Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengingatkan Presiden Prabowo Subianto, agar tidak memandang oposisi sebagai ancaman bagi pemerintah.
Minimnya ruang oposisi di tengah koalisi pemerintahan yang sangat besar, menurutnya justru berpotensi melemahkan demokrasi dan mengurangi mekanisme kontrol terhadap kekuasaan.
Ketika koalisi kita itu tidak menyisakan ruang oposisi, dan oposisi menjadi kata-kata yang seakan-akan dihindari, maka sedikit banyak kita menuju, dan sudah sebenarnya, majority presidentialism,”
kata Denny Indrayana kepada Owrite, Jumat, 8 Agustus 2026.
Denny menilai, keberadaan oposisi merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi. Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah tanpa kritik, melainkan pemerintah yang mampu menerima dan memanfaatkan kritik sebagai bahan evaluasi.







