Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Viral Remaja Hujat Ibu Penjual Live, Ahli Ungkap Bahaya Cyber Bullying yang Mengintai
Nasional

Viral Remaja Hujat Ibu Penjual Live, Ahli Ungkap Bahaya Cyber Bullying yang Mengintai

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 7, 2026 8:18 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
59 menit lalu
Share
Ilustrasi seorang wanita di Bullying
Ilustrasi seorang wanita di Bullying (Foto: unsplash.com)
SHARE

Kasus cyber bullying atau perundungan di dunia maya masih menjadi ancaman serius di era digital. Seperti belum lama ini sejumlah remaha ramai-ramai menghujat seorang ibu yang berjualan secara live di salah satu platform media sosial.

Hal tersebut tentu dangat mengkhawatirkan. Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University Yusuf Ryad megatakan fenomena tersebut mengindikasikan gejala sosial yang mencerminkan kualitas interaksi masyarakat.

Media sosial seharusnya menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan interaksi positif, tetapi justru sering dipakai sebagai sarana melampiaskan agresi dan emosi negatif.

Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara perkembangan teknologi dengan kesiapan budaya dan psikologis masyarakat kita. Bullying di media sosial adalah suatu bentuk kekerasan verbal yang nyata dan berdampak serius bagi masyarakat. Fenomena ini harus dipahami sebagai isu serius yang menuntut perhatian kolektif dan perlu kita hadapi bersama,”

ucap Yusuf dalam keterangan resminya.

Yusuf mengatakan, remaja yang mudah menghujat di media sosial mengalami proses psikologis masa perkembangan berupa kontrol emosi dan pengendalian diri yang belum matang.

Sifat media sosial yang anonim dan instan membuat mereka merasa aman untuk mengekspresikan kata-kata kasar secara spontan lewat kolom komentar tanpa konsekuensi secara langsung.

Anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko tumbuh dengan pola komunikasi kasar, sulit membangun hubungan sehat, dan bahkan bisa mengalami masalah psikologis seperti kecemasan sosial atau kesulitan beradaptasi di dunia nyata,”

ujarnya.

Memicu Guncangan Emosional, Stres, Rasa Cemas

Dari sisi korban, serangan verbal digital di luar ekspektasi ini berisiko memicu guncangan emosional, stres, rasa cemas, dan menurunkan kepercayaan diri.

Kasus Bullying di SMPN 19 Tangsel, Ortu Harus Ajarkan Moral pada Anak

Korban bisa merasa terisolasi, takut tampil kembali, atau ragu melanjutkan aktivitas yang sebelumnya ia lakukan dengan penuh harapan.

Pada lansia, dampaknya bisa lebih berat karena mereka lebih rentan secara emosional dan tidak terbiasa menghadapi tekanan sosial di ruang digital. Dalam jangka panjang, pengalaman negatif yang terjadi terus-menerus ini dapat meninggalkan luka psikologis berupa trauma, rasa malu, atau menarik diri dari lingkungan sosial,”

imbuh Yusuf.

Sebagai solusi, Yusuf menegaskan bahwa strategi penanggulangan harus difokuskan pada aspek psikologis dan sosial secara kolektif.

Remaja perlu dibekali literasi digital yang menekankan etika berkomunikasi di ruang publik,”

ungkapnya.

Edukasi, lanjutnya, harus menekankan pentingnya empati dan penghargaan terhadap orang lain. Melalui pembelajaran di sekolah, keluarga, maupun komunitas, remaja dapat dilatih untuk melihat media sosial sebagai sarana membangun interaksi positif, bukan tempat melampiaskan emosi atau mencari perhatian dengan cara merendahkan orang lain.

Dari sisi komunitas, masyarakat harus bergerak membangun norma sosial baru yang menghapus budaya perundungan dan diskriminasi.

Dukungan kolektif berupa limpahan komentar positif, pembelaan terhadap korban, serta pelaporan konten perundungan secara massal sangat dibutuhkan untuk menciptakan tekanan sosial, sehingga tindakan menghujat tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang wajar,”

tandasnya.

Secara kelembagaan, platform digital, media sosial, dan institusi pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk ekosistem yang sehat.

Moderasi konten, kampanye literasi digital, serta pendidikan etika komunikasi harus berjalan beriringan.

Dengan pendekatan kolektif ini, fenomena hujatan di media sosial akan dianggap sebagai isu bersama yang menuntut solidaritas sosial dan regulasi yang tegas,”

tambahnya.
Tag:Cyber BullyingEtika DigitalKesehatan MentalMedia Sosialremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
4
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai (kiri) bersama Wakil Menteri HAM Mugiyanto (kanan) menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian HAM tahun 2027. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Nasional

Wamen HAM: Warga Papua Belum Berani Pulang karena Tak Merasa Aman

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto mengungkapkan, banyak warga yang…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
3 jam lalu
Wakil Menteri HAM Mugiyanto dan Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran di Kementerian HAM, 7 Juli 2026.
Nasional

Gejolak Papua: Kasus Pilot AS dan Ibu Hamil Ditembak, Fadil Imran Janji Penegakan Hukum Tetap Gaspol

TNI dan Polri berbagi tugas dalam mengusut kasus kekerasan bersenjata yang memanas…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Pemerintah, TNI, dan Polri mengadakan rapat soal kondisi Papua terkini, 7 Juli 2026.
Nasional

Komjen Fadil Imran Tegaskan Polri Gak Anti-Kritik Soal Penegakan Hukum di Papua

Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menegaskan kepolisian tidak menutup diri terhadap…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 jam lalu
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau kondisi cuaca di Kantor Pusat BMKG, Jakarta
Nasional

Usai Ribuan Kematian di Eropa, Ahli Peringatkan Indonesia Bisa Hadapi Panas Ekstrem

Melihat fenomena panas ekstrem di Eropa yang menyebabkan ribuan orang meninggal dunia,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up