Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 26 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Gelombang PHK Mengganas! 9.000 Pekerja Terancam, DPR Bunyikan Alarm Bahaya
Nasional

Gelombang PHK Mengganas! 9.000 Pekerja Terancam, DPR Bunyikan Alarm Bahaya

rahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Mei 26, 2026 6:52 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Sejumlah buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) membawa poster saat aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Aksi dalam rangka memperingati hari buruh internasional tersebut menuntut tentang penghapusan upah murah dan penghapusan outsorcing. (ANTARA FOTO/Salma Talita)
Sejumlah buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) membawa poster saat aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Aksi dalam rangka memperingati hari buruh internasional tersebut menuntut tentang penghapusan upah murah dan penghapusan outsorcing. (ANTARA FOTO/Salma Talita)
SHARE

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menunjukkan tanda-tanda serius di berbagai sektor industri nasional. 

Daftar isi Konten
  • Dampak Geopolitik dan Ekonomi
  • Sinyal Bahaya

Dalam tiga bulan ke depan, sekitar 9.000 pekerja diperkirakan akan kehilangan pekerjaan di sedikitnya 10 perusahaan.

Ancaman ini bukan lagi sekadar prediksi. Sejak Mei 2026, sejumlah perusahaan telah lebih dulu melakukan PHK massal, menandai tekanan nyata pada sektor industri.

Salah satu kasus terjadi di PT Xacti Indonesia di Depok, Jawa Barat, yang resmi menghentikan operasional dan memutus hubungan kerja terhadap 350 karyawan. 

Sementara di Kabupaten Serang, PHK juga terjadi di beberapa perusahaan seperti PT Nikomas Gemilang, PT Parkland World Indonesia 2, dan PT Sinhwa Bis dengan jumlah pekerja terdampak mencapai ratusan orang.

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan tren PHK yang terus meningkat. Hingga 20 Mei 2025, tercatat 26.454 pekerja telah kehilangan pekerjaan, angka yang melonjak signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Bahaya! Korban PHK Hingga April 2026 Jumlahnya Makin Mengkhawatirkan

Dampak Geopolitik dan Ekonomi

Presiden KSPI, Said Iqbal, menilai kondisi ini mencerminkan rapuhnya ketahanan industri nasional di tengah tekanan global.

Menurutnya, sektor manufaktur, tekstil, alas kaki, hingga otomotif menjadi yang paling terpukul akibat melemahnya permintaan ekspor, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta lonjakan biaya produksi.

Di Karawang, Jawa Barat, sebanyak 1.323 pekerja terdampak PHK akibat penutupan perusahaan dan efisiensi. 

Baca juga:
Jakarta Disebut Mirip Gotham City, dalam 22 Hari Tembus 1.283… Jakarta belakangan ini sering disandingkan dengan Gotham City, yaitu kota fiksi dalam…
Haji Kacau Lagi, DPR Temukan Bus Telat hingga Makanan Hilang Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Nasir Djamil, mengungkap berbagai persoalan serius…
Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa 10 perusahaan sawit yang diduga…
  • Jakarta Disebut Mirip Gotham City, dalam 22 Hari Tembus 1.283 Kasus Kejahatan
  • Haji Kacau Lagi, DPR Temukan Bus Telat hingga Makanan Hilang
  • Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi…

Sementara di Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 200 pekerja di sektor otomotif juga kehilangan pekerjaan karena penurunan permintaan pasar.

KSPI mengidentifikasi tiga pemicu utama badai PHK ini, yakni konflik geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi, pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya impor bahan baku, serta lesunya pasar global.

Meski demikian, KSPI memastikan pekerja PT Xacti Indonesia tetap menerima hak kompensasi sesuai ketentuan, bahkan hingga dua kali lipat dari aturan undang-undang.

Sinyal Bahaya

Ketua DPR RI Puan Maharani, mengingatkan pemerintah agar segera merespons serius ancaman gelombang PHK yang mulai terasa di berbagai sektor industri.

Ancaman PHK mulai terasa dan perlu direspons secara serius oleh pemerintah. Kelompok buruh diperkirakan sekitar 9.000 pekerja berpotensi terdampak dalam waktu dekat,”

kata Puan dikutip dari akun resmi instagram PDI Perjuangan, @pdip pada, Selasa 26 Mei 2026.

Ketua DPP PDIP itu menilai situasi ini merupakan peringatan dini yang tidak boleh diabaikan, terutama dalam konteks target besar penciptaan lapangan kerja nasional.

Ini menjadi sinyal peringatan yang tidak bisa diabaikan. Di titik inilah, kebijakan pemerintah diuji,”

ucapnya.

Ia menegaskan, apabila fondasi industri tidak segera diperkuat, maka target ambisius pemerintah menciptakan jutaan lapangan kerja akan sulit terealisasi.

Target penciptaan 19 juta lapangan kerja dalam lima tahun akan sulit tercapai jika fondasi industri tidak diperkuat,”

tegasnya.
Said Iqbal Ungkap Rencana Prabowo Bentuk Satgas PHK dan Hadiri May Day 2026

Lebih jauh, Puan menyoroti dampak luas dari gelombang PHK yang tidak hanya berhenti pada kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Ancaman PHK bukan hanya soal kehilangan pekerjaan, tetapi juga berimplikasi pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan,”

jelasnya.

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan para pekerja tetap memiliki kepastian dan rasa aman terhadap masa depan mereka.

Negara harus memastikan setiap pekerja memiliki rasa aman terhadap masa depan mereka,”

ungkapnya.
Baca juga:
Ketergantungan Bikin Indonesia Susah jadi Penguasa Teknologi Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti lemahnya posisi Indonesia dalam…
DPR Semprot Roadmap AI Pemerintah: Besar di Wacana, Kosong di… Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mengkritik peta jalan kecerdasan…
Cair! Ini Rincian Anggaran Tambahan TKD Rp10,6 T Pemulihan Bencana… Pemerintah menggelontorkan anggaran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk…
  • Ketergantungan Bikin Indonesia Susah jadi Penguasa Teknologi
  • DPR Semprot Roadmap AI Pemerintah: Besar di Wacana, Kosong di Pendanaan dan…
  • Cair! Ini Rincian Anggaran Tambahan TKD Rp10,6 T Pemulihan Bencana Sumatra

Ia juga mengingatkan, bahwa ketidakpastian kerja dapat memicu tekanan sosial yang lebih luas, terutama di tingkat keluarga.

Ketika ketidakpastian kerja meningkat, tekanan sosial akan jauh lebih cepat dirasakan di tingkat keluarga. Ini tentang kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan anak-anak, dan berbagai kebutuhan hidup lain,”

tutup Puan.

Pernyataan tersebut menegaskan, bahwa isu PHK bukan sekadar persoalan ketenagakerjaan, melainkan ancaman serius yang dapat berdampak langsung pada stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Tag:DPRHeadlinekspiPHKPuan MaharaniSaid Iqbal
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kalender Jawa Juni 2026: Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Tanggal Merah
By Ani Ratnasari
Kalender Jawa Juni 2026
1
DPR Semprot Roadmap AI Pemerintah: Besar di Wacana, Kosong di Pendanaan dan Strategi
By Amin Suciady
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono
2
Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
3
Masyarakat Antre Migor, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Asyik Atur ‘Cuan’ Ekspor CPO Wilmar
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (tengah) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
4
Akali Laporan Demi Wilmar Group, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Resmi Jadi Tersangka
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (kanan) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ketua Umum KASBI Unang Sunarno.
Nasional

DUO Maut UU Cipta Kerja dan RPP TNI, KASBI Khawatir Hak Buruh Makin Dikebiri

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengkritik meluasnya…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 jam lalu
Sejumlah warga menunggu pasokan listrik kembali menyala dengan penerangan lilin saat terjadi pemadaman listrik di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/5/2026).
Nasional

Sumatra Blackout: Potensi Warga Dapat Kompensasi PLN, tapi Ada Syaratnya!

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai masyarakat terdampak blackout…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
2 jam lalu
Pelajar menyimak paparan dari pemateri saat sosialisasi PP Tunas di SMP Negeri 25 Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Darurat Jempol Bocil! Komdigi Catat 40 Juta Anak RI Tercemar Konten Vulgar di Medsos

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini melaporkan sekitar 40 juta anak…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
3 jam lalu
Petugas pendorong kursi roda melayani jamaah calon haji Indonesia menuju Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi
Nasional

Haji Kacau Lagi, DPR Temukan Bus Telat hingga Makanan Hilang

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Nasir Djamil, mengungkap berbagai persoalan serius…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up