Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kemen PPPA Soroti Nasib Tiga Anak Pria yang Tewas Dimassa usai Kasus Curi Ayam di Bali
Nasional

Kemen PPPA Soroti Nasib Tiga Anak Pria yang Tewas Dimassa usai Kasus Curi Ayam di Bali

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 27, 2026 5:39 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Menteri PPPA Arifah Fauzi (kanan) melihat anak-anak bermain saat meninjau stan edukasi pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026). Peringatan HAN 2026 yang mengusung gerakan "Main Raya Anak Nusantara" tersebut berfokus pada pemenuhan hak bermain, ruang aman, serta perlindungan menyeluruh bagi anak-anak di seluruh Indonesia. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)
Menteri PPPA Arifah Fauzi (kanan) melihat anak-anak bermain saat meninjau stan edukasi pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026). Peringatan HAN 2026 yang mengusung gerakan "Main Raya Anak Nusantara" tersebut berfokus pada pemenuhan hak bermain, ruang aman, serta perlindungan menyeluruh bagi anak-anak di seluruh Indonesia. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)
SHARE

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meminta perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada proses hukum kasus tewasnya KD, warga Kabupaten Buleleng, yang diduga menjadi korban pengeroyokan massa di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat dini hari, 24 Juli 2026.

Pemerintah menyoroti nasib tiga anak korban yang kini kehilangan sosok ayah dan membutuhkan perlindungan serta pendampingan jangka panjang. KD tewas dikeroyok massa lantaran diduga mencuri ayam.

Baca juga:
Keadilan Makin Kritis: Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Kecil Tewas di… Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengatakan, rangkaian peristiwa yang…
Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar,… Dugaan korupsi yang menjerat Eks Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun…
Tak Hanya di Bali Pemerintah Siapkan Jakarta Jadi Lokasi PFII,… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia…
  • Keadilan Makin Kritis: Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Kecil Tewas di Tangan Massa
  • Viral! Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Diduga Korupsi Rp10,2 Miliar, Netizen: Hak…
  • Tak Hanya di Bali Pemerintah Siapkan Jakarta Jadi Lokasi PFII, Ini Lokasinya

Menteri PPPA, Arifah Fauzi menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut seraya menegaskan negara harus hadir melindungi tiga anak yang ditinggalkan KD.  Menurutnya, perhatian terhadap kasus ini tidak boleh berhenti pada penegakan hukum semata, tetapi juga harus memastikan hak-hak anak korban tetap terpenuhi.

Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Tetapi juga harus memastikan anak-anak yang ditinggalkan tetap memperoleh perlindungan, pengasuhan, pendidikan, serta pendampingan psikologis agar mereka dapat melanjutkan kehidupan dan tumbuh kembangnya secara optimal,” 

kata Arifah, Senin, 27 Juli 2026.

Berdasarkan informasi dari Polda Bali dan Polres Tabanan, KD diduga dipergoki saat hendak mengambil seekor ayam milik warga. Peristiwa itu kemudian memicu aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi.

Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali, DPR: Bukti Negara Belum Mampu Lindungi Rakyat Rentan

Saat ini kepolisian masih menyelidiki dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni dugaan pencurian dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Kemen PPPA meminta proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Arifah juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Kami mengingatkan kepada masyarakat bahwa tindakan main hakim sendiri, dalam kondisi apa pun, bukan merupakan solusi yang dibenarkan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa serta dampak psikologis dan sosial yang panjang, termasuk bagi anggota keluarga yang ditinggalkan khususnya anak-anak,”

ujarnya.

Arifah menjelaskan, KD meninggalkan tiga orang anak. Anak kedua masih duduk di bangku kelas 1 SMA, sedangkan anak bungsunya baru masuk kelas 1 SD. 

Kehilangan kepala keluarga secara mendadak dinilai berisiko memengaruhi kondisi psikologis, pendidikan, hingga kesejahteraan mereka.

Arifah mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng yang telah melakukan asesmen kebutuhan keluarga dan menyalurkan bantuan awal.

Baca juga:
Hotman Paris Pertanyakan Proses Hukum Febrie Adriansyah: Langsung Tersangka, Tak… Mantan Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah belum pernah menjalani pemeriksaan…
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas,… Kasus dugaan pembakaran santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok…
Takdir Unik Messi dan Lamine Yamal, Dari Bak Mandi ke… Lolosnya Argentina ke final Piala Dunia 2026 kembali menghidupkan kisah unik yang…
  • Hotman Paris Pertanyakan Proses Hukum Febrie Adriansyah: Langsung Tersangka, Tak Diperiksa
  • Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung…
  • Takdir Unik Messi dan Lamine Yamal, Dari Bak Mandi ke Final Piala…

Selain itu, pemerintah juga mencatat keluarga korban merupakan penerima bantuan sosial JKN-KIS PBI dan BPNT serta masuk dalam desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga membutuhkan pendampingan lanjutan.

Anak-anak tidak boleh menjadi korban untuk kedua kalinya akibat kehilangan pengasuhan maupun akses terhadap pendidikan dan layanan dasar. Negara harus hadir memastikan seluruh hak anak tetap terpenuhi melalui kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait,”

tegas Arifah.

Kemen PPPA menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban berjalan berkelanjutan, mendorong pemenuhan hak pendidikan, serta memperkuat sinergi lintas kementerian dalam perlindungan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Arifah kembali mengajak masyarakat mengedepankan penyelesaian melalui jalur hukum dan tidak mengulangi praktik main hakim sendiri.

Perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai anak-anak harus menanggung beban berkepanjangan akibat tindakan kekerasan yang sebenarnya dapat dicegah. Mari kita bangun budaya yang menghormati hukum, mengedepankan kemanusiaan, dan memastikan setiap anak tetap mendapatkan haknya,”

pungkasnya.
Tag:balicuri ayamkemen PPPAViral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga
By Syifa Fauziah
Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
1
Shin Tae-yong Buka Suara Usai Persija Tumbang dari Persebaya, Singgung Persiapan Singkat
By Hadi Febriansyah
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong
2
Febrie Dikritik Dapat Perlakuan Istimewa, MAKI: Semua Tersangka Harus Diperlakukan Sama!
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
4
Kualitas Masih Jauh, Kaesang Dinilai Sulit Tumbangkan Puan di Dapil Solo Raya
By Hardani Triyoga
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
Nasional

BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Masih “Hobi” Pakai Minyakita dan Beras SPHP

Badan Gizi Nasional (BGN) melarang seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
25 menit lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
Nasional

BGN Bersih-Bersih! 261 Pegawai Dipecat, 833 Dapur MBG Resmi Disuspend Tanpa Bayaran

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan pemecatan 261 pegawai dan proses…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
51 menit lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Nasional

Usai Ganti Nakhoda, BGN Janji Buka Akses Pengawasan MBG untuk Orang Tua

Badan Gizi Nasional (BGN) menjanjikan sistem transparansi baru yang memungkinkan masyarakat ikut…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi polisi menyalahgunakan etomidate.
Nasional

Tanpa Pandang Pangkat: Polri Ogah Pilih Kasih, Kasat Narkoba Polres Tangsel cs Disikat

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Jhonny Edison Isir menyatakan kepolisian tidak tebang…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up