Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / PDIP Bingung dengan Sikap Polisi soal Penanganan Demo: Kalau Pendukung Pemerintah Boleh ke Istana?
Politik

PDIP Bingung dengan Sikap Polisi soal Penanganan Demo: Kalau Pendukung Pemerintah Boleh ke Istana?

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 19, 2026 6:02 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan gedung UOB saat ingin unjuk rasa menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan gedung UOB saat ingin unjuk rasa menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Foto: Owrite/Hadi Febriansyah).
SHARE

Aksi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026 kemarin tertahan aparat kepolisian. 

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menilai tindakan tersebut berlebihan dan mempertanyakan perbedaan perlakuan aparat terhadap demonstrasi mahasiswa dengan aksi yang mendukung pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut saya itu adalah tindakan berlebihan dan sebentuk diskriminasi,”

kata Deddy saat dihubungi, Rabu, 19 Agustus 2026.
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan

Deddy menilai, pembatasan terhadap aksi mahasiswa tidak seharusnya dilakukan dengan alasan pengamanan apabila demonstrasi dapat berlangsung secara tertib dan kondusif. 

Menurutnya, kepolisian memiliki tanggung jawab memastikan penyampaian aspirasi tetap berjalan dalam koridor demokrasi.

Ia kemudian membandingkan pembatasan terhadap aksi mahasiswa dengan demonstrasi yang mendukung program pemerintah. 

Deddy menyebut aksi pendukung MBG dan pemerintah sebelumnya dapat berlangsung hingga kawasan Ring 1 Istana.

Sebelumnya demonstrasi mendukung proyek MBG dan pemerintah setahu saya bebas demonstrasi hingga ring 1 istana,”

ucapnya.

Dijelaskan Deddy, substansi aspirasi tidak semestinya menjadi dasar bagi aparat untuk memberikan perlakuan berbeda terhadap kelompok demonstran. 

Ia meminta kepolisian lebih mengutamakan pengamanan agar kegiatan demokrasi tetap berjalan tanpa menimbulkan gangguan.

Baca juga:
Kursi Plastik Bikin Kapal Kelebihan Penumpang, Komisi V: Jangan Main-main… Komisi V DPR RI menyoroti celah pengawasan yang memungkinkan jumlah penumpang kapal…
Makin Panas! Tertahan di Sudirman Massa BEM UI Saling Dorong… Hingga Selasa sore, 18 Agustus 2026, massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa…
BEM UI Gagal Long March ke Bundaran HI, Massa Tertahan… Massa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan…
  • Kursi Plastik Bikin Kapal Kelebihan Penumpang, Komisi V: Jangan Main-main dengan Nyawa
  • Makin Panas! Tertahan di Sudirman Massa BEM UI Saling Dorong dengan Aparat
  • BEM UI Gagal Long March ke Bundaran HI, Massa Tertahan di Depan…

Saran saya sebaiknya aparat kepolisian fokus untuk menjaga aktivitas demokrasi itu tetap dalam batas wajar dan kondusif,”

jelas Deddy.

Deddy juga meminta sikap kepolisian dalam menangani berbagai aksi demonstrasi diperiksa secara terbuka. 

Menurutnya, perbedaan perlakuan terhadap demonstrasi mahasiswa dan aksi yang mendukung pemerintah dapat menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi aparat dalam menjalankan tugas pengamanan.

Menurut saya memang harus dipertanyakan dualisme sikap dan ambiguitas kepolisian dalam menyikapi demonstrasi mahasiswa,”

terang Deddy.

Sebelumnya, massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang hendak menuju Bundaran HI tertahan di sekitar Gedung UOB, Jalan Sudirman, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026). 

Mahasiswa kemudian terlibat perdebatan dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomun Hutagalung mengenai alasan aparat menghentikan perjalanan mereka.

Polda Metro Jaya kemudian memberikan penjelasan mengenai pembatasan aksi BEM UI di Bundaran HI. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kawasan tersebut merupakan salah satu titik dengan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi di Jakarta.

Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, Sudirman ini merupakan center of gravity yang ada di wilayah Jakarta,”

ujar Budi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa, 18 Agustsu 2026.

Budi menjelaskan kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas ekonomi, perhotelan internasional, pusat perbelanjaan, serta memiliki kepadatan masyarakat dan lalu lintas yang tinggi.

 Atas pertimbangan tersebut, kepolisian menilai penggunaan Bundaran HI sebagai lokasi demonstrasi berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Penjelasan kepolisian tersebut menjadi dasar aparat membatasi pergerakan massa BEM UI menuju Bundaran HI. 

Di sisi lain, PDIP menilai pengamanan aksi tetap harus memperhatikan hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan memastikan tidak muncul perlakuan berbeda terhadap demonstrasi berdasarkan isi tuntutannya.

Tag:Bundaran HIDeddy SitorusDemo MahasiswaDemo MBGMahasiswa UIPDIPPendukung Pemerintahpolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4 Pekan Lalu
By Hadi Febriansyah
Mantan bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos.
1
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
2
DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gedung DPR
3
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
4
Praperadilan Febrie Memanas! Polri Singgung Dalil Eks Jampidsus yang Dinilai ‘Salah Kamar’
By Rahmat Baihaqi
Sidang praperadilan yang diajukan Febrie Adriansyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
5

BERITA LAINNYA

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mengikuti pelantikan dan penyerahan SK di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah
Politik

DPR Dorong Sanksi hingga Pidana Bagi Pejabat yang Masih Angkat Honorer

Praktik pengangkatan tenaga honorer di kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah ingin dihentikan…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
1 jam lalu
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026).
Politik

Tragedi Nurul Salsa 01 Jadi Alarm Keras, Kemenhub Tak Akan Terbitkan Surat Berlayar Jika Data Tak Valid

Kementerian Perhubungan RI akhirnya buka suara terkait tenggelamnya Kapal Layar Motor Nurul…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
2 jam lalu
Personel Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di belakang Komplek Arwana Indah, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Politik

Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk Badan Khusus

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah sehingga mendapat…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
3 jam lalu
Gedung rapat DPR
Politik

DPR Janji Gaspol RUU Perampasan Aset, Formappi: Sok Optimistik, Substansinya Gak ke Mana-mana!

Janji Komisi III DPR RI untuk mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up