Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kasus di Sampang Jadi Alarm, Negara Harus Perkuat Perlindungan Anak dan Pemulihan Korban
Nasional

Kasus di Sampang Jadi Alarm, Negara Harus Perkuat Perlindungan Anak dan Pemulihan Korban

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 17, 2026 5:11 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gambar ilustrasi revisi UU perlindungan anak
Gambar ilustrasi revisi UU perlindungan anak (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur dinilai jadi alarm serius bagi sistem perlindungan anak di Indonesia.

Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute (TII) Made Natasya Restu Dewi Pratiwi menilai insiden itu menunjukkan masih lemahnya upaya pencegahan, penegakan hukum, dan pemulihan korban kekerasan seksual terhadap anak.

Kasus ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Kekerasan seksual terhadap anak bukan hanya merampas rasa aman,”

kata Natasya, dalam keterangannya, Jumat, 17 Juli 2026.
Baca juga:
Rumah Tak Lagi Aman, 20.573 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di… Rumah yang semestinya menjadi tempat paling aman bagi anak justru masih menjadi…
Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII:… Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…
Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan… Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…
  • Rumah Tak Lagi Aman, 20.573 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Lingkungan Keluarga
  • Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU…
  • Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan…

Menurut Natasya, kasus itu tak hanya mencerminkan brutalnya kejahatan seksual terhadap anak. Namun, juga jadi bukti bahwa implementasi perlindungan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) belum berjalan optimal.

Juga mengancam masa depan korban, terutama kesehatan mental, kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kualitas hidupnya dalam jangka Panjang,”

tutur Natasya.

Dia bilang negara harus memastikan bahwa pelaku dimintai pertanggungjawaban secara maksimal sesuai hukum yang berlaku.

Serta menjamin pemulihan korban secara menyeluruh,”

ujar Natasya.

Ia menilai kasus di Sampang harus jadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan UU TPKS. Sebab, regulasi yang baik tak akan efektif bila penegakan hukum, sistem pencegahan, mekanisme pelaporan, layanan pendampingan, hingga pemulihan belum berpihak kepada korban.

Regulasi yang baik tidak akan memberikan perlindungan nyata apabila penegakan hukum, sistem pencegahan, mekanisme pelaporan, penanganan kasus, dan layanan pemulihan korban belum berjalan secara efektif dan berperspektif korban,”

tuturnya.
Fakta Mengejutkan! Banyak Day Care di Indonesia Belum Penuhi Standar Perlindungan Anak

Natasya mengatakan proses pemulihan korban tak boleh berhenti setelah pelaku diproses secara hukum.

Menurutnya, negara harus menjamin korban memperoleh pendampingan psikologis, layanan kesehatan reproduksi, rehabilitasi sosial, hingga perlindungan jangka panjang agar dapat melanjutkan hidup secara bermartabat.

Selain persoalan penegakan hukum, Natasya mengingatkan kekerasan seksual terhadap anak tidak muncul secara tiba-tiba. Ia menilai budaya yang menormalisasi kekerasan seksual atau rape culture masih jadi akar persoalan yang harus diputus.

Ketika masyarakat masih menoleransi candaan yang merendahkan perempuan, menyalahkan korban, atau menganggap kekerasan seksual sebagai persoalan yang tabu dilaporkan, kita sedang membangun ruang yang memungkinkan kekerasan seksual terus berulang,”

jelas Natasya.
Baca juga:
Menteri PPPA Kecam Ancaman Bom di SDN Srengseng, Tegaskan Sekolah… Ancaman bom di SDN Srengseng, Jakarta, mendapat kecaman keras dari Menteri Pemberdayaan…
Mengenal Child Grooming pada Anak dan Remaja, Modus Predator yang… Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Sampang yang melibatkan puluhan…
Kasus Penyekapan Bandung Bongkar Bahaya Coercive Control, Psikolog: Korban Sulit… Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten…
  • Menteri PPPA Kecam Ancaman Bom di SDN Srengseng, Tegaskan Sekolah Harus Jadi…
  • Mengenal Child Grooming pada Anak dan Remaja, Modus Predator yang Perlu Diwaspadai
  • Kasus Penyekapan Bandung Bongkar Bahaya Coercive Control, Psikolog: Korban Sulit Pergi Bukan…

Penguatan Pendidikan Kesehatan Reproduksi

Merujuk kajian TII 2025, Natasya juga mendorong penguatan pendidikan kesehatan reproduksi komprehensif sejak usia dini sebagai langkah pencegahan. Menurutnya, pendidikan tersebut bertujuan membekali anak memahami konsep persetujuan (consent), batasan tubuh, relasi yang sehat, serta keberanian untuk melapor ketika mengalami kekerasan.

Ia juga menekankan pentingnya setiap anak mengetahui akses pelaporan yang aman, layanan bantuan hukum, layanan kesehatan, hingga pendampingan psikologis yang mudah dijangkau dan ramah anak.

Tanpa akses informasi yang memadai, serta kesadaran dan pemahaman akan isu gender dan masalah kekerasan seksual, fenomena gunung es kekerasan seksual terhadap anak akan terus terjadi,”

tutur Natasya.

Lebih lanjut, Natasya mendorong pemerintah perkuat koordinasi lintas sektor antara aparat penegak hukum, sekolah, fasilitas kesehatan, layanan perlindungan perempuan dan anak, serta masyarakat.

Dengan demikian, ia berharap penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak berjalan cepat, komprehensif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi korban.

Dia minta agar kasus di Sampang tak boleh berhenti sebagai pemberitaan sesaat.

Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi pemerintah untuk menghadirkan langkah konkret dengan perspektif gender dan inklusi,”

tuturnya.

Tag:Kekerasan anakKekerasan SeksualPemerkosaanPerlindungan anaksampang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
4
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono (kanan), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) serta perwakilan Satgas Pangan Kombes Pol Dery Agung Wijaya (kiri) memimpin rapat koordinasi perunggasan di Graha Vetma, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).
Nasional

Amran Copot 13 Pegawai Kementan karena Judol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 jam lalu
Anggota Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan bantuan oksigen kepada warga yang terjebak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026).
Nasional

Basarnas Kekurangan Rp2,29 Triliun, Anggaran SAR 2027 Terjepit

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengaku lembaganya kekurangan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026).
Nasional

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan menunjukkan tren penurunan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 jam lalu
Suasana matahari terbenam di langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (25/8/2026).
Nasional

Anggaran BMKG 2027 ‘Bolong’ Rp2,126 Triliun, Alarm Peringatan Dini Dipertaruhkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih membutuhkan tambahan anggaran Rp2,126 triliun…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up