Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga Negara Kelas Dua
Nasional

Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga Negara Kelas Dua

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 7, 2026 5:02 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi (Foto: blog.umsu.ac.id)
SHARE

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyoroti dugaan perlakuan diskriminatif terhadap pasien BPJS Kesehatan yang kini sedang ramai diperbincangkan.

Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM (PDK HAM) Kementerian HAM, Munafrizal Manan mengingatkan status kepesertaan BPJS tidak boleh jadi alasan pembeda kualitas layanan di fasilitas kesehatan.

Hak atas kesehatan adalah hak dasar yang melekat pada setiap manusia. Pasien BPJS bukanlah ‘warga negara kelas dua’. Mereka adalah pemegang hak yang sama, yang dilindungi penuh oleh negara,”

kata Munafrizal, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca juga:
Ramai Isu Jabatan Wamenhan! DPR Minta Publik Jangan Berspekulasi, Tunggu… Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono minta publik tidak berspekulasi…
Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, kemunculan kabinet bayangan yang…
Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol… Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mengusulkan agar negara membayar iuran…
  • Ramai Isu Jabatan Wamenhan! DPR Minta Publik Jangan Berspekulasi, Tunggu Keputusan Prabowo
  • Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR
  • Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol hingga Petani…

Menurutnya, kualitas pelayanan tak boleh dibedakan hanya karena seseorang merupakan peserta BPJS. Sikap maupun komentar yang merendahkan pasien juga dinilai bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia.

Ia mengungkapkan Kementerian HAM sebenarnya sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor PDK-HA.02.01.01-14 Tahun 2025 sejak Maret tahun lalu sebagai pedoman kepatuhan HAM di sektor kesehatan.

Alarm untuk Pemerintah! Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan Berisiko Putuskan Akses Layanan Kesehatan Kelompok Rentan

Dalam surat edaran itu, seluruh fasilitas layanan kesehatan pemerintah diwajibkan memenuhi empat prinsip utama, yakni ketersediaan layanan, akses tanpa diskriminasi, penghormatan terhadap martabat pasien, serta kualitas pelayanan yang didukung tenaga kesehatan yang kompeten secara medis maupun etika.

Namun, Munafrizal menilai aturan saja tidak cukup apabila praktik di lapangan masih menyisakan dugaan diskriminasi terhadap pasien.

Karena itu, ia meminta Kementerian Kesehatan dan manajemen rumah sakit segera melakukan investigasi secara transparan atas dugaan pelanggaran yang terjadi. Selain itu, mengevaluasi sistem pelayanan, serta menjatuhkan sanksi bila terbukti ada pelanggaran.

Baca juga:
Haramkan 'Kasta' Layanan di RS, Epidemiolog Minta Pasien BPJS Tidak… Epidemiolog sekaligus pakar Global Health Security dari Griffith University Dicky Budiman menegaskan…
Rem Empati Nakes Blong di Medsos: Epidemiolog Sebut Dampak 'Burnout'… Epidemiolog sekaligus pakar Global Health Security dari Griffith University Dicky Budiman mengatakan…
DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan… Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat kembali didorong agar tak berlarut-larut. Anggota…
  • Haramkan 'Kasta' Layanan di RS, Epidemiolog Minta Pasien BPJS Tidak Dinomorduakan
  • Rem Empati Nakes Blong di Medsos: Epidemiolog Sebut Dampak 'Burnout' Hingga Kultur…
  • DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan Sampai Ditabrak

Lalu, mekanisme pengaduan masyarakat juga diminta benar-benar berjalan agar keluhan pasien tidak berhenti setelah kasus menjadi viral.

Kepatuhan terhadap HAM di sektor kesehatan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud kehadiran negara dalam melindungi martabat setiap warga negara,”

tuturnya.

Kementerian HAM memastikan akan terus memantau implementasi surat edaran tersebut dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong layanan kesehatan yang lebih inklusif, adil, dan berperspektif hak asasi manusia.

Tag:BPJS KesehatanDPRKementerian HAMLayanan KesehatanpasienYurizal Tri Chaerawan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
3
Gianni Infantino Tertekan, FIFA Akui Kesalahan soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
By Hadi Febriansyah
Gianni Infantino
4
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar
By Anisa Aulia
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Prabowo Pidato di peluncuran buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Nasional

Prabowo Bilang Kecerdasan Bukan dari Sekolah, Tetapi Ditempa Kesulitan

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa kecerdasan seseorang tidak ditentukan oleh latar belakang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
16 menit lalu
Anggota Komisi I DPR RI, Tb Hasanuddin. (Sumber: IG @tbhasanuddinofficial)
Nasional

TB Hasanuddin: Temuan 995 Senjata Jangan Dianggap Hal Biasa, Aparat Harus Usut Tuntas

Temuan 995 pucuk senjata api, narkotika, dan kepingan VCD bermuatan pornografi di…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
28 menit lalu
Konferensi pers hasil penindakan narkotika (sumber: Bea Cukai)
Nasional

10 Kg Ganja Disamarkan Jadi Oleh-oleh Makanan, Dua WN India Diciduk Bea Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menggagalkan penyelundupan narkotika golongan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
48 menit lalu
Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang berjalan keluar usai pemeriksaan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi yang tidak beroperasi di Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/8/2026). (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/agr)
Nasional

Ngeri! Siswa yang Keracunan MBG Se-Indonesia Sejak 2025 Capai 40.759 Jiwa

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sebanyak 40.759 siswa menjadi korban keracunan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up