.

UNY juga telah mengundang langsung pelaku ini. Ada empat orang yang diundang untuk ditanyai motif dan sebagainya,”

katanya.
Skandal “Ilmuwan Bodong” Gegerkan Konferensi Dunia, Nama Indonesia Kini Dipertaruhkan

Brian mengungkapkan, salah satu temuan yang menguat adalah dugaan penggunaan afiliasi perguruan tinggi tanpa izin. Praktik tersebut dinilai tidak hanya melanggar etika akademik, tetapi juga berpotensi masuk ke ranah pidana karena mencatut nama institusi pendidikan untuk kepentingan tertentu.

Salah satu yang kami temukan adalah penggunaan afiliasi tanpa izin dari kampus tertentu di Indonesia. Artinya mereka mencatut nama perguruan tinggi tanpa izin dan juga berarti melakukan penipuan,”

tegasnya.

Karena itu, Kemdikti Saintek kini membuka kemungkinan membawa kasus tersebut ke jalur hukum. Langkah itu dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi reputasi akademik Indonesia di mata dunia.

Kami saat ini sedang terus-menerus mengumpulkan data-data apa yang nantinya bisa kita lakukan proses hukum terhadap terduga pelaku ini. Karena kami meyakini kalau tidak ada tindakan hukum, kami khawatir tidak memberikan efek jera,”

ujar Brian.
Baca juga:
Kena Reset! Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN… Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional…
Ini Sejumlah Catatan Penting dan Alasan Prabowo Copot Dadan dari… Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan, terkait alasan pencopotan Kepala Badan Gizi…
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Sekaligus! Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN).…
  • Kena Reset! Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan
  • Ini Sejumlah Catatan Penting dan Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN
  • Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Sekaligus!

Ia mengingatkan dampak kasus ini tidak hanya menyangkut individu yang terlibat, tetapi juga dapat mencoreng kredibilitas peneliti Indonesia secara keseluruhan.

Terlebih, dari hasil penelusuran awal, kualitas karya yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut dinilai jauh dari standar akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Secara etika dan juga secara pandangan dunia internasional ini akan sangat bisa membuat citra yang negatif untuk peneliti-peneliti di Indonesia. Karena dari sisi substansi yang disampaikan itu memang kualitasnya sangat tidak memadai untuk sebuah karya ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan,”

kata Brian.

Kemdikti Saintek berharap proses yang sedang berjalan dapat menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba memanipulasi identitas maupun afiliasi akademik demi mendapatkan pengakuan ilmiah.

Menurut Brian, kasus ini harus dituntaskan agar tidak muncul lagi praktik serupa yang merugikan dunia pendidikan dan riset nasional.

Ini yang akan kami proses terus sehingga diharapkan memberikan efek jera dan juga tidak membuat banyak lagi oknum-oknum yang melakukan tindakan serupa,”

pungkasnya.
Tag:Brian Yuliartokarya ilmiah palsuMendikti SaintekRiset Palsu
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di bidang jurnalistik dan media digital, ia telah meliput berbagai isu nasional mulai dari dinamika politik hingga perkembangan sosial yang berdampak pada masyarakat Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan Ilmu Jurnalistik dan Magister Ilmu Komunikasi Politik, Rika mengedepankan akurasi, verifikasi, serta prinsip keberimbangan dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
4
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
By Anisa Aulia
Ilustrasi pajak
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Nasional

Ini Sejumlah Catatan Penting dan Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan, terkait alasan pencopotan Kepala Badan Gizi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Potret Nanik S. Deyang.
Nasional

Kena Reset! Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan

Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
6 jam lalu
Kepala BGN, Dadan Hindayana
Nasional

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Sekaligus!

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN).…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
6 jam lalu
Ilustrasi Anggota Kepolisian
Nasional

DPR Bantah Isu Perluasan Kewenangan Polri, RUU Hanya Revisi 8-9 Pasal

Komisi III DPR RI membantah anggapan bahwa Revisi Undang-Undang (RUU) Polri akan…

Rika PangestiAmin Suciady
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up