Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendesak Presiden RI Prabowo Subianto segera mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Desakan itu disampaikan setelah penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa yang dinilainya dilakukan secara tidak pantas.
Amien mengatakan penangguhan penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menunjukkan adanya perbedaan sikap antara penyidik kepolisian dan kejaksaan dalam perkara tersebut. Ia bahkan mengaitkan keputusan penangguhan itu dengan adanya peran Presiden Prabowo.
Mas Roy dan Mbak Tifa pada Jumat pagi 19 Juni dijemput paksa atau dicokok oleh Polda Jaya secara sangat tidak sopan, untuk tidak mengatakan secara biadab,”
kata Amien Rais dikutip dari video pendek yang beredar, Jumat, 26 Juni 2026.
Amien menyampaikan setelah Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memutuskan menangguhkan penahanan terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa, diyakini Presiden Prabowo punya andil dalam keputusan itu.
Setelah Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin 22 Juni 2026 menangguhkan penahanan atas Roy Suryo dan dr. Tifa, kedua tokoh kita ini berterima kasih pada Pak Prabowo. Keduanya yakin Presiden punya andil dalam penangguhan penahanan itu,”
ujar Amien.
Dia mempertanyakan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menurutnya harus bertanggung jawab atas tindakan penyidik dalam proses penangkapan Roy dan dr Tifa tersebut.
Apakah polisi muda seperti ini yang diajarkan oleh Kapolri Sigit Listyo Prabowo,”
tanya pendiri Partai Ummat itu.
Lebih lanjut, Amien Rais juga melontarkan kritik keras terhadap loyalitas Kapolri Listyo Sigit. Menurutnya, Kapolri Sigit diduga lebih berpihak kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo dibandingkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Kapolri ini kesetiaan puncaknya bukan pada Mas Prabowo tapi pada Wong Solo yang satu itu,”
tuturnya.
Amien turut mengkritik kepemimpinan Joko Widodo selama dua periode yang telah membawa dampak buruk terhadap tata kelola pemerintahan.
Telah merusak Indonesia selama 10 tahun, yang syahwat kekuasaannya menyundul langit,”
jelasnya.
Ia kemudian meminta Presiden Prabowo agar segera mengambil langkah politik dengan mengganti Kapolri Listyo Sigit.
Jadi, usulan saya yang kedua buat Pak Prabowo. Cepat dan segerakan pengangkatan Kapolri yang baru,”
ujarnya.






















