Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 23 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / ‘Invisible Hand’ Tahan Gibran di Jakarta, Jika ke Papua Bisa Tersingkir dari Pusat Kekuasaan
Politik

‘Invisible Hand’ Tahan Gibran di Jakarta, Jika ke Papua Bisa Tersingkir dari Pusat Kekuasaan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 23, 2026 6:54 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Foto: Instagram/@gibran_rakabuming)
SHARE

Antropolog, Mohammad Sobary menilai keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap berkantor di Jakarta memunculkan tafsir politik. Menurutnya, terdapat dinamika politik yang lebih dominan daripada pelaksanaan mandat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Anak ini dijadikan payung oleh bapaknya. Artinya, selama dia tetap berada di Jakarta, dia masih bisa dipakai sebagai simbol politik. Kalau dia dikirim ke Papua, justru dia akan semakin jauh dari pusat kekuasaan,”

kata Sobary dikutip dari podcast ForumKeadilanTV, Kamis, 23 Juli 2026.

Sobary berpendapat, apabila terdapat amanat dalam peraturan perundang-undangan mengenai penugasan Wakil Presiden di wilayah tertentu, maka amanat tersebut seharusnya dijalankan. 

Penunjukan Sudaryono Jadi Pertaruhan Prabowo dan Nasib Program MBG

Kalau undang-undang mengatakan dia harus menjalankan fungsi tertentu di Papua, ya jalankan. Kalau undang-undang memberikan mandat di IKN, ya jalankan tapi kenyataannya tidak demikian,”

ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui apakah Gibran memahami ketentuan tersebut. Namun, menurut Sobary, apabila memang terdapat mandat hukum, maka kewajiban itu tetap harus dilaksanakan.

Kalau Gibran tidak ke Papua, barangkali memang anak itu juga tidak tahu bahwa ada undang-undang tersebut. Bahwa dia memiliki tanggung jawab untuk berada di tempat yang secara strategis memang menjadi bagian dari tugasnya. Itu mandat undang-undang tetapi dia tidak melaksanakannya,”

ungkapnya.

Dalam analisisnya, Sobary juga menyampaikan dugaan bahwa terdapat pengaruh politik di balik tetap bertahannya Gibran di Jakarta. Ia menyebut hal itu sebagai adanya “tangan yang tidak terlihat” yang mengarahkan posisi politik Wakil Presiden.

Karena itu saya mengatakan ada tangan yang tidak terlihat (invisible hand) yang mengatur semuanya. Jangan ke Papua, tetap di Jakarta. Kalau ke Papua, secara halus kamu disingkirkan,”

jelasnya.
Baca juga:
Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu… Antropolog Mohammad Sobary menilai, posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam…
Presiden Ingin Beri Makan Rakyat, Tetapi Pedagang Kecil Justru Dikejar… Pengamat sosial politik Islah Bahrawai mengatakan, munculnya sejumlah kasus penarikan pajak terhadap…
Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima… Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)…
  • Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu Simbol Tak…
  • Presiden Ingin Beri Makan Rakyat, Tetapi Pedagang Kecil Justru Dikejar Pajak
  • Polemik 'Daster Kuning' Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima Kritik

Sobary melanjutkan, keberadaan Gibran di Jakarta dinilainya memiliki makna simbolik dalam percaturan politik nasional. Perpindahan ke luar pusat pemerintahan dapat mengurangi visibilitas politik Wakil Presiden.

Kamu yang sudah dianggap tidak penting akan dibuat semakin tidak penting lagi, kamu ada, tetapi dianggap tidak ada, keberadaanmu sama saja dengan tidak ada, di Papua keberadaanmu justru semakin tidak terlihat,”

terangnya.

Bapaknya melawan undang-undang. Sebenarnya, menurut saya, anak ini sedang dijadikan payung oleh bapaknya,”

tutupnya.
Tag:gibran rakabuming rakaIKNJokowiMohamad SobarypapuaPolitik NasionalPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Dugaan Istri Menteri PU Naik Helikopter, Segini Tarif Sewa Wisata Udara di Indonesia
By Syifa Fauziah
Ilustrasi helikopter wisata.
1
Dear DPR dan Prabowo! Status Quo Revisi UU Pemilu Lebih Berbahaya, Jangan Ulangi Kesalahan
By Hardani Triyoga
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di TPS 23 Talao Mundam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Fitra Yogi).
2
Nanik Bakal Jadi Dewas BGN Usai Mundur karena Sakit, Psikolog Forensik Beri Peringatan Keras
By Rika Pangesti
Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Sumber: IG @nanik_deyang)
3
Gaya Bicara Disemprit Publik, Menteri PU Dody Hanggodo Siap Koreksi Pola Komunikasi
By Natania Longdong
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
4
Disindir Minim Partisipasi Publik, Wamen HAM Mugiyanto Buka-Bukaan Soal Drama Revisi UU HAM
By Rika Pangesti
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto (tengah) bersama Kepala Badan Pembinaan Hukum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf (kedua kiri), Astamaops Polri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran (kanan), Ditjen PDK HAM Munafrizal Manan (kiri) serta Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Bidang Pemenuhan HAM Yosef Sampurna Nggarang (kedua kanan) memberikan keterangan kepada media usai pertemuan di kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Politik

Antropolog: Gibran Duduk Terpisah dari Prabowo Bukan Soal Teknis, Itu Simbol Tak Dianggap

Antropolog Mohammad Sobary menilai, posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, 12 Juli, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno.
Politik

Polemik ‘Daster Kuning’ Cermin Bakom Gagal Pahami Semangat Prabowo Terima Kritik

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
4 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Politik

Penunjukan Sudaryono Jadi Pertaruhan Prabowo dan Nasib Program MBG

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, penunjukan Sudaryono sebagai Kepala…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
Teenage Ali KSP, Ulta Levenia Nababan.
Politik

Respons Ulta Levenia ke BEM UI Justru Bikin Citra Pemerintah Terpukul

Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up