Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Demokrasi Dibajak Duitokrasi: Pemilu Makin Rusak, Mau Menang Harus Pakai Duit
Politik

Demokrasi Dibajak Duitokrasi: Pemilu Makin Rusak, Mau Menang Harus Pakai Duit

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 7, 2026 3:55 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi kotak suara pada pemilihan umum. (Sumber: Unsplash/Element5 Digital)
Ilustrasi kotak suara pada pemilihan umum. (Sumber: Unsplash/Element5 Digital)
SHARE

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menilai, persoalan terbesar demokrasi Indonesia saat ini bukan semata terletak pada Undang-Undang Pemilu, melainkan praktik politik uang yang dinilainya telah menggeser kedaulatan rakyat menjadi “duitokrasi”. 

Kondisi tersebut menurutnya membuat proses demokrasi semakin jauh dari prinsip pemilu yang jujur dan adil. Duitokrasi adalah kondisi saat daulat rakyat dalam sistem demokrasi bergeser menjadi daulat uang. Kekuatan finansial dan modal politik yang besar mengalahkan suara serta kepentingan masyarakat.

Undang-undang secara tertulis pasti ada plus minusnya. Tetapi itu harusnya bisa diminimalisir dengan pemilu yang jujur dan adil,”

kata Denny kepada Owrite, Jumat, 8 Agustus 2026.
Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu menuturkan, demokrasi Indonesia menghadapi persoalan serius karena suara rakyat semakin ditentukan oleh kekuatan uang. Kondisi tersebut sebagai kegagalan mendasar dalam penyelenggaraan pemilu.

Persoalannya saya mengatakan gagal ginjal pemilu itu karena demokrasi, daulat rakyat kita itu sudah dibajak dengan duitokrasi, daulat uang, daulat duit. Ini yang merusak,”

ujarnya.

Denny menambahkan, nilai moral dalam pemilu telah mengalami pergeseran. Jika dahulu prinsip yang dijunjung adalah kandidat yang berbuat curang tidak boleh menang, kini, menurut pengalamannya, muncul anggapan bahwa kemenangan sulit diraih tanpa praktik penggunaan uang.

Dulu postulat-nya yang curang tidak boleh menang. Sekarang berubah, kalau mau menang harus pakai uang. Tidak mungkin menang tanpa uang,”

jelasnya.

Postulat adalah asumsi atau anggapan dasar yang menjadi pangkal dalil dan dianggap benar tanpa perlu dibuktikan lagi.

Ia menilai, perubahan cara pandang tersebut telah merusak demokrasi hingga ke tingkat akar rumput. Karena itu, Denny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengembalikan nilai-nilai demokrasi yang sehat melalui berbagai cara yang konstitusional.

Baca juga:
Ngeri! Siswa yang Keracunan MBG Se-Indonesia Sejak 2025 Capai 40.759… Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sebanyak 40.759 siswa menjadi korban keracunan…
Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkapkan dua alasan utama yang mendorongnya…
Denny Indrayana Bongkar Alasan Surati Prabowo, Desak Gibran Mundur dari… Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkap alasan menulis surat terbuka kepada…
  • Ngeri! Siswa yang Keracunan MBG Se-Indonesia Sejak 2025 Capai 40.759 Jiwa
  • Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan
  • Denny Indrayana Bongkar Alasan Surati Prabowo, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres

Ini 180 derajat berubah dan merusak sampai tataran akar rumput. Sehingga kita harus mengembalikan paradoks-paradoks yang tunggang balik ini,”

harapnya.

Denny juga menyinggung berbagai inisiatif masyarakat sipil yang menurutnya dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi. 

Salah satunya adalah gagasan pembentukan kabinet bayangan yang dinilai dapat menghadirkan alternatif pengawasan terhadap pemerintah.

Rekan Ferry Amsari bikin Kabinet Bayangan. Karena di situlah kemudian lawan tanding narasi bisa dilakukan,”

tutupnya.
Tag:Demokrasi rusakDenny IndrayanaHeadlinePemilu Rusapolitik uang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Gianni Infantino Tertekan, FIFA Akui Kesalahan soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
By Hadi Febriansyah
Gianni Infantino
3
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar
By Anisa Aulia
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
4
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi
Politik

PDIP Usul Negara Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol hingga Petani Ikut

Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mengusulkan agar negara membayar iuran…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
20 menit lalu
Ilustrasi Kabinet Bayangan.
Politik

Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, kemunculan kabinet bayangan yang…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
31 menit lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Politik

DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan Sampai Ditabrak

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat kembali didorong agar tak berlarut-larut. Anggota…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi Pemilu
Politik

Ganjar Minta DPR Gercep, Pansus Revisi UU Politik Bisa Jadi Jalan Bongkar Sistem Pemilu

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) Ganjar Pranowo mendesak DPR…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up