Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 20 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Tiga Tafsir di Balik Momen Akrab di Istana
Politik

Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Tiga Tafsir di Balik Momen Akrab di Istana

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 20, 2026 4:46 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/wsj.)
SHARE

Momen Presiden Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Senin, 17 Agustus 2027 terus memunculkan berbagai perspektif.

Daftar isi Konten
  • Meredam Rumor Perpecahan
  • Posisi Sejajar Tak Wajar
  • Makna Tawa Prabowo

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, posisi duduk Prabowo yang diapit Jokowi dan Gibran dapat dibaca dari beberapa perspektif.

Tafsir pertama, bisa saja Prabowo duduk diapit Jokowi dan Gibran ditafsirkan sebagai counter isu,”

kata Jamil, sapaan akrab Jamiluddin Ritonga, kepada Owrite, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, momen duduk Prabowo yang diapit itu digunakan untuk meredam isu keretakan. Dengan momen itu mempertegas hubungan Jokowi dan Prabowo tak ada masalah.

Momen itu digunakan oleh Prabowo untuk mengisyaratkan hubungannya dengan Jokowi dan Gibran baik-baik saja,”

jelas Jamil.
Baca juga:
Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya Momen Presiden Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan…
Prabowo Mau Bahasa Asing Dimulai Kelas 1 SD, Ahli Linguistik:… Wacana pengenalan bahasa asing sejak kelas 1 sekolah dasar (SD) yang disampaikan…
Prabowo Bilang Rapor Pemerintahannya “Oke”, Tapi Pengamat Lihatnya Begini Soal… Klaim Presiden Prabowo Subianto bahwa rapor hampir dua tahun pemerintahannya “oke” dinilai…
  • Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya
  • Prabowo Mau Bahasa Asing Dimulai Kelas 1 SD, Ahli Linguistik: Metode Salah…
  • Prabowo Bilang Rapor Pemerintahannya “Oke”, Tapi Pengamat Lihatnya Begini Soal Keberhasilan

Meredam Rumor Perpecahan

Dia menilai, Prabowo bisa saja ingin menunjukkan kepada publik bahwa berbagai rumor mengenai hubungan dirinya dengan Jokowi dan Gibran tak perlu dibesar-besarkan.

Dengan begitu, Prabowo ingin menegaskan tak ada yang perlu diributkan terkait hubungannya dengan Jokowi dan Gibran,”

ujar Jamil.

Namun, Jamil mengatakan ada tafsir lain yang tidak kalah mungkin. Posisi Prabowo yang diapit Jokowi dan Gibran bisa saja terjadi semata-mata karena kebutuhan protokoler dalam acara kenegaraan.

Tafsir kedua, Prabowo diapit Jokowi dan Gibran hanya tuntutan protokoler. Jokowi mendampingi Prabowo, karena mantan presiden yang hadir hanya mantan wali kota solo tersebut,”

tuturnya.

Menurut Jamil, situasinya bisa berbeda apabila mantan presiden lainnya seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut hadir dalam acara tersebut.

Bisa jadi hal itu tidak akan terjadi bila mantan presiden lainnya, seperti Megawati dan SBY hadir pada acara tersebut. Komposisi duduk Prabowo berpeluang tidak hanya diapit Jokowi dan Gibran,”

ujar Jamil.

Karena itu, Jamiluddin menilai publik tidak perlu buru-buru memberikan makna politik khusus terhadap posisi duduk tersebut.

Posisi duduk itu bisa jadi hanya tuntutan protokoler,”

sebut Jamil.
Nasib Warisan Jokowi, Prabowo Cuma Kasih Anggaran IKN Rp6,7 Triliun pada 2027

Posisi Sejajar Tak Wajar

Ia juga menyoroti posisi duduk Prabowo dan Jokowi yang terlihat sejajar. Menurutnya, secara protokoler seharusnya posisi mantan presiden tidak berada sejajar dengan presiden yang sedang menjabat.

Namun, kondisi itu terjadi setelah rangkaian acara resmi selesai sehingga tidak perlu dipandang sebagai persoalan mendasar.

Namun, karena peristiwa itu sudah selesai acara resmi, maka posisi duduk sejajar mantan presiden dan presiden tampaknya bukan persoalan mendasar,”

tutur Jamil.

Makna Tawa Prabowo

Jamil juga mengingatkan agar interaksi Prabowo, Jokowi, dan Gibran yang terlihat akrab tak serta-merta ditarik jadi kesimpulan politik. Untuk tafsir ketiga, momen Prabowo duduk sambil bercengkerama dan tertawa juga tak serta merta bisa ditafsirkan punya makna politik khusus.

Prabowo melakukan hal itu bisa jadi sebagai rasa hormatnya kepada presiden terdahulu,”

lanjut eks Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.
Baca juga:
Sentil Klaim Rapor “Oke” Prabowo, Pengamat: Benarkah Rakyat Sudah Merasakan? Pengamat Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai klaim Presiden…
Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China… Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Indonesia pada 19-22 Agustus…
Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah sehingga mendapat…
  • Sentil Klaim Rapor “Oke” Prabowo, Pengamat: Benarkah Rakyat Sudah Merasakan?
  • Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China ke Indonesia
  • Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk Badan Khusus

Menurutnya, sikap serupa kemungkinan juga akan ditunjukkan Prabowo ketika bertemu dengan tokoh senior lainnya, termasuk Megawati dan SBY.

Hal seperti itu juga dilakukan Prabowo bila bertemu Megawati dan SBY. Hormat Prabowo kepada seniornya bisa jadi buah didikan militer dan budaya Indonesia,”

tutur Jamil.

Dengan demikian, Jamil melihat suasana akrab dalam momen tersebut lebih tepat dipahami sebagai bentuk keramahan dan penghormatan Prabowo kepada tokoh yang lebih senior.

Di balik wajah keras Prabowo, terbersit kesopanan, ketulusan, dan keiklasan dalam menerima tamunya,”

ujar Jamil.

Tag:gibran rakabuming rakahut riJoko WidodoJokowiPrabowo SubiantoPresiden
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
1
Baru Tumbuh 1,26 Persen, BI Sentil Bank yang Pelit Salurkan Kredit UMKM
By Anisa Aulia
Calon Tunggal Gubernur BI, Destry Damayanti. (Sumber: IG @destrydamayanti)
2
Aston Villa Buka Era Baru dengan Zion Suzuki, Emiliano Martinez Terancam Kehilangan Posisi
By Hadi Febriansyah
Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki saat berkostum Parma.
3
Polda Metro “Lompat” ke Bogor, Ahli Soroti Yurisdiksi Penggeledahan Rumah Febrie
By Rahmat Baihaqi
Ahli hukum tata negara Universitas Tarumanagara, Rasji, dihadirkan sebagai saksi ahli kubu eks Jampidsus Febrie Adriansyah dalam gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 20 Agustus 2026.
4
601 Kecelakaan Kapal, 239 Korban Meninggal: DPR Sorot “Mesin Pembunuh di Laut”
By Rika Pangesti
Suasana rapat kerja Komisi V DPR bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden APKSI Sepri Latifandi.
Politik

Nakes Tak Punya Standar Upah, APKSI Adukan Nasib Mereka ke DPR

Presiden Asosiasi Pekerja Kesehatan Seluruh Indonesia (APKSI) Sepri Latifandi mengungkap persoalan standar…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
22 menit lalu
Ilustrasi ASN saat apel.
Politik

PPPK Tak Lagi Jadi Beban Daerah, Pemerintah Siapkan Skema Baru Lewat APBN

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said memastikan pemerintah…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
1 jam lalu
Anggota Komisi XIII DPR RI, Saadiah Uluputty.
Politik

Dorong RUU Profesi Kurator, PKS: Harus Mendapat Perlindungan Hukum

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mendorong pembentukan Undang-Undang Profesi Kurator…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Politik

Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya

Momen Presiden Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up