Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
Nasional

Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: September 4, 2026 11:21 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). (ANTARA FOTO/Sahira Safarina/app/YU)
SHARE

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap penyebab mayoritas kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di mana sekitar 80-90 persen kasus yang terjadi berkaitan dengan ketidaktaatan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Daftar isi Konten
  • Penyimpangan SOP
  • Klaim Perketat Pengawasan

Sudaryono mengatakan pelanggaran SOP ditemukan dalam sejumlah tahapan, mulai dari penyimpanan bahan makanan, penerimaan barang hingga pengaturan suhu dan batas waktu konsumsi makanan.

Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90 persen tuh karena tidak taat SOP,”

kata Sudaryono usai Rapat dengan Komisi IX di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Jumat, 4 September 2026. 
Baca juga:
Di Rusia Prabowo Banggakan MBG sebagai Mesin Ekonomi, Pengamat: Uangnya… Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu program yang dibanggakan…
BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG, Kini Tak Lagi Dibagi… Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengubah skema insentif bagi dapur program Makan…
BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen… Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran Rp240,2 triliun pada 2027. Sekira 96,95…
  • Di Rusia Prabowo Banggakan MBG sebagai Mesin Ekonomi, Pengamat: Uangnya Mengalir ke…
  • BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG, Kini Tak Lagi Dibagi Rata Rp6…
  • BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen Buat MBG

Penyimpangan SOP

Menurut dia, ketidaktaatan itu antara lain terjadi pada SOP penyimpanan dan penerimaan bahan baku. Persoalan juga muncul pada pengaturan suhu serta waktu makanan dikonsumsi.

Tidak taat SOP penyimpanan, tidak taat SOP pada saat dia penerimaan barang, tidak taat SOP terkait suhu dan waktu konsumsi, waktu konsumsi, batas konsumsi waktu, dan seterusnya. Itu mayoritas itu,”

ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika kasus gangguan kesehatan setelah konsumsi MBG kembali muncul di sejumlah daerah. Sudaryono menyebut laporan kasus terbaru antara lain berasal dari Sidoarjo, Agam, dan Lasem, Rembang.

Ini kemudian kami, aduh, cukup sangat prihatin dan drop, ya. Tapi ini menjadi tantangan,”

kata dia.
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.)

Klaim Perketat Pengawasan

Sudaryono mengatakan BGN sebelumnya telah mencoba memperketat pengawasan dengan mengatur jam kerja Kepala Dapur dan Pengawas Gizi pada dini hari serta sore hari. 

Menurut dia, langkah tersebut sempat membuat kondisi relatif terkendali selama sekitar tiga minggu.

So far dengan kami berlakukan jam kerjanya Kepala Dapur dan Pengawas Gizi di dini hari dan di sore hari, itu kemudian so far kemarin cukup landai selama 3 minggu,”

ujarnya.

Namun, munculnya kembali laporan gangguan kesehatan membuat BGN harus kembali mengevaluasi tata kelola program. Sudaryono menegaskan pihaknya tidak akan menyerah menghadapi persoalan tersebut.

Kami pastikan kami berusaha keras, ya, bagaimana.. Kami tadi sudah, sudah jelaskan juga di dalam,”

kata Sudaryono.

Untuk kasus yang berpotensi masuk ranah pidana, BGN menyerahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum. Dia mengatakan sejumlah dapur yang menyebabkan gangguan kesehatan telah diperiksa polisi dan sebagian kasus sudah masuk tahap penyidikan.

Pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum,”

ujarnya.

Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan,”

kata Sudaryono.
Dapur MBG SPPG
Dapur MBG SPPG/Doc. Owrite/Acel

Dia menegaskan BGN akan terus membenahi tata kelola, aturan, alur kerja, hingga sistem pengawasan MBG. 

Menurutnya, program tersebut tidak boleh hanya berhenti pada pemberian makanan, tetapi harus menghasilkan dampak terhadap status gizi dan kondisi penerima manfaat.

Kami kemudian terus berkoordinasi, data antar kementerian/lembaga yang terkait-terkait MBG ini juga saling, udah saling ngobrol, sehingga BGN ini tidak hanya ngasih makan orang kemudian kenyang, selesai, enggak,”

ujar Sudaryono.
Baca juga:
DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar… Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta Badan Gizi Nasional (BGN)…
Dapat Tambahan Rp509 Miliar, BPOM Perkuat Pencegahan Keracunan MBG Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mendapat tambahan anggaran sekitar Rp509…
Purbaya Beri Sinyal Pangkas Lagi Anggaran MBG di Bawah Rp200… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal akan kembali memangkas anggaran program…
  • DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar Kenyang!
  • Dapat Tambahan Rp509 Miliar, BPOM Perkuat Pencegahan Keracunan MBG
  • Purbaya Beri Sinyal Pangkas Lagi Anggaran MBG di Bawah Rp200 Triliun, Ini…

Tag:BGNKeracunan MBGMBGSPPGSudaryono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
43 Pulau Kecil Indonesia Dibebani 248 Izin Tambang, Walhi Bongkar Ancaman Besarnya
By Natania Longdong
Foto udara lokasi bekas tambang yang sebelumnya di kuasai oleh PT Singlurus Pratama di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Samboja, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
1
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Petugas menyiapkan makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Palmerah, Jakarta
Nasional

BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG, Kini Tak Lagi Dibagi Rata Rp6 Juta

Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengubah skema insentif bagi dapur program Makan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
1 jam lalu
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Nasional

Kericuhan Pejompongan Dikecam, Feri Amsari Soroti Ormas yang Dekat dengan Penguasa

Dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kericuhan yang berujung pada meninggalnya warga…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah usai mendampingi kliennya diperiksa 7 jam. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Nasional

Misteri Kematian Sutrimo Dikaitkan Kasus Febrie, Kuasa Hukum: Tak Ada Hubungan Sama Sekali

Kubu eks Jampidsus Agung Febrie Adriansyah mengatakan kematian Sutrimo tak ada kaitannya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari
Nasional

Pakar Hukum Soroti Kedekatan Ormas dengan Penguasa: Tak Elok Bersandingan!

Kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pasca aksi demonstrasi hingga…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up