Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
Nasional

TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Ani RatnasariAmin Suciady
Last updated: Mei 27, 2026 12:50 pm
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU)
SHARE

Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan bagi meluasnya keterlibatan TNI di ranah sipil, ditambah saat ini muncul Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait tugas TNI.

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Deodatus Sunda menilai, DPR tidak menunjukkan sikap tegas ketika sejumlah pejabat secara terbuka menyampaikan keterlibatan TNI dalam berbagai sektor sipil, mulai dari pangan hingga pertanian.

Yang kita pertanyakan, wakil rakyat kita kenapa diam? Itu disampaikan terang-terangan di depan DPR, tapi tidak ada respons,”

kata Deodatus, saat kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Risiko RPP Tentang Tugas TNI:
Legalisasi Ancaman Berkedok Peran, Rekayasa Keadaan Berdalih Gangguan, di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Mei 2026.
(Part I) Gurita Kewenangan RPP Tugas TNI: Jalur Senyap Militer Perluas Cengkraman di Ranah Sipil

Ia menilai, fungsi pengawasan parlemen terhadap pemerintah saat ini tidak berjalan maksimal. Bahkan, hak interpelasi yang seharusnya bisa digunakan untuk meminta penjelasan pemerintah dinilai tidak dipakai.

Deodatus mencontohkan, pernyataan pejabat terkait keterlibatan TNI dalam program tanam jagung hingga sektor kelautan, menurutnya tidak mendapat tanggapan serius dari DPR.

Harusnya DPR bisa memanggil dan meminta penjelasan. Tapi semuanya seperti didiamkan,”

ujarnya.
Baca juga:
Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…
Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi… Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…
Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk… Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…
  • Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil
  • Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi 'Papua Jilid…
  • Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk Ranah Sipil

Ia juga menyoroti semakin luasnya keterlibatan TNI dalam sejumlah program pemerintah, seperti Koperasi Desa Merah Putih, MBG, hingga Agrinas. Kondisi ini dikhawatirkan akan menimbulkan kembalinya praktik militerisme di ruang sipil.

Kalau ini terus dinormalisasi, kita khawatir reformasi mundur dan pola otoritarian kembali muncul,”

katanya.
(Part II) Gurita Kewenangan RPP Tugas TNI: Jalur Senyap Militer Perluas Cengkraman di Ranah Sipil

Deodatus menegaskan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan tugas TNI menjadi sangat penting untuk menentukan batas keterlibatan militer di ranah sipil.

Ia berharap, MK tidak hanya melihat persoalan hukum secara formal, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap demokrasi dan hak rakyat.

Baca juga:
Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan 'Borgol'… Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya untuk memperkuat personel Tim Pemburu Begal.…
Rupiah 'Berkurban' Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar Nilai tukar rupiah tertekan di tengah momen libur Idul Adha. Mata uang…
Presiden Prabowo Bakal Lebaran Idul Adha di Prancis, Tak Lupa… Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Prancis.…
  • Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan 'Borgol' Tetap Polisi
  • Rupiah 'Berkurban' Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
  • Presiden Prabowo Bakal Lebaran Idul Adha di Prancis, Tak Lupa Sebar Sapi…

Nah, kemudian kan persoalan ketika keterlibatan TNI di ranah sipil, kalau putusan MK ini lolos, ya peraturan pemerintah harusnya ikut,”

pungkasnya.

Dalam waktu dekat, Ia mengatakan GMNI bersama sejumlah pihak juga berencana melaporkan dugaan keterlibatan TNI dalam sejumlah program sipil ke kejaksaan. 

Tag:DPRgmniHeadlineMKSipilTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah ‘Berkurban’ Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)
1
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
By Ani Ratnasari
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
2
Batal Berhaji, Purbaya Rogoh Kocek Pribadi Boyong Sapi 1 Ton ke Ciganjur
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
3
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 27 Mei 2026 Didominasi Cerah Berawan
By Ivan
Ilustrasi Berawan
4
Setelah Bawa Juara Tiga Kali Beruntun Bojan Hodak Pilih Mundur dari Persib, Ada Apa?
By Hadi Febriansyah
Bojan Hodak berpisah dengan Persib Bandung usai mebawa hattrick juara
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).
Nasional

Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?

Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
51 menit lalu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan), Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) mengangkat tanaman kedelai saat panen raya kedelai ketahanan pangan di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan secara simbolis tersebut menjadi awal dimulainya panen kedelai seluas 400 hektare di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya menuju swasembada kedelai nasional. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Nasional

Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil

Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (kiri) menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Distrik Tanah Rubuh Manokwari Utara, Manokwari, Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin ‘Multitalenta’ Masuk Ranah Sipil

Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
1 jam lalu
Anggota polisi menggiring sejumlah tersangka kasus kejahatan jalanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Nasional

Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan ‘Borgol’ Tetap Polisi

Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya untuk memperkuat personel Tim Pemburu Begal.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up