Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Celios Soroti Salah Sasaran Insentif MBG, Daerah Stunting Tinggi Malah Minim SPPG
Nasional

Celios Soroti Salah Sasaran Insentif MBG, Daerah Stunting Tinggi Malah Minim SPPG

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 17, 2026 8:31 pm
Anisa Aulia
Amin Suciady
Share
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom.)
SHARE

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengungkapkan, adanya salah sasaran atas pemberian insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, jumlah SPPG di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi lebih sedikit dibandingkan di Pulau Jawa.

Daftar isi Konten
  • Stunting Tinggi Minim SPPG
  • Tinjau Ulang

Peneliti Celios Isnawati Hidayah dalam analisisnya menjelaskan Jawa Barat dengan prevalensi stunting sekitar 15,9 persen menerima insentif harian SPPG untuk 17 Juni 2026–akhir 2026 hampir 490 kali lipat dibandingkan Papua Pegunungan yang memiliki prevalensi stunting 40,0 persen.

Baca juga:
Sony Sonjaya Mengaku Difitnah, Kecewa Tak Bisa Bertemu Presiden Kasus yang menjerat Sony Sonjaya kembali memunculkan babak baru. Di tengah proses…
Korupsi Motor Listrik BGN: Kejagung Segel Gudang di Sentul Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatroni gudang penyimpanan motor listrik di kawasan Sentul,…
Tak Terima Prabowo-Gibran Disentil, Oiwobo Seret Tiyo Ardianto ke Polisi:… Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardianto harus berurusan dengan kepolisian.…
  • Sony Sonjaya Mengaku Difitnah, Kecewa Tak Bisa Bertemu Presiden
  • Korupsi Motor Listrik BGN: Kejagung Segel Gudang di Sentul
  • Tak Terima Prabowo-Gibran Disentil, Oiwobo Seret Tiyo Ardianto ke Polisi: Jaga Adab…

Insentif SPPG harian sepanjang tahun 2026, banyak terdistribusi di Pulau Jawa,”

kata Isnawati, Rabu, 17 Juni 2026.

Stunting Tinggi Minim SPPG

Diungkapkannya, Provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi seperti Papua Pegunungan sebesar 40,0 persen hanya ada 13 SPPG, Sulawesi Barat dengan stunting sebesar 35,4 persen jumlah SPPG sebanyak 177, dan Papua Tengah angka stunting sebesar 32,5 persen hanya memiliki 33 SPPG.

Sedangkan kapasitas SPPG terkonsentrasi di provinsi dengan prevalensi stunting yang relatif lebih rendah. Misalnya di Jawa Barat prevalensi stunting sebesar 15,9 persen jumlah SPPG sebanyak 6.357 SPPG, Jawa Timur 14,7 persen dengan jumlah SPPG 4.032 SPPG, dan Jawa Tengah angka stunting 17,1 persen dengan jumlah 4.335 SPPG.

Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis

Isnawati menambahkan, simulasi insentif harian SPPG sebesar Rp6 juta per unit menunjukkan bahwa beban fiskal negara justru terkonsentrasi pada provinsi dengan prevalensi stunting yang relatif lebih rendah. Hal ini karena Jawa Barat dengan 15,9 persen stunting diperkirakan menyerap sekitar Rp5,61 triliun, Jawa Timur Rp3,56 triliun, dan Jawa Tengah Rp3,82 triliun hingga akhir tahun 2026.

Sedangkan Papua Pegunungan hanya menerima sekitar Rp11,5 miliar, Sulawesi Barat Rp156,1 miliar, Papua Tengah Rp29,1 miliar, dan Papua Selatan Rp15,0 miliar,”

katanya.
Baca juga:
Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik… Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…
Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap Pengakuan mengejutkan datang dari mantan kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief. Di…
Panas Kasus MBG: Krisna Murti Balas Tudingan Elza Syarief Soal… Mantan kuasa hukum mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Elza Syarief, mengaku…
  • Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka…
  • Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap
  • Panas Kasus MBG: Krisna Murti Balas Tudingan Elza Syarief Soal Pengajuan Justice…

Tinjau Ulang

Maka dari itu, Isnawati meminta agar program MBG difokuskan pada kelompok yang paling membutuhkan, meninjau ulang model SPPG dan diarahkan menuju model berbasis sekolah.

Kemudian pemerintah diminta agar melakukan audit secara transparan dan dapat diawasi publik, meninjau kembali pemberian insentif selama periode libur sekolah, dan mengevaluasi insentif SPPG.

Evaluasi insentif SPPG dari perspektif efisiensi dan keadilan fiskal. Insentif harian SPPG seharusnya dipertimbangkan untuk dihentikan, karena menjadi beban fiskal negara,”

katanya.
Tag:Berita PentingCeliosinsentifisnawati hidayahMBGSPPGStunting
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
5 Potret Menawan Inka Andestha, Selebgram yang Disebut Sebagai Kekasih Baru Pratama Arhan
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Inka Andestha
1
Lewati Ronaldo! Hattrick Gila Messi di Piala Dunia 2026 Bikin Tiga Rekor Sekaligus Pecah
By Hadi Febriansyah
Lionel Messi selebrasi usai cetak gol ke gawang Aljazair di Piala Dunia 2026.
2
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
3
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
4
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Nasional

Wanti-wanti Mentan ke Produsen Benih: Jangan Coba Main-main!

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengultimatum akan menindak tegas, seluruh produsen…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
13 jam lalu
Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up