Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 7 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkomdigi Minta Warga Waspada dan Saring Informasi
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkomdigi Minta Warga Waspada dan Saring Informasi

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: September 7, 2026 12:45 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan keterangan pers di Jakarta
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan keterangan pers di Jakarta (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.)
SHARE

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Daftar isi Konten
  • Isu Potensi Tsunami
  • Keselamatan dan Kesehatan

Ia juga meminta masyarakat memantau informasi dari sumber terpercaya.

Yang paling penting adalah tetap tenang, tetapi jangan mengurangi kewaspadaan. Masyarakat perlu mengikuti arahan dari otoritas terkait dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya,”

kata Meutya dalam keterangan resmi.

Seperti diketahui, Gunung Anak Krakatau (GAK) menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat signifikan sejak Jumat (4/9) malam dan kini statusnya berada pada Level III atau Siaga.

Abu vulkanik juga telah terdeteksi menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Isu Potensi Tsunami

Erupsi GAK pun menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan, dan membuat kekhawatiran masyarakat akibat isu potensi tsunami yang akan ditimbulkan.

Baca juga:
Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Operasikan Water Mist… Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik…
Anak Krakatau Masih Mengancam, Badan Geologi: Potensi Letusan Berikutnya Masih… Episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang berlangsung selama sekitar 25 jam…
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan… Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…
  • Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Operasikan Water Mist di 5…
  • Anak Krakatau Masih Mengancam, Badan Geologi: Potensi Letusan Berikutnya Masih Tinggi
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, DPR Desak Kemenkes dan Pemprov DKI…

Dentuman dan getaran yang sempat terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat akibat aktivitas GAK juga cukup membuat masyarakat khawatir.

Terkait hal ini, Meutya meminta masyarakat mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik dari sumber-sumber resmi dan terpercaya.

Terutama melalui kanal resmi pemerintah, antara lain PVMBG, BMKG, BNPB, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Pastikan keakuratan informasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan terkait kebencanaan gunung berapi demi menghindari misinformasi atau misleading yang dapat menyebabkan keresahan,”

ungkapnya.

Lebih lanjut, Meutya mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya terkait kondisi Gunung Anak Krakatau.

Dalam situasi seperti ini, informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan. Karena itu, saring sebelum sharing. Pastikan informasi yang kita terima berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,”

tegas Meutya.

Meutya pun mendorong masyarakat agar tetap tenang, namun juga meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat GAK dan yang wilayahnya turut terdampak abu vulkanik.

Tetap waspada, tetap tenang, dan jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dari mana,”

jelasnya.

Keselamatan dan Kesehatan

Sementara bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, Meutya mengimbau untuk melakukan sejumlah langkah demi menjaga keselamatan dan kesehatan.

Pertama, gunakan masker yang tepat apabila harus beraktivitas di luar rumah, seperti masker N95 atau KN95, untuk membantu menyaring partikel abu vulkanik.

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Kedua, gunakan kacamata pelindung dan hindari penggunaan lensa kontak atau softlens selama kondisi udara masih dipengaruhi abu vulkanik.

Ketiga, kurangi aktivitas di ruang terbuka. Apabila tidak ada keperluan mendesak, masyarakat disarankan untuk tetap berada di dalam ruangan dan membatasi paparan abu vulkanik.

Keempat, bagi masyarakat yang harus berkendara, kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan. Abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Kelima, cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan serta pastikan sumber air bersih terlindungi dari paparan abu.

Selain itu, Meutya mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif, sesuai rekomendasi PVMBG.

Keselamatan adalah yang utama. Tidak perlu panik, namun tetap selalu waspada dan menjaga keselamatan serta kesehatan,”

tutup Meutya.

Tag:Abu VulkanikGunung Anak KrakatauMenkomdigiMeutya Hafid
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
By Natania Longdong
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
1
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
By Hadi Febriansyah
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
2
Pemecatan 2 Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dibatalkan, Pigai Dorong Kasasi hingga PK
By Rahmat Tunny
Ilustrasi putusan pembatalan pemecatan penyiram air keras terhadap Andrie Yunus.
3
Jangan Kaget! Suhu Jakarta Hari Ini Bisa Tembus 35 Derajat, Cek Wilayahnya
By Syifa Fauziah
Ilustrasi aktivitas warga di tengah terik cuaca Jakarta.
4
Abu Anak Krakatau Belum Jinak, 8 Bandara Masih Ditutup
By Natania Longdong
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan pers terkait perkembangan penutupan Bandara Internasional Soekarno Hatta usai menggelar rapat terbatas di Posko Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Calon penumpang berada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Nasional

Ratusan Penerbangan Terdampak di Soetta, Penumpang Dapat Makanan hingga Bus Gratis

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) sebagai bagian dari…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
15 menit lalu
Pakar Hukum Pidana, Prof. Hery Firmansyah.
Nasional

RUU Perampasan Aset Jangan Multitafsir, Batas Perampasan Harus Diperjelas

Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kembali mendapat sorotan, khususnya terkait ketentuan Pasal…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
21 menit lalu
Ilustrasi RUU Perampasan Aset yang tengah disorot.
Nasional

RUU Perampasan Aset Disorot, Pakar: Jangan Rampas Harta Warga Tanpa Putusan Pengadilan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai harus dirumuskan secara hati-hati agar tidak…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
50 menit lalu
Ilustrasi status tersangka dibebaskan tapi aset masih diblokir.
Nasional

Status Tersangka Gugur, Aset Tak Kunjung Kembali! Advokat Minta DPR Beri Jalan Keluar

Lepas dari status tersangka ternyata belum tentu membuat persoalan hukum seseorang selesai.…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up