Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Komunikasi Publik Dinilai Gagal, Respons Lambat Pemerintah Picu Gelombang Demo Mahasiswa
Politik

Komunikasi Publik Dinilai Gagal, Respons Lambat Pemerintah Picu Gelombang Demo Mahasiswa

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 1, 2026 5:07 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Massa dalam demonstrasi di depan gedung DPR, 19 Juni 2026.
Massa dalam demonstrasi di depan gedung DPR, 19 Juni 2026. (Owrite.id/Rahmat Tunny)
SHARE

Pengamat politik Firman Tendry menilai, pemerintah perlu mengubah pendekatan dalam merespons gelombang demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil yang terus berlangsung di berbagai daerah. 

Menurutnya, komunikasi yang terlambat justru berpotensi memperbesar ketegangan sosial dan memperlebar jarak antara pemerintah dengan publik.

Pemerintah, sambungnya, tidak cukup hanya membuka ruang dialog setelah aksi unjuk rasa meluas. Mekanisme komunikasi yang lebih inklusif dan responsif harus dibangun sejak awal agar berbagai aspirasi masyarakat dapat diserap sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Viral! Netizen Bikin Game Bingo Pidato Prabowo, Netizen: Teka-Teki Subianto

Dialog inklusif diperlukan, bukan hanya merespons secara reaktif setelah demonstrasi membesar,”

kata Firman dalam keterangannya yang diterima, Rabu, 1 Juli 2026.

Dijelaskannya, aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat sipil di sejumlah kota merupakan refleksi dari meningkatnya keresahan publik terhadap berbagai persoalan nasional.

Isu yang disuarakan juga tidak hanya berkaitan dengan satu kebijakan tertentu, tetapi juga mencakup kondisi ekonomi, kebijakan sosial, penegakan hukum, persoalan lingkungan, hingga perubahan regulasi yang dinilai berdampak luas terhadap masyarakat.

Berbagai aksi yang muncul menjadi sinyal bahwa pemerintah perlu membangun komunikasi kebijakan yang jauh lebih baik dengan masyarakat,”

ucapnya.

Firman menilai, salah satu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah adalah meningkatkan transparansi, terutama terhadap program-program prioritas yang menggunakan anggaran negara.

Baca juga:
Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tertama Kalimantan kembali…
Warga Manggarai Timur Menjerit Butuh Obat dan Makanan Pascagempa, Pemerintah… Lebih dari sepekan setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…
Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat… Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)…
  • Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran Api
  • Warga Manggarai Timur Menjerit Butuh Obat dan Makanan Pascagempa, Pemerintah Kemana?
  • Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat 6.800 Ton…

Transparansi dalam penganggaran program prioritas dan keterbukaan terhadap evaluasi publik merupakan langkah minimal yang diharapkan masyarakat,”

jelasnya.

Ia menegaskan, berbagai aksi demonstrasi seharusnya dipandang sebagai masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki pola komunikasi dengan publik, bukan sekadar persoalan keamanan.

Bagi para pembuat kebijakan, aksi-aksi ini merupakan sinyal kuat bahwa komunikasi kebijakan perlu diperbaiki secara mendasar,”

tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah terbuka menerima kritik dan masukan masyarakat terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurut Dudung, Presiden Prabowo Subianto memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran terhadap program tersebut sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan pemerintah.

Tag:Demo MahasiswadiresponFirman Tendryharus dialogPemerintahPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
ST Burhanuddin Buka Target Besar Gojukai: Dari Podium Nasional hingga Kancah Dunia
By Syifa Fauziah
Jaksa Agung, ST Burhanuddin di Kejurnas Karate-do Gojukai. (Sumber: YouTube/Karate-Do Gojukai Indonesia)
4
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo saat luncurkan program PLTS 100 GWp, Kab. Jembrana, Bali, Selasa, (25/8).
Politik

Prabowo Sentil Menteri: Hari Libur Tetap Kerja, yang Tidak Sanggup Silakan Minggir!

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan jajaran Kabinet Merah Putih harus siap bekerja…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto saat luncurkan program PLTS 100 GWp, Kabupaten Jembrana, Bali.
Politik

Prabowo Klaim Karhutla Mulai Teratasi, Target Semua Api Padam dalam Satu-Dua Pekan ke Depan

Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja petugas dalam menangani kebakaran hutan dan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Sumber: dpr.go.id)
Politik

RUU Perampasan Aset Dikebut Rampung Desember 2026, DPR Klaim Punya Waktu Efektif Tinggal 8 Minggu

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset memasuki fase penting. Komisi III…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
7 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumatra Selatan, Palembang.
Politik

Bukan Cuma Water Bombing, Prabowo Kenalkan ‘Ubi Bombing’ untuk Jinakkan Karhutla

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pengembangan metode baru untuk mempercepat penanganan kebakaran…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up