Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi
Politik

AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 28, 2026 4:38 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira. doc: DPR RI
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira. doc: DPR RI
SHARE

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mendesak pemerintah segera membangun regulasi komprehensif terkait perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Khususnya untuk melindungi hak cipta dan kepentingan nasional Indonesia.

Politisi PDIP itu menyoroti cepatnya perkembangan AI generatif yang dinilai mulai menimbulkan kekosongan regulasi di berbagai sektor.

Jangan Suka Curhat di Medsos! Love Scammer Mengintai Orang Kesepian dan Patah Hati

Yang paling akan kelihatan di sini adalah di dalam hak cipta dan perkembangan artificial intelligence ini yang sangat cepat dan kemanfaatannya sudah menjadi bagian dari hidup kita di segala aspek kehidupan,”

kata Andreas dalam keterangan pers, Kamis 28 Mei 2026.

Ia menegaskan, AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah masuk ke hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, industri kreatif, media digital, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Karena itu, menurut Andreas, negara tidak boleh terlambat mengatur pemanfaatan teknologi tersebut agar tidak menimbulkan dampak berbahaya.

Baca juga:
Prabowo soal Narasi Indonesia Gelap: Kalau Merasa Suram dan Tak… Presiden RI Prabowo Subianto merespons sebagian pihak yang menilai Indonesia berada dalam…
PDIP Malu-malu Kucing: Sebagian Kader Gemar Kritik, Sisanya Hobi Melobi Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai sikap politik Partai Demokrasi Indonesia…
Raja Sawit Ompong Regulasi: Nihil Aturan Khusus, Indonesia Kalah Sat-set… Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendorong pemerintah dan parlemen segera…
  • Prabowo soal Narasi Indonesia Gelap: Kalau Merasa Suram dan Tak Ada Harapan,…
  • PDIP Malu-malu Kucing: Sebagian Kader Gemar Kritik, Sisanya Hobi Melobi
  • Raja Sawit Ompong Regulasi: Nihil Aturan Khusus, Indonesia Kalah Sat-set dari Malaysia

Kalau kita tidak mengatur ini di dalam kehidupan, akan terjadi chaos dalam kemanfaatannya dan penyalahgunaannya yang bisa berbahaya untuk perkembangan generasi muda kita,”

tegasnya.

Fenomena AI generatif memang berkembang pesat di dunia. Teknologi ini, kini mampu menciptakan teks, gambar, video, musik, hingga kode program secara otomatis hanya melalui instruksi sederhana.

Perkembangan tersebut memicu perdebatan global terkait hak cipta, etika digital, keamanan data, hingga ancaman terhadap tenaga kerja kreatif.

RI Perlu Belajar Regulasi Soal AI

Andreas menilai, Indonesia perlu belajar dari negara-negara yang lebih dulu membangun regulasi AI, seperti Uni Eropa yang telah mengesahkan AI Act.

Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Paling Modern dalam Sejarah, AI Ambil Peran Besar

Tadi saya minta supaya Dirjen Kekayaan Intelektual secepatnya berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait untuk kemudian melakukan studi komparasi dengan negara-negara yang sudah mempunyai regulasi yang matang,”

ucapnya.

Ia menekankan aturan AI di Indonesia harus dibuat menyeluruh agar tidak terus tertinggal oleh perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Selain itu, Andreas menegaskan posisi AI dalam hukum Indonesia harus tetap dipandang sebagai alat bantu manusia, bukan pengganti manusia sebagai pencipta karya.

AI itu tools, alat, bukan subyek. Subyek tetap manusia sehingga cipta itu tetap ada di manusia. AI ini alat untuk membantu manusia mencipta,”

jelasnya.

Dikatakannya, cara pandang tersebut penting agar teknologi tidak sampai mengambil alih peran manusia dalam proses kreatif maupun pengambilan keputusan.

DPR pun mendorong agar regulasi AI Indonesia nantinya tidak hanya fokus pada aspek teknologi, tetapi juga melindungi hak cipta, etika, dan kepentingan nasional di era digital yang terus berubah cepat.

Tag:AIAndreas Hugo PereiraBerbahayaPemerintahRegulasiRegulasi AIWakil Ketua Komisi XIII DPR RI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
3
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
4
Prabowo Jangan Diam, Segera Ganti Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Menhan
By Rahmat Tunny
Gambar ilustrasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
5

BERITA LAINNYA

DPR RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Partisipasi Legislasi (SIMASLEG).
Politik

DPR Klaim Buka Keran Transparansi, Simasleg Bikin Pembahasan RUU Bisa Dipantau Publik

DPR RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Partisipasi Legislasi (Simasleg) sebagai platform digital…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Pasangan Prabowo-Gibran.
Politik

Tepis Isu Pecah Kongsi, Relawan Klaim Gibran Tak Bakal Lawan Prabowo di Pilpres 2029

Wakil Ketua Umum Relawan Gibran Nusantara Burhanudin Abdullah mengatakan tak ada skenario…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Plt Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Rudi Margono (kedua kanan) bersama Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (ketiga kanan) Wakil Ketua Komisi III Moh Rano Alfath (kiri), Ahmad Sahroni (ketiga kiri), Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri (kedua kiri) dan Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipidkor) Polri Irjen Pol Totok Suharyanto (kanan) berjabat tangan usai konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Politik

Komisi III DPR Ikut Bertanggung Jawab atas Kisruh Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Manajer Riset Formappi Lucius Karus mengatakan Komisi III DPR RI turut bertanggung…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
6 jam lalu
Gedung DPR RI
Politik

Desakan Pansus DPR Menguat, Usut Konflik Polri-Kejaksaan dan Peran TNI di Kasus Eks Jampidsus

Manajer Riset Formappi Lucius Karus, mendesak DPR RI segera membentuk Panitia Khusus…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up