Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Jangan Asal Ikut Tren! Ini Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Menjalani Intermittent Fasting
Hype

Jangan Asal Ikut Tren! Ini Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Menjalani Intermittent Fasting

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
Last updated: Juli 18, 2026 12:27 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Menimbang berat badan. (Sumber: Unsplash/ i yunmai)
Menimbang berat badan. (Sumber: Unsplash/ i yunmai)
SHARE

Keinginan untuk memiliki berat badan ideal membuat semakin banyak orang mencoba berbagai metode diet. Di antara beragam metode diet, Intermittent fasting menjadi salah satu yang paling banyak diminati.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Diet Intermittent Fasting
  • Metode Intermittent fasting yang Populer
  • Manfaat Intermittent Fasting
  • Hal yang Perlu Diperhatikan

Berbeda dengan pola diet yang berfokus pada pembatasan jenis makanan, Intermittent fasting lebih menekankan pada pengaturan waktu makan dan waktu berpuasa.

Meski begitu, Intermittent fasting tidak selalu cocok untuk semua orang. Sebelum mencobanya, penting untuk memahami cara kerja, manfaat, serta risiko yang mungkin muncul agar diet dapat dilakukan secara aman dan efektif.

Baca juga:
BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen… Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran Rp240,2 triliun pada 2027. Sekira 96,95…
DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar… Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta Badan Gizi Nasional (BGN)…
Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada… Angka stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini berada di kisaran 3…
  • BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen Buat MBG
  • DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar Kenyang!
  • Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada 2030

Apa Itu Diet Intermittent Fasting

Melansir dari laman Kementrian Kesehatan (07 April 2025), Intermittent fasting (IF) atau diet puasa adalah metode mengatur pola makan dengan membatasi waktu makan dan waktu berpuasa, bukan membatasi jenis makanan yang dikonsumsi. Selama masa puasa, seseorang tetap diperbolehkan mengonsumsi minuman tanpa kalori, seperti air putih, teh tawar, atau kopi hitam tanpa gula.

Pola yang paling umum adalah puasa selama 16 jam dan makan dalam jangka waktu 8 jam (metode 16:8). Namun sebenarnya tidak ada aturan khusus, durasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Ilustrasi makanan diet sehat
Ilustrasi makanan diet sehat (Foto: Freepik)

Metode Intermittent fasting yang Populer

Jika bingung bagaimana memulainya, beberapa orang mengikuti metode diet ini lewat kebiasaan banyak orang. Berikut beberapa metode Intermittent fasting yang umum diterapkan, antara lain:

  • Metode 16:8: Berpuasa selama 16 jam dan makan dalam waktu 8 jam, misalnya makan mulai pukul 12.00 hingga 20.00. Ini merupakan metode yang paling populer.
  • Metode 14:10: Berpuasa selama 14 jam dengan waktu makan 10 jam. Pola ini lebih ringan sehingga cocok bagi pemula.
  • Diet 5:2: Makan seperti biasa selama lima hari dalam seminggu, kemudian membatasi asupan sekitar 500–600 kalori pada dua hari yang tidak berurutan.
  • Eat-Stop-Eat: Berpuasa penuh selama 24 jam sebanyak satu hingga dua kali dalam seminggu, kemudian kembali makan seperti biasa pada hari lainnya.
  • Alternate-Day Fasting (Puasa Selang-seling): Dilakukan dengan berpuasa atau membatasi asupan kalori pada satu hari, lalu makan seperti biasa pada hari berikutnya. Pola ini diulang secara bergantian.
  • Warrior Diet: Mengonsumsi porsi kecil, seperti buah dan sayuran, pada siang hari, kemudian makan dalam jumlah lebih besar pada malam hari dalam jendela makan sekitar empat jam.
  • Puasa Spontan: Tidak memiliki jadwal yang tetap. Seseorang dapat sesekali melewatkan waktu makan ketika tidak merasa lapar atau saat kondisi tertentu, sehingga lebih fleksibel dibanding metode lainnya.

Manfaat Intermittent Fasting

Ilustrasi menjaga berat badan
Ilustrasi menjaga berat badan (Foto: Freepik)

Intermittent fasting dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan kalori dan meningkatkan pembakaran lemak sebagai sumber energi. Selain itu, pola makan ini juga berpotensi mengurangi peradangan (inflamasi) yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.

Metode ini juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan risiko diabetes tipe 2. Di samping itu, Intermittent fasting dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung dengan membantu mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida.

Saat berpuasa, tubuh juga menjalankan proses autofagi (autophagy), yaitu mekanisme alami untuk membersihkan sel-sel yang rusak.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Intermittent fasting tidak cocok untuk semua orang. Metode ini umumnya aman bagi orang dewasa yang sehat, tetapi ibu hamil atau menyusui, penyandang diabetes, anak-anak dan remaja, orang dengan riwayat gangguan makan, serta mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Kemudian, risiko pada awal menjalani intermittent fasting, beberapa orang dapat mengalami rasa lapar, lemas, sulit berkonsentrasi, atau penurunan energi. Efek samping tersebut umumnya bersifat sementara karena tubuh sedang beradaptasi dengan pola makan yang baru.

Meski tergolong metode diet yang aman dan banyak manfaat, sebaiknya sebelum memulai intermittent fasting, terutama jika memiliki penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi agar diet dapat dilakukan secara aman dan optimal.

Baca juga:
Bukan Sekadar Cari Nafkah, Ayah Punya Peran Penting Cegah Stunting Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pemenuhan kesehatan dan…
Diet Karnivora Surga Buat Kamu yang Anti-Sayur, Emang Bener Bisa… Buat kamu yang dari kecil anti-sayur dan berencana buat coba diet. Kalau…
Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya Ketakutan terhadap kenaikan berat badan terkadang membuat seseorang membatasi makanan secara berlebihan.…
  • Bukan Sekadar Cari Nafkah, Ayah Punya Peran Penting Cegah Stunting
  • Diet Karnivora Surga Buat Kamu yang Anti-Sayur, Emang Bener Bisa Bikin Kurus?
  • Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya
Tag:berat badanDietGiziIntermittent fastingPola MakanPuasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Unit 4000 Iran Diduga Rekrut 3 WNI untuk Operasi Rahasia di Asia
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
4
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
5

BERITA LAINNYA

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing.
Hype

Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi pasir kucing berbahan dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Ilustrasi lumut.
Hype

Sering Dibersihkan karena Dianggap Mengganggu, Ternyata Lumut Punya Lima Manfaat Ini

Lumut kerap dianggap sebagai tumbuhan pengganggu. Pertumbuhannya di lantai, tembok, batu, hingga…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
23 jam lalu
Ilustrasi menghapus make up.
Hype

Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu Iritasi

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian menyusul aktivitas vulkanik pada awal…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up