Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 16 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / DPR Soroti Kepadatan Mina, Usulkan Tenda Bertingkat untuk Jemaah Haji Indonesia
Nasional

DPR Soroti Kepadatan Mina, Usulkan Tenda Bertingkat untuk Jemaah Haji Indonesia

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Mei 30, 2026 1:11 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ribuan jamaah haji dari berbagai negara menuju jamarat untuk melempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi
Ribuan jamaah haji dari berbagai negara menuju jamarat untuk melempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi (ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd)
SHARE

Persoalan kepadatan jemaah di kawasan Mina kembali menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah.

Daftar isi Konten
  • Kepadatan Mina Masih Menjadi Persoalan Utama
  • DPR Usulkan Tenda Bertingkat di Mina
  • Koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi

Meskipun pelaksanaan haji tahun ini secara umum berjalan lancar, keterbatasan kapasitas dan fasilitas di Mina masih menjadi tantangan yang dirasakan oleh banyak jemaah, termasuk dari Indonesia.

Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Marwan Dasopang, menilai persoalan tersebut membutuhkan solusi jangka panjang agar tidak terus berulang setiap musim haji.

Marwan Dasopang mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Baca juga:
Kasus Hanania Travel, Polisi Sita Tanah hingga Kendaraan untuk Ganti… Polda Metro Jaya mulai menelusuri dan menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan…
Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar yang Menjerat Yaqut Mandek, KPK… Kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan yang menyeret mantan Menteri Agama Yaqut…
Taruh di Gang Tanpa Permisi, Syarikah Bikin Jemaah Haji Bangkalan… Kementerian Haji dan Umrah buka suara terkait laporan sejumlah jemaah haji asal…
  • Kasus Hanania Travel, Polisi Sita Tanah hingga Kendaraan untuk Ganti Rugi Jemaah
  • Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar yang Menjerat Yaqut Mandek, KPK Tunggu Apa…
  • Taruh di Gang Tanpa Permisi, Syarikah Bikin Jemaah Haji Bangkalan Hampir Gagal…

Menurutnya, tahapan pelaksanaan haji mulai dari kedatangan jemaah hingga puncak ibadah berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan penyelenggaraan haji berjalan baik. Tahapan-tahapan awal hingga puncak pelaksanaan ibadah berlangsung sesuai agenda. Kita patut mengapresiasi berbagai pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada jemaah. Namun kondisi di Mina masih menjadi tantangan utama,”

kata Marwan dalam keterangannya Jumat 29 Mei 2026.

Kepadatan Mina Masih Menjadi Persoalan Utama

Kawasan Mina memiliki keterbatasan lahan yang membuat kepadatan jemaah sulit dihindari, terutama saat jutaan umat Islam berkumpul untuk menjalani mabit dan melaksanakan lempar jumrah.

Situasi tersebut menyebabkan ruang gerak jemaah menjadi lebih sempit dan berdampak pada tingkat kenyamanan selama menjalankan rangkaian ibadah.

Timwas Haji DPR Sidak Layanan Jemaah di Arab Saudi, Hotel dan Katering Jadi Sorotan

Marwan menilai kondisi ini perlu mendapatkan perhatian serius karena jumlah jemaah haji terus meningkat dari tahun ke tahun.

Selain persoalan kepadatan, Timwas Haji DPR RI juga menerima sejumlah laporan terkait fasilitas dasar di Mina yang dinilai belum optimal.

Beberapa jemaah mengeluhkan sistem pendingin udara (AC) yang tidak bekerja maksimal serta pasokan air yang belum memadai di beberapa lokasi.

Kita menerima berbagai masukan terkait fasilitas di Mina. Ada persoalan AC yang tidak berfungsi optimal, ketersediaan air yang kurang memadai, serta berbagai kendala lain yang muncul akibat tingginya kepadatan jemaah dalam satu kawasan yang sangat terbatas,”

ujarnya.

DPR Usulkan Tenda Bertingkat di Mina

Untuk mengatasi keterbatasan ruang, Marwan mengusulkan perlunya pendekatan baru yang lebih progresif. Salah satu opsi yang dinilai layak dipertimbangkan adalah pembangunan tenda bertingkat.

Menurutnya, jika perluasan area Mina sudah tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan, maka inovasi dalam penyediaan akomodasi menjadi langkah yang perlu dikaji.

Kita harus mulai memikirkan formula baru. Jika area Mina memang tidak bisa diperluas, maka perlu dipertimbangkan berbagai opsi seperti tenda bertingkat atau skema lain yang memungkinkan ruang bagi jemaah menjadi lebih longgar dan manusiawi,”

katanya.

Selain pembangunan infrastruktur baru, DPR juga mendorong optimalisasi skema tanazul sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan di Mina.

Melalui skema tersebut, sebagian jemaah dapat menjalani mabit di hotel yang telah ditentukan dengan pengaturan khusus tanpa harus menginap di tenda Mina.

Marwan memperkirakan sekitar 60 ribu jemaah Indonesia berpotensi memanfaatkan skema tersebut karena lokasi hotel mereka memungkinkan untuk mobilisasi menuju lokasi ibadah.

Dari sekitar 201 ribu jemaah Indonesia, mungkin ada sekitar 60 ribu jemaah yang dapat dipertimbangkan untuk mabit di hotel dengan pengaturan yang baik dan tetap sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ini dapat diwujudkan, ruang di Mina akan jauh lebih longgar bagi jemaah yang tetap berada di tenda,”

jelasnya.

Koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi

Meski menawarkan sejumlah solusi, Marwan menegaskan bahwa implementasi skema tanazul maupun pembangunan fasilitas baru tidak dapat dilakukan secara instan.

Diperlukan kajian yang matang, dukungan regulasi, serta komunikasi intensif dengan Pemerintah Arab Saudi agar setiap kebijakan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Ia berharap kehadiran Kementerian Haji dan Umrah RI ke depan dapat memperkuat proses koordinasi dan negosiasi untuk mencari solusi permanen atas persoalan kepadatan di Mina.

Ini bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan koordinasi yang kuat, dukungan regulasi, serta komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Arab Saudi. Namun persoalan Mina tidak boleh dibiarkan berulang tanpa solusi. Kita harus berani mencari terobosan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jemaah Indonesia,”

tegasnya.

Dengan jumlah jemaah yang terus bertambah setiap tahun, pembenahan fasilitas dan pengaturan di Mina menjadi kebutuhan mendesak.

Berbagai usulan yang muncul diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem penyelenggaraan haji yang lebih nyaman, aman, dan manusiawi bagi jemaah Indonesia pada musim haji mendatang.

Tag:Ibadah hajiJamaah HajiMinaPuncak Ibadah HajiTenda BertingkatTimwas Haji DPR RI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
1
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
2
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
3
NCB Polri Sukses Pulangkan Buron Saham Tambang Kariatun Tan dari China
By Rahmat Baihaqi
NCB Interpol Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
4
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
5

BERITA LAINNYA

Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Merasa jadi Korban Bullying, Pigai ‘Ngamuk’ ke Aparat: Kenapa Polisi Tak Hentikan?

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, melontarkan kritik kepada aparat…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
6 jam lalu
Kementerian Kebudayaan RI menyiapkan basis data terpadu masyarakat adat.
Nasional

Kementerian Kebudayaan Waspadai Masyarakat Adat ‘Jadi-jadian’, Basis Data Segera Disiapkan

Kementerian Kebudayaan RI menyiapkan basis data terpadu masyarakat adat sebagai bagian dari…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Menteri HAM Natalius Pigai dalam rapat bersama Baleg DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Juli 2026.
Nasional

RUU Masyarakat Adat: Pigai Usul Bikin Komnas Baru sebagai Benteng Terakhir

Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional Masyarakat Adat dalam Rancangan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 jam lalu
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan di gedung DPR, 15 Juli 2026.
Nasional

Data Kemenbud: 2.506 Komunitas Masyarakat Adat di RI Masih Luntang-lantung tanpa Pengakuan

Kementerian Kebudayaan RI mengungkap dari total 3.292 komunitas masyarakat adat yang terdata,…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up