Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Viral Remaja Hujat Ibu Penjual Live, Ahli Ungkap Bahaya Cyber Bullying yang Mengintai
Nasional

Viral Remaja Hujat Ibu Penjual Live, Ahli Ungkap Bahaya Cyber Bullying yang Mengintai

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 7, 2026 8:18 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Ilustrasi seorang wanita di Bullying
Ilustrasi seorang wanita di Bullying (Foto: unsplash.com)
SHARE

Kasus cyber bullying atau perundungan di dunia maya masih menjadi ancaman serius di era digital. Seperti belum lama ini sejumlah remaha ramai-ramai menghujat seorang ibu yang berjualan secara live di salah satu platform media sosial.

Hal tersebut tentu dangat mengkhawatirkan. Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University Yusuf Ryad megatakan fenomena tersebut mengindikasikan gejala sosial yang mencerminkan kualitas interaksi masyarakat.

Media sosial seharusnya menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan interaksi positif, tetapi justru sering dipakai sebagai sarana melampiaskan agresi dan emosi negatif.

Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara perkembangan teknologi dengan kesiapan budaya dan psikologis masyarakat kita. Bullying di media sosial adalah suatu bentuk kekerasan verbal yang nyata dan berdampak serius bagi masyarakat. Fenomena ini harus dipahami sebagai isu serius yang menuntut perhatian kolektif dan perlu kita hadapi bersama,”

ucap Yusuf dalam keterangan resminya.

Yusuf mengatakan, remaja yang mudah menghujat di media sosial mengalami proses psikologis masa perkembangan berupa kontrol emosi dan pengendalian diri yang belum matang.

Sifat media sosial yang anonim dan instan membuat mereka merasa aman untuk mengekspresikan kata-kata kasar secara spontan lewat kolom komentar tanpa konsekuensi secara langsung.

Anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko tumbuh dengan pola komunikasi kasar, sulit membangun hubungan sehat, dan bahkan bisa mengalami masalah psikologis seperti kecemasan sosial atau kesulitan beradaptasi di dunia nyata,”

ujarnya.

Memicu Guncangan Emosional, Stres, Rasa Cemas

Dari sisi korban, serangan verbal digital di luar ekspektasi ini berisiko memicu guncangan emosional, stres, rasa cemas, dan menurunkan kepercayaan diri.

Kasus Bullying di SMPN 19 Tangsel, Ortu Harus Ajarkan Moral pada Anak

Korban bisa merasa terisolasi, takut tampil kembali, atau ragu melanjutkan aktivitas yang sebelumnya ia lakukan dengan penuh harapan.

Pada lansia, dampaknya bisa lebih berat karena mereka lebih rentan secara emosional dan tidak terbiasa menghadapi tekanan sosial di ruang digital. Dalam jangka panjang, pengalaman negatif yang terjadi terus-menerus ini dapat meninggalkan luka psikologis berupa trauma, rasa malu, atau menarik diri dari lingkungan sosial,”

imbuh Yusuf.

Sebagai solusi, Yusuf menegaskan bahwa strategi penanggulangan harus difokuskan pada aspek psikologis dan sosial secara kolektif.

Remaja perlu dibekali literasi digital yang menekankan etika berkomunikasi di ruang publik,”

ungkapnya.

Edukasi, lanjutnya, harus menekankan pentingnya empati dan penghargaan terhadap orang lain. Melalui pembelajaran di sekolah, keluarga, maupun komunitas, remaja dapat dilatih untuk melihat media sosial sebagai sarana membangun interaksi positif, bukan tempat melampiaskan emosi atau mencari perhatian dengan cara merendahkan orang lain.

Dari sisi komunitas, masyarakat harus bergerak membangun norma sosial baru yang menghapus budaya perundungan dan diskriminasi.

Dukungan kolektif berupa limpahan komentar positif, pembelaan terhadap korban, serta pelaporan konten perundungan secara massal sangat dibutuhkan untuk menciptakan tekanan sosial, sehingga tindakan menghujat tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang wajar,”

tandasnya.

Secara kelembagaan, platform digital, media sosial, dan institusi pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk ekosistem yang sehat.

Moderasi konten, kampanye literasi digital, serta pendidikan etika komunikasi harus berjalan beriringan.

Dengan pendekatan kolektif ini, fenomena hujatan di media sosial akan dianggap sebagai isu bersama yang menuntut solidaritas sosial dan regulasi yang tegas,”

tambahnya.
Tag:Cyber BullyingEtika DigitalKesehatan MentalMedia Sosialremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
1
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
2
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
3
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
4
Prabowo soal LNG Masela: Para Investor Harus Untung, Kita Malu Kalau Mitra Tidak Puas
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) menyapa warga usai meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).
Nasional

Prabowo Blak-blakan Indonesia Butuh Investor Demi Gaji Guru dan Tenaga Kesehatan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia membutuhkan investasi untuk memberikan ruang bagi pemerintah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
5 jam lalu
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
Nasional

Pertamax Ditinggal, Pertamina Ungkap Konsumsi Pertalite Tembus 80 Persen

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite meningkat sejak penyesuaian harga…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
5 jam lalu
Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). PT Pertamina Patra Niaga berupaya melakukan normalisasi antrean panjang dengan menambah jam operasional menjadi 24 jam dan menambah sebanyak 30 unit mobil tangki BBM untuk disalurkan ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/Yudi Mana)
Nasional

Pertamina Akui Panic Buying BBM di Sumatera, Antrean Mengular Dipicu Peralihan ke BBM Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga mengakui sempat terjadi aksi panic buying atau pembelian…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
5 jam lalu
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Nasional

Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah

The Indonesian Institute (TII) menilai implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up