Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah
Ekonomi Bisnis

Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 5:54 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). KSSK menilai bahwa kondisi fiskal, moneter dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). KSSK menilai bahwa kondisi fiskal, moneter dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
SHARE

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah sudah mulai menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah per 17 Juni 2026 menguat Rp17.730 per dolar AS atau menguat 0,76 persen point to point (ptp), dibandingkan dengan level akhir Mei 2026. 

Daftar isi Konten
  • Intervensi
  • Yakin Menguat

Perry menjelaskan, penguatan rupiah ini didorong oleh langkah penguatan stabilisasi nilai tukar BI dari dampak tingginya ketidakpastian global, dan besarnya permintaan valuta asing. 

Perkembangan ini dipengaruhi oleh langkah penguatan stabilisasi nilai tukar Bank Indonesia dari dampak tingginya ketidakpastian global dan besarnya permintaan valuta asing korporasi di dalam negeri untuk kegiatan ekonomi,”

ujar Perry dalam konferensi pers Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Revisi UU P2SK Dikritik, Ekonom Sebut Bisa Ganggu Kredibilitas BI Center of Reform on Economics (Core) Indonesia menilai, revisi Undang-Undang Pengembangan dan…
Core Indonesia Warning Pemerintah Soal UU P2SK: Pasar Bisa Tak… Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memperingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam…
Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik… Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, inflasi global naik ke 4,4 persen dari perkiraan…
  • Revisi UU P2SK Dikritik, Ekonom Sebut Bisa Ganggu Kredibilitas BI
  • Core Indonesia Warning Pemerintah Soal UU P2SK: Pasar Bisa Tak Percaya, Inflasi…
  • Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik ke 4,4…

Intervensi

Perry mengatakan, dalam menjinakkan amukan rupiah otoritas moneter meningkatkan intensitas intervensi valuta asing melalui intervensi di pasar NDF luar negeri (offshore) maupun transaksi spot dan DNDF di pasar dalam negeri. 

Suku bunga SRBI dinaikkan untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,”

katanya.

Adapun untuk posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada 15 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1.021,13 triliun. Dalam hal ini kepemilikan nonresiden meningkat menjadi Rp238,09 triliun atau 23,32 persen dari total outstanding.

Sehingga turut mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,”

katanya.
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Selain itu, BI memberikan insentif penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi investor asing sebesar 10 persen. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya tarik masuknya investor asing serta mengompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investor. 

Kemudian BI turut memperluas instrumen operasi moneter valuta asing dengan instrumen spot dan swap dalam valuta offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap Rupiah. Langkah ini dilakukan karena semakin luasnya penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) untuk penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi. 

Yakin Menguat

Untuk ke depan, Perry meyakini nilai tukar Rupiah akan stabil dan cenderung menguat. Keyakinan ini salah satunya karena tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan stabil dan cenderung menguat, didukung oleh komitmen Bank Indonesia, imbal hasil yang menarik, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik,”

katanya.
Baca juga:
BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, kenaikan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green…
Rupiah dan IHSG Malah Kompak Loyo Usai BI Naikkan Suku… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak loyo pada…
Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke… Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar…
  • BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi Dipantau Khusus
  • Rupiah dan IHSG Malah Kompak Loyo Usai BI Naikkan Suku Bunga
  • Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75…
Tag:Bank IndonesiaintervensiNilai TukarPerry WarjiyoPertumbuhan EkonomiRupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Sindir Tokoh yang Berubah Haluan Usai Dapat Jabatan, Islah Bahrawi: Jijik Lihatnya!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung Bikin Fans Kaget
By Ossid Duha Jussas Salma
Jihyo TWICE
4
Bahlil Akui Pasokan Batu Bara PLN Menipis, Janji Tak Ada Pemadaman Listrik
By Anisa Aulia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kantor Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Ekonom Core Indonesia Yusuf Rendy Manilet dalam acara diskusi media terkait Kawal Kredibilitas Bank Sentral, di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026
Ekonomi Bisnis

Revisi UU P2SK Dikritik, Ekonom Sebut Bisa Ganggu Kredibilitas BI

Center of Reform on Economics (Core) Indonesia menilai, revisi Undang-Undang Pengembangan dan…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
1 jam lalu
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
Ekonomi Bisnis

Core Indonesia Warning Pemerintah Soal UU P2SK: Pasar Bisa Tak Percaya, Inflasi Meroket

Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memperingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi Dunia. (Sumber: Unsplash/Greg Rosenke)
Ekonomi Bisnis

Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik ke 4,4 Persen 

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, inflasi global naik ke 4,4 persen dari perkiraan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Ekonomi Bisnis

BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi Dipantau Khusus

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, kenaikan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up