Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / DPR Soroti Anak Korban Pengeroyokan Maut di Bali, Negara Didesak Turun Tangan
Nasional

DPR Soroti Anak Korban Pengeroyokan Maut di Bali, Negara Didesak Turun Tangan

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 27, 2026 5:58 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea saat Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI ke Provinsi Sumatera Utara
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea saat Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI ke Provinsi Sumatera Utara (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea minta penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang warga berinisial KD di Kabupaten Buleleng, Bali, tak berhenti pada proses hukum terhadap pelaku.

Negara juga didesak memberi pendampingan psikologis kepada anak korban yang menyaksikan langsung ayahnya meninggal dunia.

Negara hukum hanya akan tegak apabila masyarakat menghormati proses hukum, bukan menggantikannya dengan kekerasan,”

kata Marinus, dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.
Baca juga:
Perry Warjiyo Mundur: DPR Wanti-Wanti Calon Gubernur BI Tetap Jaga… Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi H. Amro meminta calon Gubernur…
YLBHI Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak, Negara Tampil dengan… Penerbitan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 yang mengatur pelibatan Babinsa…
Dugaan Korupsi Pakan Satwa KBS Rp10,2 M: DPR Desak Audit… Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyatakan kasus dugaan korupsi anggaran…
  • Perry Warjiyo Mundur: DPR Wanti-Wanti Calon Gubernur BI Tetap Jaga Independensi
  • YLBHI Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak, Negara Tampil dengan Wajah Represi
  • Dugaan Korupsi Pakan Satwa KBS Rp10,2 M: DPR Desak Audit Nasional Lembaga…

Marinus menilai dampak paling berat dari peristiwa itu kini ditanggung anak korban yang masih duduk di bangku kelas I Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, trauma akibat menyaksikan aksi kekerasan secara langsung bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak jika tidak segera ditangani.

Saya juga sangat prihatin karena seorang anak yang masih duduk di kelas 1 SD harus menyaksikan secara langsung ayahnya meninggal dunia akibat tindakan kekerasan tersebut,”

ujar politikus PDIP itu.

Ia mengingatkan luka psikologis yang dialami anak bisa berdampak terhadap perkembangan mental, emosional. Selain itu, masa depan sang anak bila tak segera mendapatkan pendampingan yang memadai.

Dia menyampaikan perlindungan terhadap anak korban telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Menurutnya, negara berkewajiban memastikan korban termasuk anak yang mengalami trauma memperoleh rehabilitasi dan pendampingan.

Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Di sisi lain, Marinus mengecam dugaan aksi main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Ia bilang dugaan tindak pidana tak bisa dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan.

Ia menjelaskan Indonesia adalah negara hukum. Dengan demikian, seluruh proses penegakan hukum harus dilakukan oleh aparat yang berwenang, bukan oleh massa.

Marinus juga minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan memberikan hukuman tegas kepada seluruh pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga:
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti kini menempati posisi pimpinan…
DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) masih menyisakan banyak tanda tanya di…
Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) mulai menuai sorotan dari DPR RI.…
  • Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI
  • DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang Mau Diselesaikan?
  • Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum dan Anggaran…

Ia menilai penegakan hukum yang tegas penting agar tak muncul anggapan bahwa kekerasan massa bisa dijadikan bentuk penghukuman.

Selain itu, perlindungan juga mesti diberikan kepada keluarga korban. Hal itu terutama anak yang mengalami trauma akibat menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Negara hukum hanya akan tegak apabila masyarakat menghormati proses hukum, bukan menggantikannya dengan kekerasan,”

ujar Marinus.

Tag:DPRKorbanNegaraPengeroyokanPsikologis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga
By Syifa Fauziah
Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
1
Shin Tae-yong Buka Suara Usai Persija Tumbang dari Persebaya, Singgung Persiapan Singkat
By Hadi Febriansyah
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong
2
Febrie Dikritik Dapat Perlakuan Istimewa, MAKI: Semua Tersangka Harus Diperlakukan Sama!
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
4
Kaesang Maju di Dapil Puan, PSI Sedang Uji Benteng Terkuat PDIP Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Nasional

Usai Ganti Nakhoda, BGN Janji Buka Akses Pengawasan MBG untuk Orang Tua

Badan Gizi Nasional (BGN) menjanjikan sistem transparansi baru yang memungkinkan masyarakat ikut…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 menit lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
Nasional

BGN Bersih-Bersih! 261 Pegawai Dipecat, 833 Dapur MBG Resmi Disuspend Tanpa Bayaran

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan pemecatan 261 pegawai dan proses…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
39 menit lalu
Ilustrasi polisi menyalahgunakan etomidate.
Nasional

Tanpa Pandang Pangkat: Polri Ogah Pilih Kasih, Kasat Narkoba Polres Tangsel cs Disikat

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Jhonny Edison Isir menyatakan kepolisian tidak tebang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 jam lalu
Menteri PPPA Arifah Fauzi (kanan) melihat anak-anak bermain saat meninjau stan edukasi pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026). Peringatan HAN 2026 yang mengusung gerakan "Main Raya Anak Nusantara" tersebut berfokus pada pemenuhan hak bermain, ruang aman, serta perlindungan menyeluruh bagi anak-anak di seluruh Indonesia. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)
Nasional

Kemen PPPA Soroti Nasib Tiga Anak Pria yang Tewas Dimassa usai Kasus Curi Ayam di Bali

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meminta perhatian masyarakat tidak…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up