Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 18 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Biar Hemat Anggaran, Eks Menlu RI Ngajarin Prabowo Cara Diplomasi yang Benar, Begini Caranya! 
Nasional

Biar Hemat Anggaran, Eks Menlu RI Ngajarin Prabowo Cara Diplomasi yang Benar, Begini Caranya! 

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 1, 2026 12:22 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
WNI menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias, pada Selasa, 26 Mei 2026.
WNI menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias, pada Selasa, 26 Mei 2026. (BPMI Setpres)
SHARE

Kritik terhadap frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto terus bermunculan. Kali ini datang dari mantan Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, yang menilai diplomasi modern tidak selalu harus dilakukan dengan perjalanan mahal ke berbagai negara.

Dino bahkan menyarankan Presiden Prabowo lebih sering memanfaatkan teknologi komunikasi seperti video call, telepon, atau konferensi daring untuk berkomunikasi dengan para pemimpin dunia. 

Prabowo Jadi Presiden Paling Rajin Keluar Negeri, Sahabat Lama Beri Peringatan

Menurutnya, cara tersebut jauh lebih efisien dan mampu menghemat anggaran negara dalam jumlah besar.

Untuk menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia lain, kami menyarankan Presiden Prabowo lebih mengandalkan video call atau zoom call atau telepon,”

kata Dino yang dikutip dari video pendek miliknya, Senin, 1 Juni 2026.

Mantan diplomat senior itu menjelaskan, berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun menangani hubungan internasional, inti pembicaraan dalam kunjungan bilateral sebenarnya relatif singkat. Sementara sebagian besar agenda lainnya hanya bersifat seremonial.

Pengalaman saya, suatu kunjungan bilateral biasanya hanya berpusat pada satu pembicaraan yang berlangsung selama satu jam, atau paling banter dua jam. Dan selebihnya basa-basi, jamuan, dan seremonial yang biasanya tidak perlu,”

ucapnya.

Karena itu, Dino menilai hasil substansi diplomasi dapat dicapai tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan yang sangat besar.

Baca juga:
Ucapan Prabowo Soal Koruptor Tak Sejalan dengan Fakta, Tak Berani… Analis Politik Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan, komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam…
Polemik Kasus Eks Jampidsus jadi 'Bola Liar', Analis: Prabowo Harus… Sikap Presiden Prabowo Subianto yang belum memberikan pernyataan terbuka terkait polemik penanganan…
Pegang Teguh Konsensus ASEAN, Indonesia Siap Jadi "Mak Comblang" Konflik… Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmen mendorong penyelesaian konflik di Myanmar dan menyatakan…
  • Ucapan Prabowo Soal Koruptor Tak Sejalan dengan Fakta, Tak Berani Copot Kapolri…
  • Polemik Kasus Eks Jampidsus jadi 'Bola Liar', Analis: Prabowo Harus Keluar Beri…
  • Pegang Teguh Konsensus ASEAN, Indonesia Siap Jadi "Mak Comblang" Konflik Myanmar

Jadi dengan satu video call yang bernilai 0 rupiah, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan ke luar negeri, dan hasilnya dari segi substansi juga kurang lebih sama,”

tegasnya.

Menurut Dino, langkah penghematan semacam itu juga dapat menjawab kritik publik, yang mulai mempertanyakan efektivitas kunjungan luar negeri Presiden yang frekuensinya cukup tinggi.

Aksi penghematan melalui zoom call ini dapat menjawab persepsi masyarakat, yang menganggap perjalanan Presiden ke luar negeri cenderung boros dan bersifat jalan-jalan,”

jelasnya.

Untuk memperkuat argumentasinya, Dino mencontohkan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang memilih mengandalkan komunikasi jarak jauh dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dibanding melakukan kunjungan bilateral langsung.

Sebagai contoh, Presiden Meksiko Claudia Shinbang sudah 17 kali menelpon Presiden Trump dan belum sekalipun melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Trump, padahal Amerika adalah mitra perdagangan terbesar bagi Meksiko,”

ungkapnya.

Tak hanya itu, Dino juga menyoroti langkah Presiden Meksiko yang memilih menggunakan pesawat komersial dalam kunjungan ke luar negeri sebagai simbol penghematan anggaran negara.

(Part II) Saat Politik Luar Negeri RI “Sein Kiri Belok Kanan”, Sulit Ditebak dan Banyak Tanda Tanya

Dan dalam suatu kunjungan kerja ke Spanyol, Presiden Shinbang bahkan terbang menaiki pesawat komersil untuk memberikan teladan kepada rakyatnya, bahwa penghematan yang diserukannya pada seluruh pemerintahnya juga berlaku bagi Presiden di tingkat tertinggi,”

bebernya.

Selain memanfaatkan teknologi komunikasi, Dino menyarankan Presiden Prabowo mengoptimalkan forum-forum internasional untuk bertemu banyak pemimpin dunia sekaligus, sehingga tidak perlu melakukan perjalanan bilateral secara terpisah ke berbagai negara.

Untuk menghemat biaya dan waktu, kami juga mengajurkan agar Presiden Prabowo dapat memanfaatkan kunjungan ke suatu forum internasional untuk bertemu kepala negara lain yang juga hadir,”

pungkasnya.

Pernyataan Dino muncul di tengah perdebatan publik mengenai efektivitas diplomasi luar negeri Presiden Prabowo. 

Di satu sisi pemerintah menyebut lawatan internasional penting untuk memperkuat kerja sama strategis, namun di sisi lain, kritik muncul karena biaya perjalanan dinilai sangat besar dan hasilnya belum sepenuhnya terlihat secara langsung oleh masyarakat.

Tag:Cara Diplomasidino patti djalalDiplomasiLuar NegeriMeksikoPrabowo SubiantoPresiden MeksikotelponVideo Call
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
1
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
2
Heboh! Lebih dari 17 Juta Orang Teken Petisi Minta Argentina Dicoret dari Piala Dunia 2026
By Ani Ratnasari
Isi petisi agar Argentina dikeluarkan dari Piala Dunia.
3
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
4
Berkas Don Ritto Lolos ke Kejagung, Berkas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Malah Tertahan
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) didampingi Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon (kiri), dan Kepala Departemen Operasional G-Lab PT Pegadaian Rubika Giovani Malewa (kanan) memberikan keterangan pers saat pengujian kadar atau keaslian barang bukti emas 74 kilogram yang disita dalam penyidikan tiga dugaan kasus korupsi dan TPPU, di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Petugas menyusun ompreng berisi Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Tubo Ternate, Maluku Utara
Nasional

Program MBG Dievaluasi, BGN Kaji Prioritas Penerima Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan

Badan Gizi Nasional (BGN) masih mengkaji skema penerima program Makan Bergizi Gratis…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari (tengah) bersama Trenggono (kedua kanan) tiba untuk mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Presiden Prabowo menggelar rapat bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga untuk membahas perkembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Nasional

BGN Minta Waktu 30 Hari Benahi Program MBG, Penghentian Kemitraan Hanya Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penghentian kerja sama dengan sejumlah mitra Program…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
9 jam lalu
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
Nasional

BGN Akui Tunggakan Rp1,6 Triliun ke Rekanan, Pembayaran Masih Terkendala Proses

Badan Gizi Nasional (BGN) minta maaf kepada para rekanan karena belum bisa…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
Nasional

Kasus Santri Dibakar di Lombok, Pakar: Pelaku Bisa Dijerat Pasal Lebih Berat

Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menilai penyidik masih berpeluang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up