Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi
Politik

AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 28, 2026 4:38 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira. doc: DPR RI
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira. doc: DPR RI
SHARE

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mendesak pemerintah segera membangun regulasi komprehensif terkait perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Khususnya untuk melindungi hak cipta dan kepentingan nasional Indonesia.

Politisi PDIP itu menyoroti cepatnya perkembangan AI generatif yang dinilai mulai menimbulkan kekosongan regulasi di berbagai sektor.

Jangan Suka Curhat di Medsos! Love Scammer Mengintai Orang Kesepian dan Patah Hati

Yang paling akan kelihatan di sini adalah di dalam hak cipta dan perkembangan artificial intelligence ini yang sangat cepat dan kemanfaatannya sudah menjadi bagian dari hidup kita di segala aspek kehidupan,”

kata Andreas dalam keterangan pers, Kamis 28 Mei 2026.

Ia menegaskan, AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah masuk ke hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, industri kreatif, media digital, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Karena itu, menurut Andreas, negara tidak boleh terlambat mengatur pemanfaatan teknologi tersebut agar tidak menimbulkan dampak berbahaya.

Baca juga:
BEM UI: Gerakan Kami Bukan untuk Menjatuhkan tapi Menyelamatkan Bangsa… Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Imawan menyampaikan tujuan…
RUU Pemilu Molor dan Belum Jelas, Pemerintah Mulai Siapkan Skenario… Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyampaikan pemerintah mulai melakukan persiapan menghadapi pembahasan…
Luhut Bongkar Fakta Mengejutkan! 62,9 Persen Subsidi Energi Dinikmati Orang… Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, blak-blakan soal penerima manfaat…
  • BEM UI: Gerakan Kami Bukan untuk Menjatuhkan tapi Menyelamatkan Bangsa Ini!
  • RUU Pemilu Molor dan Belum Jelas, Pemerintah Mulai Siapkan Skenario Besar
  • Luhut Bongkar Fakta Mengejutkan! 62,9 Persen Subsidi Energi Dinikmati Orang Mampu

Kalau kita tidak mengatur ini di dalam kehidupan, akan terjadi chaos dalam kemanfaatannya dan penyalahgunaannya yang bisa berbahaya untuk perkembangan generasi muda kita,”

tegasnya.

Fenomena AI generatif memang berkembang pesat di dunia. Teknologi ini, kini mampu menciptakan teks, gambar, video, musik, hingga kode program secara otomatis hanya melalui instruksi sederhana.

Perkembangan tersebut memicu perdebatan global terkait hak cipta, etika digital, keamanan data, hingga ancaman terhadap tenaga kerja kreatif.

RI Perlu Belajar Regulasi Soal AI

Andreas menilai, Indonesia perlu belajar dari negara-negara yang lebih dulu membangun regulasi AI, seperti Uni Eropa yang telah mengesahkan AI Act.

Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Paling Modern dalam Sejarah, AI Ambil Peran Besar

Tadi saya minta supaya Dirjen Kekayaan Intelektual secepatnya berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait untuk kemudian melakukan studi komparasi dengan negara-negara yang sudah mempunyai regulasi yang matang,”

ucapnya.

Ia menekankan aturan AI di Indonesia harus dibuat menyeluruh agar tidak terus tertinggal oleh perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Selain itu, Andreas menegaskan posisi AI dalam hukum Indonesia harus tetap dipandang sebagai alat bantu manusia, bukan pengganti manusia sebagai pencipta karya.

AI itu tools, alat, bukan subyek. Subyek tetap manusia sehingga cipta itu tetap ada di manusia. AI ini alat untuk membantu manusia mencipta,”

jelasnya.

Dikatakannya, cara pandang tersebut penting agar teknologi tidak sampai mengambil alih peran manusia dalam proses kreatif maupun pengambilan keputusan.

DPR pun mendorong agar regulasi AI Indonesia nantinya tidak hanya fokus pada aspek teknologi, tetapi juga melindungi hak cipta, etika, dan kepentingan nasional di era digital yang terus berubah cepat.

Tag:AIAndreas Hugo PereiraBerbahayaPemerintahRegulasiRegulasi AIWakil Ketua Komisi XIII DPR RI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
3
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Politik

Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?

Komisi V DPR RI mengkhawatirkan penurunan drastis anggaran Kementerian Pekerjaan Umum pada…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Dokter melakukan operasi bibir sumbing seorang pasien di RSUD Tebet, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Tekor Rp2 Triliun Sebulan Bikin Keuangan BPJS Kesehatan ‘Sekarat’, Terus Kudu Piye?

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 jam lalu
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
Politik

Pernyataan Misbakhun Disorot, Deddy Sitorus Singgung Ulah Buzzer

Polemik usulan optimalisasi penerimaan pajak yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
Politik

Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara

Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengkritik keras pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up