Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah

Menjinakkan amukan rupiah otoritas moneter meningkatkan intensitas intervensi valuta asing melalui intervensi di pasar NDF luar negeri.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). KSSK menilai bahwa kondisi fiskal, moneter dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). KSSK menilai bahwa kondisi fiskal, moneter dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah sudah mulai menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah per 17 Juni 2026 menguat Rp17.730 per dolar AS atau menguat 0,76 persen point to point (ptp), dibandingkan dengan level akhir Mei 2026. 

Perry menjelaskan, penguatan rupiah ini didorong oleh langkah penguatan stabilisasi nilai tukar BI dari dampak tingginya ketidakpastian global, dan besarnya permintaan valuta asing. 

Perkembangan ini dipengaruhi oleh langkah penguatan stabilisasi nilai tukar Bank Indonesia dari dampak tingginya ketidakpastian global dan besarnya permintaan valuta asing korporasi di dalam negeri untuk kegiatan ekonomi,”

ujar Perry dalam konferensi pers Kamis, 18 Juni 2026.

Intervensi

Perry mengatakan, dalam menjinakkan amukan rupiah otoritas moneter meningkatkan intensitas intervensi valuta asing melalui intervensi di pasar NDF luar negeri (offshore) maupun transaksi spot dan DNDF di pasar dalam negeri. 

Iklan

Suku bunga SRBI dinaikkan untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,”

katanya.

Adapun untuk posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada 15 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1.021,13 triliun. Dalam hal ini kepemilikan nonresiden meningkat menjadi Rp238,09 triliun atau 23,32 persen dari total outstanding.

Sehingga turut mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,”

katanya.
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Selain itu, BI memberikan insentif penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) bagi investor asing sebesar 10 persen. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya tarik masuknya investor asing serta mengompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investor. 

Kemudian BI turut memperluas instrumen operasi moneter valuta asing dengan instrumen spot dan swap dalam valuta offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap Rupiah. Langkah ini dilakukan karena semakin luasnya penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) untuk penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi. 

Yakin Menguat

Untuk ke depan, Perry meyakini nilai tukar Rupiah akan stabil dan cenderung menguat. Keyakinan ini salah satunya karena tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan stabil dan cenderung menguat, didukung oleh komitmen Bank Indonesia, imbal hasil yang menarik, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik,”

katanya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.